Warga Aktif Jalan Kaki dan Bersepeda Bakal Dapat Insentif dari Pemkot Makassar
Selasa, 21 Apr 2026 15:12
Area Car Free Day Jalan Boulevard Makassar dipadati warga tiap hari Minggu. Foto: SINDO Makassar/Maman Sukirman
MAKASSAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar merancang program insentif bagi warga yang aktif berolahraga. Program ini ditujukan untuk mendorong gaya hidup sehat sekaligus membantu pengawasan fasilitas publik di kota.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengatakan insentif atau reward akan diberikan setiap bulan kepada warga yang rutin berjalan kaki, jogging, atau bersepeda. Aktivitas tersebut akan dihitung secara digital dan diakumulasi dalam satu sistem.
"Di tengah-tengah masyarakat ini kita mengajak di tengah-tengah efisiensi, sekalian ingin memastikan kita lagi merancang sebuah program untuk memberikan insentif kepada masyarakat yang aktif berkegiatan dalam hal ini berolahraga," jelasnya, Senin (20/4/2026).
Munafri, yang akrab disapa Appi, berharap warga yang beraktivitas fisik dapat sekaligus berperan sebagai pengawas kondisi fasilitas publik, khususnya jalur pedestrian di seluruh wilayah kota.
"Seperti orang yang jalan kaki kita akan menentukan seberapa langkah setiap hari, atau orang yang bersepeda, orang yang jogging untuk memastikan ada kegiatan yang bisa dilakukan setiap hari, di setiap hari di Kota Makassar ini," lanjutnya.
Ia menjelaskan, masyarakat juga dapat melaporkan kondisi fasilitas publik secara langsung melalui platform digital Lontara. Laporan tersebut akan terintegrasi dalam sistem pemantauan pemerintah.
"Ini kita akan kasih reward setiap bulan, dan mereka secara teknis nanti teman-teman Kominfo yang akan memberikan penjelasan secara teknis bahwa setiap hari langkah 10.000, 12.000, 15.000 ini secara rutin akan diakumulasi sampai di satu bulan lalu akan ada seperti undian reward yang akan diberikan pada orang-orang yang melakukan kegiatan," jabarnya.
Pemkot Makassar berencana menggabungkan berbagai platform pemantauan aktivitas ke dalam satu aplikasi yang terintegrasi dengan Lontara.
"Bebas. Jadi nanti akan di-combine platform-nya pakai apa yang akan masuk menjadi satu aplikasi dan akan di-support melalui Lontara. Sekalian dengan aduan-aduannya di jalur-jalur jalan yang ada di Kota Makassar itu," terangnya kepada wartawan.
Menurutnya, program ini dirancang agar masyarakat tetap aktif bergerak setiap hari sambil memantau kondisi kota secara langsung.
"Ya bagian dari bagaimana kita bisa bergerak setiap hari, jalan, melihat lokasi-lokasi yang ada di tengah-tengah Kota Makassar," kata Appi.
Terkait mekanisme dan prosedur pemberian insentif, Munafri menyebut hal tersebut akan dijelaskan lebih lanjut oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
"Ya reward-nya nanti kita lagi, jadi teman-teman Kominfo yang akan menjelaskan secara teknis," tutupnya.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengatakan insentif atau reward akan diberikan setiap bulan kepada warga yang rutin berjalan kaki, jogging, atau bersepeda. Aktivitas tersebut akan dihitung secara digital dan diakumulasi dalam satu sistem.
"Di tengah-tengah masyarakat ini kita mengajak di tengah-tengah efisiensi, sekalian ingin memastikan kita lagi merancang sebuah program untuk memberikan insentif kepada masyarakat yang aktif berkegiatan dalam hal ini berolahraga," jelasnya, Senin (20/4/2026).
Munafri, yang akrab disapa Appi, berharap warga yang beraktivitas fisik dapat sekaligus berperan sebagai pengawas kondisi fasilitas publik, khususnya jalur pedestrian di seluruh wilayah kota.
"Seperti orang yang jalan kaki kita akan menentukan seberapa langkah setiap hari, atau orang yang bersepeda, orang yang jogging untuk memastikan ada kegiatan yang bisa dilakukan setiap hari, di setiap hari di Kota Makassar ini," lanjutnya.
Ia menjelaskan, masyarakat juga dapat melaporkan kondisi fasilitas publik secara langsung melalui platform digital Lontara. Laporan tersebut akan terintegrasi dalam sistem pemantauan pemerintah.
"Ini kita akan kasih reward setiap bulan, dan mereka secara teknis nanti teman-teman Kominfo yang akan memberikan penjelasan secara teknis bahwa setiap hari langkah 10.000, 12.000, 15.000 ini secara rutin akan diakumulasi sampai di satu bulan lalu akan ada seperti undian reward yang akan diberikan pada orang-orang yang melakukan kegiatan," jabarnya.
Pemkot Makassar berencana menggabungkan berbagai platform pemantauan aktivitas ke dalam satu aplikasi yang terintegrasi dengan Lontara.
"Bebas. Jadi nanti akan di-combine platform-nya pakai apa yang akan masuk menjadi satu aplikasi dan akan di-support melalui Lontara. Sekalian dengan aduan-aduannya di jalur-jalur jalan yang ada di Kota Makassar itu," terangnya kepada wartawan.
Menurutnya, program ini dirancang agar masyarakat tetap aktif bergerak setiap hari sambil memantau kondisi kota secara langsung.
"Ya bagian dari bagaimana kita bisa bergerak setiap hari, jalan, melihat lokasi-lokasi yang ada di tengah-tengah Kota Makassar," kata Appi.
Terkait mekanisme dan prosedur pemberian insentif, Munafri menyebut hal tersebut akan dijelaskan lebih lanjut oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
"Ya reward-nya nanti kita lagi, jadi teman-teman Kominfo yang akan menjelaskan secara teknis," tutupnya.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Warga Usul Lewat Lontara Plus, Jalan Lorong Buntu di Mamoa Raya Diperbaiki
Upaya panjang warga di Jalan Mamoa Raya, Lorong Buntu, Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate untuk mendapatkan peningkatan infrastruktur akhirnya membuahkan hasil.
Senin, 02 Mar 2026 07:31
Sports
Pemkot Makassar–PSM Jajaki Integrasi Tiket dan Jersey di Lontara+
Pemerintah Kota Makassar dan PSM Makassar menjajaki kolaborasi strategis melalui aplikasi Lontara+.
Selasa, 24 Feb 2026 11:57
Makassar City
Fitur Layanan Pariwisata Digital Kota Makassar Hadir di Super Apps Lontara+
Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin-Aliyah Mustika Ilham, terus mempercepat transformasi layanan publik berbasis digital.
Rabu, 14 Jan 2026 20:39
Makassar City
Terapkan Sistem Integrasi Server IT, Pemkot Makassar Potensi Hemat Rp30 Miliar
Melalui transformasi digital berbasis satu platform layanan, Pemkot Makassar membuka peluang besar untuk melakukan penghematan anggaran tanpa mengorbankan kualitas layanan kepada masyarakat.
Selasa, 30 Des 2025 14:57
Makassar City
Layanan Aduan Lontara+ Tembus 2.106 Laporan, Didominasi Masalah Lampu Jalan
Layanan aduan warga Kota Makassar melalui aplikasi Lontara+ telah menerima 2.106 laporan sejak diluncurkan pada 27 Juli 2025.
Kamis, 11 Des 2025 22:17
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Berkenalan dengan Nasywa, Kafilah Pangkep di MTQ Sulsel yang Jago Nulis Karya Ilmiah
2
Mahasiswa Enrekang Kibarkan Bendera Mapasse di Himalaya
3
Komisi D Sebut Ada Tren Lonjakan Aktivitas LGBT di Makassar
4
Warga Aktif Jalan Kaki dan Bersepeda Bakal Dapat Insentif dari Pemkot Makassar
5
Hari Kartini, Anggota DPR RI Meity Salurkan Bantuan ke Korban Kebakaran Jeneponto
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Berkenalan dengan Nasywa, Kafilah Pangkep di MTQ Sulsel yang Jago Nulis Karya Ilmiah
2
Mahasiswa Enrekang Kibarkan Bendera Mapasse di Himalaya
3
Komisi D Sebut Ada Tren Lonjakan Aktivitas LGBT di Makassar
4
Warga Aktif Jalan Kaki dan Bersepeda Bakal Dapat Insentif dari Pemkot Makassar
5
Hari Kartini, Anggota DPR RI Meity Salurkan Bantuan ke Korban Kebakaran Jeneponto