Prof Hamdan Juhannis Kukuhkan 3 Guru Besar Baru UIN Alauddin
Kamis, 15 Agu 2024 08:17
Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Hamdan Juhannis mengukuhkan tiga guru besar, kemarin. Mereka yakni Prof Dr Hamzah M Ag, Prof Dr Hj Halimah Basri, dan Prof Dr Hj Andi Miswar. Foto: Istimewa
GOWA - Rektor UIN Alauddin Makassar Prof H Hamdan Juhannis mengukuhkan tiga guru besar baru, kemarin. Pengukuhan dilaksanakan dalam Sidang Senat Terbuka Luar Biasa di Auditorium Kampus II UIN Alauddin.
Tiga guru besar yang dikukuhkan itu yakni Prof Dr Hamzah M Ag, Prof Dr Hj Halimah Basri M Ag, dan Prof Dr Hj Andi Miswar M Ag.
Prof Dr Hamzah diangkat sebagai guru besar dalam bidang Ilmu Ekonomi Islam pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.
Dalam pidato pengukuhannya, mantan Rektor IAIN Sorong itu menyampaikan orasi ilmiah berjudul Era Baru Ekonomi Islam: Integrasi Zakat dan Program Pemerintah untuk Ketahanan Ekonomi Nasional.
Ia menyoroti pentingnya integrasi zakat dengan program-program pemerintah untuk membangun ketahanan ekonomi nasional yang lebih kuat dan berkeadilan.
Prof Dr Hj Halimah Basri M Ag menjadi guru besar dalam Bidang Ilmu Ulumul Qur'an pada Fakultas Syariah dan Hukum. Ia menyampaikan orasi bertajuk Tafsir Progresif Terhadap Hak Waris Perempuan Dalam Al-Qur'an: Mencari Keseimbangan Antara Teks dan Konteks.
Perempuan kelahiran Tanete, Kabupaten Bulukumba itu menekankan pentingnya pendekatan progresif dalam memahami hak-hak waris perempuan, dengan mempertimbangkan keseimbangan antara teks suci dan konteks sosial yang terus berkembang.
Terakhir, Prof. Dr Hj Andi Miswar M Ag dikukuhkan dalam Bidang Ilmu Tafsir pada Fakultas Adab dan Humaniora. Dia menyampaikan orasi berjudul Literasi Perempuan dalam Gaya Bahasa Al-Qur'an: Menstarter Kompetensi Perempuan Dari Tafsir Patriarki.
Dalam pidatonya, Prof Andi Miswar menggarisbawahi peran penting literasi perempuan dalam memahami bahasa Al-Qur'an dan mengajak untuk keluar dari tafsir-tafsir yang patriarki, menuju interpretasi yang lebih inklusif.
Dalam sambutannya, Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Hamdan Juhannis, menyampaikan ucapan selamat kepada tiga Guru Besar abru dikukuhkan.
Rektor bilang, ada lima tuntutan keberhasilan yang harus ditanamkan kepada anak-anak masa depan. Rektor mengingatkan pentingnya kerja keras, kesabaran, konsistensi, kedisiplinan, dan percaya diri sebagai pondasi untuk meraih kesuksesan.
"Guru besar yang dikukuhkan hari ini adalah teladan dalam memenuhi kelima tuntutan tersebut," ujar Prof. Hamdan.
"Mereka telah menunjukkan bahwa dengan kerja keras, kesabaran, konsistensi, kedisiplinan, dan percaya diri, kita dapat mencapai prestasi yang luar biasa. Saya berharap nilai-nilai ini dapat diwariskan kepada generasi mendatang," tambah Prof Hamdan Juhannis.
Tiga guru besar yang dikukuhkan itu yakni Prof Dr Hamzah M Ag, Prof Dr Hj Halimah Basri M Ag, dan Prof Dr Hj Andi Miswar M Ag.
Prof Dr Hamzah diangkat sebagai guru besar dalam bidang Ilmu Ekonomi Islam pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.
Dalam pidato pengukuhannya, mantan Rektor IAIN Sorong itu menyampaikan orasi ilmiah berjudul Era Baru Ekonomi Islam: Integrasi Zakat dan Program Pemerintah untuk Ketahanan Ekonomi Nasional.
Ia menyoroti pentingnya integrasi zakat dengan program-program pemerintah untuk membangun ketahanan ekonomi nasional yang lebih kuat dan berkeadilan.
Prof Dr Hj Halimah Basri M Ag menjadi guru besar dalam Bidang Ilmu Ulumul Qur'an pada Fakultas Syariah dan Hukum. Ia menyampaikan orasi bertajuk Tafsir Progresif Terhadap Hak Waris Perempuan Dalam Al-Qur'an: Mencari Keseimbangan Antara Teks dan Konteks.
Perempuan kelahiran Tanete, Kabupaten Bulukumba itu menekankan pentingnya pendekatan progresif dalam memahami hak-hak waris perempuan, dengan mempertimbangkan keseimbangan antara teks suci dan konteks sosial yang terus berkembang.
Terakhir, Prof. Dr Hj Andi Miswar M Ag dikukuhkan dalam Bidang Ilmu Tafsir pada Fakultas Adab dan Humaniora. Dia menyampaikan orasi berjudul Literasi Perempuan dalam Gaya Bahasa Al-Qur'an: Menstarter Kompetensi Perempuan Dari Tafsir Patriarki.
Dalam pidatonya, Prof Andi Miswar menggarisbawahi peran penting literasi perempuan dalam memahami bahasa Al-Qur'an dan mengajak untuk keluar dari tafsir-tafsir yang patriarki, menuju interpretasi yang lebih inklusif.
Dalam sambutannya, Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Hamdan Juhannis, menyampaikan ucapan selamat kepada tiga Guru Besar abru dikukuhkan.
Rektor bilang, ada lima tuntutan keberhasilan yang harus ditanamkan kepada anak-anak masa depan. Rektor mengingatkan pentingnya kerja keras, kesabaran, konsistensi, kedisiplinan, dan percaya diri sebagai pondasi untuk meraih kesuksesan.
"Guru besar yang dikukuhkan hari ini adalah teladan dalam memenuhi kelima tuntutan tersebut," ujar Prof. Hamdan.
"Mereka telah menunjukkan bahwa dengan kerja keras, kesabaran, konsistensi, kedisiplinan, dan percaya diri, kita dapat mencapai prestasi yang luar biasa. Saya berharap nilai-nilai ini dapat diwariskan kepada generasi mendatang," tambah Prof Hamdan Juhannis.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Mahasiswa UIN Alauddin Makassar Raih Juara 1 National Ecofeb Competition 2026
Tim mahasiswa UIN Alauddin Makassar meraih Juara 1 pada ajang National Ecofeb Competition 2026 cabang lomba Business Plan yang digelar Fakultas Ekonomi dan Bisnis UWP Surabaya, Senin (11/5/2026).
Selasa, 12 Mei 2026 09:03
Sulsel
Forkeis UIN Alauddin Makassar Dorong Pengembangan Kader Lewat Tikar 2026
Forkeis UIN Alauddin Makassar sukses menggelar Temu Ilmiah Kader 2026. Kegiatan tersebut resmi ditutup setelah berlangsung selama tiga hari di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar.
Senin, 11 Mei 2026 15:42
News
UIN Alauddin Makassar Kukuhkan 3 Guru Besar
UIN Alauddin Makassar mengukuhkan tiga guru besar dalam Sidang Senat Terbuka di Gedung Auditorium Kampus II, Kabupaten Gowa, Selasa (28/4/2026).
Selasa, 28 Apr 2026 16:19
Sulsel
Pertama Kali, Guru Besar dari Tiongkok Bicara Langsung di UIN Alauddin
UIN Alauddin Makassar memperkuat jejaring internasional dan dialog lintas agama melalui seminar internasional bertajuk Religion in Chinese Perspective.
Jum'at, 17 Apr 2026 23:43
Sulsel
UIN Alauddin Tuan Rumah Kompetisi Ilmiah Nasional Mahasiswa Ushuluddin
Kompetisi Ilmiah Nasional Mahasiswa Ushuluddin (KINMU) memasuki edisi kelima pada 2026. Tahun ini, UIN Alauddin Makassar dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggaraan ajang tersebut.
Selasa, 14 Apr 2026 09:47
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Tokoh Pendidikan Malaysia Sambangi SIT Darul Fikri Makassar
2
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
3
Ketua Komisi III DPRD Maros Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes
4
Kinerja Moncer Awal 2026, SPJM Bukukan Laba Bersih di Atas Target
5
MaxOne Hotel & Resort Makassar Gelar Donor Darah Rutin Bersama Relawan PMI Makassar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Tokoh Pendidikan Malaysia Sambangi SIT Darul Fikri Makassar
2
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
3
Ketua Komisi III DPRD Maros Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes
4
Kinerja Moncer Awal 2026, SPJM Bukukan Laba Bersih di Atas Target
5
MaxOne Hotel & Resort Makassar Gelar Donor Darah Rutin Bersama Relawan PMI Makassar