Dekranasda Dorong Peningkatan Inovasi dan Pemasaran Produk Kerajinan Sulsel
Kamis, 23 Mei 2024 17:57
Dekranasda Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), mendorong peningkatan inovasi dan pemasaran produk kerajinan yang ada di Sulsel. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Dekranasda Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), mendorong peningkatan inovasi dan pemasaran produk kerajinan yang ada di Sulsel.
Hal ini disampaikan Penjabat Ketua Dekranasda Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Ninuk Triyanti, saat memimpin Rapat Koordinasi dengan pengurus Dekranasda dan OPD terkait, di Aula Tudang Sipulung, Rujab Gubernur Sulsel, Selasa, (21/05/2024) kemarin.
Kegiatan ini diikuti oleh para pengurus Dekranasda Sulsel, serta OPD terkait yang menjadi mitra Dekranasda. Masing-masing bidang serta OPD memaparkan program kerja yang bersinergi bersama Dekranasda Sulsel.
Kegiatan bidang daya saing melalui kegiatan edukasi kurasi produk dan kurasi pameran, inovasi teknologi, monitoring dan evaluasi, seperti pendampingan peningkatan mutu daya saing sentra industri kerajinan tenun di Kabupaten Sidrap, pendampingan peningkatan mutu daya saing sentra industri batik di Kabupaten Bantaeng.
Kemdian, pendampingan peningkatan mutu daya saing serta industri kerajinan tenun di Kabupaten Pinrang, pendampingan peningkatan mutu daya saing serta industri tenun rongkong di Kabupaten Luwu Utara, pendampingan peningkatan mutu daya saing serta industri tenun thope di Kabupaten Jeneponto, pendampingan peningkatan mutu daya saing serta industri kerajinan kelapa terpadu di Kabupaten Kepulauan Selayar, pendampingan peningkatan mutu daya saing serta industri pelepah pisang di Kabupaten Bone.
Dalam bidang wirausaha baru, meliputi bimbingan teknis pemberdayaan UMKM melalui pemanfaatan digitalisasi, pelatihan sablon atau pelatihan kemasan, pelatihan enceng gondok, pelatihan kerajinan dari limbah daun pisang, pelatihan vokasional, dan diklat kewirausahaan.
Untuk bidang manajemen usaha, diantaranya pengembangan IKM yang berdaya saing yang berfokus pada HAKI. Pada bidang promosi dan humas, seperti melakukan bimtek pemasaran, membangun brand, serta membuat kemasan menarik dan konten pemasaran; membuat desain kemasan dan teknologi digital, pemberdayaan kelembagaan, potensi dan pengembangan usaha melalui kegiatan labelisasi atau barcode produk; koordinasi, sinkronisasi dan pelaksanaan pemberdayaan industri dan peran serta masyarakat melalui kegiatan pameran dan promosi produk; pengembangan usaha mikro dengan orientasi peningkatan skala usaha menjadi usaha kecil melalui pelatihan labeling/kemasan.
Untuk bidang pendanaan, meliputi pengusahaan CSR untuk pelatihan dan bantuan mesin peralatan, pesona lipa sabbe cura kuno, garage sale/bazar fashion Dekranasda. Sementara pada bidang kemitraan, diantaranya kurasi produk yang ditampilkan di gerai Dekranasda, melakukan temu usaha antara pelaku usaha dengan beberapa investor potensial, dan membangun mitra kerja.
"Program yang dilakukan sudah bagus, namun kita mendorong agar lebih ditingkatkan lagi. Terima kasih atas sinergi dan kolaborasi yang dibangun antara Dekranasda dan OPD terkait lainnya. Kita juga mendorong Dekranasda, bisa menjalin sinergi dengan organisasi atau lembaga lainnya," ujarnya.
Ia pun mendorong agar pemasaran terhadap produk kerajinan dari Sulsel lebih ditingkatkan, utamanya dalam bentuk video proses dan filosofi dari produk itu. Termasuk mendorong pendampingan terhadap pengrajin, sehingga ada inovasi yang baik untuk produk yang dipasarkan.
"Kerajinan di Sulsel sangat beragam dan indah. Kita berharap pemasaran lebih ditingkatkan lagi, agar dapat memberikan manfaat bagi pelaku kerajinan, yang akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan pengrajin," jelasnya.
Dekranasda Sulsel pun berkomitmen untuk mendukung sejumlah program Pemerintah Provinsi Sulsel, utamanya yang berdampak bagi masyarakat banyak.
Hal ini disampaikan Penjabat Ketua Dekranasda Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Ninuk Triyanti, saat memimpin Rapat Koordinasi dengan pengurus Dekranasda dan OPD terkait, di Aula Tudang Sipulung, Rujab Gubernur Sulsel, Selasa, (21/05/2024) kemarin.
Kegiatan ini diikuti oleh para pengurus Dekranasda Sulsel, serta OPD terkait yang menjadi mitra Dekranasda. Masing-masing bidang serta OPD memaparkan program kerja yang bersinergi bersama Dekranasda Sulsel.
Kegiatan bidang daya saing melalui kegiatan edukasi kurasi produk dan kurasi pameran, inovasi teknologi, monitoring dan evaluasi, seperti pendampingan peningkatan mutu daya saing sentra industri kerajinan tenun di Kabupaten Sidrap, pendampingan peningkatan mutu daya saing sentra industri batik di Kabupaten Bantaeng.
Kemdian, pendampingan peningkatan mutu daya saing serta industri kerajinan tenun di Kabupaten Pinrang, pendampingan peningkatan mutu daya saing serta industri tenun rongkong di Kabupaten Luwu Utara, pendampingan peningkatan mutu daya saing serta industri tenun thope di Kabupaten Jeneponto, pendampingan peningkatan mutu daya saing serta industri kerajinan kelapa terpadu di Kabupaten Kepulauan Selayar, pendampingan peningkatan mutu daya saing serta industri pelepah pisang di Kabupaten Bone.
Dalam bidang wirausaha baru, meliputi bimbingan teknis pemberdayaan UMKM melalui pemanfaatan digitalisasi, pelatihan sablon atau pelatihan kemasan, pelatihan enceng gondok, pelatihan kerajinan dari limbah daun pisang, pelatihan vokasional, dan diklat kewirausahaan.
Untuk bidang manajemen usaha, diantaranya pengembangan IKM yang berdaya saing yang berfokus pada HAKI. Pada bidang promosi dan humas, seperti melakukan bimtek pemasaran, membangun brand, serta membuat kemasan menarik dan konten pemasaran; membuat desain kemasan dan teknologi digital, pemberdayaan kelembagaan, potensi dan pengembangan usaha melalui kegiatan labelisasi atau barcode produk; koordinasi, sinkronisasi dan pelaksanaan pemberdayaan industri dan peran serta masyarakat melalui kegiatan pameran dan promosi produk; pengembangan usaha mikro dengan orientasi peningkatan skala usaha menjadi usaha kecil melalui pelatihan labeling/kemasan.
Untuk bidang pendanaan, meliputi pengusahaan CSR untuk pelatihan dan bantuan mesin peralatan, pesona lipa sabbe cura kuno, garage sale/bazar fashion Dekranasda. Sementara pada bidang kemitraan, diantaranya kurasi produk yang ditampilkan di gerai Dekranasda, melakukan temu usaha antara pelaku usaha dengan beberapa investor potensial, dan membangun mitra kerja.
"Program yang dilakukan sudah bagus, namun kita mendorong agar lebih ditingkatkan lagi. Terima kasih atas sinergi dan kolaborasi yang dibangun antara Dekranasda dan OPD terkait lainnya. Kita juga mendorong Dekranasda, bisa menjalin sinergi dengan organisasi atau lembaga lainnya," ujarnya.
Ia pun mendorong agar pemasaran terhadap produk kerajinan dari Sulsel lebih ditingkatkan, utamanya dalam bentuk video proses dan filosofi dari produk itu. Termasuk mendorong pendampingan terhadap pengrajin, sehingga ada inovasi yang baik untuk produk yang dipasarkan.
"Kerajinan di Sulsel sangat beragam dan indah. Kita berharap pemasaran lebih ditingkatkan lagi, agar dapat memberikan manfaat bagi pelaku kerajinan, yang akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan pengrajin," jelasnya.
Dekranasda Sulsel pun berkomitmen untuk mendukung sejumlah program Pemerintah Provinsi Sulsel, utamanya yang berdampak bagi masyarakat banyak.
(GUS)
Berita Terkait
News
Lima Hari Perhelatan Dekranas di Makassar, Tinggalkan Dampak Ekonomi Besar bagi Sulsel
Rangkaian Syukuran 46 Tahun Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) yang mengusung tema "Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia" resmi ditutup di Trans Studio Mall Makassar, Minggu (12/7/2026).
Senin, 13 Jul 2026 12:20
Makassar City
Dekranasda Makassar Cari 20 Calon Penenun untuk Pelatihan Intensif Bersama CTI
Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Makassar menyiapkan program pelatihan tenun selama satu tahun untuk melahirkan penenun dengan motif khas Sulawesi. Program tersebut menjadi salah satu upaya meningkatkan daya saing produk ekonomi kreatif lokal.
Senin, 13 Jul 2026 09:11
Makassar City
Pemkot Makassar Perkuat UMKM dan Batik Lokal Lewat Belanja Produk Daerah
Pemerintah Kota Makassar memperkuat komitmennya dalam memberdayakan pelaku UMKM serta mengembangkan batik lokal melalui kebijakan belanja produk daerah dan pembinaan pengrajin.
Minggu, 12 Jul 2026 16:11
Ekbis
PT Vale Perluas Pasar UMKM Binaan di Ajang PKK & Dekranas
PT Vale Indonesia Tbk kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus melestarikan budaya lokal melalui partisipasi pada HKG PKK Nasional ke-54 dan HUT Dekranas ke-46 di Makassar.
Sabtu, 11 Jul 2026 19:50
Sulsel
Ketua Dekranasda Bantaeng Hadiri HUT Dekranas ke-46, Dorong Perluasan Pasar UMKM
Kabupaten Bantaeng turut berpartisipasi dalam pameran kriya dan wastra yang menjadi salah satu agenda utama peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 di Trans Mall Makassar, Jumat (10/7/2026).
Sabtu, 11 Jul 2026 08:56
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Himatik FT-UNM Resmi Buka Ice Sport 2026, Diikuti 22 Kelas JTIK
2
Senyum Polisi hingga Dokter Cilik Warnai MPLS SIT Alif Cendekia Gowa
3
Kuota Haji 2027 Kabupaten Maros Capai 453 Orang, Baru 90% yang Melapor
4
HNSI Sulsel Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo Turunkan Harga BBM Nelayan
5
Kecam Tindakan Bupati Husniah, DPRD Gowa Tidak akan Lakukan Pemanggilan Ulang
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Himatik FT-UNM Resmi Buka Ice Sport 2026, Diikuti 22 Kelas JTIK
2
Senyum Polisi hingga Dokter Cilik Warnai MPLS SIT Alif Cendekia Gowa
3
Kuota Haji 2027 Kabupaten Maros Capai 453 Orang, Baru 90% yang Melapor
4
HNSI Sulsel Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo Turunkan Harga BBM Nelayan
5
Kecam Tindakan Bupati Husniah, DPRD Gowa Tidak akan Lakukan Pemanggilan Ulang