Forkeis UIN Alauddin Makassar Dorong Pengembangan Kader Lewat Tikar 2026
Senin, 11 Mei 2026 15:42
penutupan Tikar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar, Senin (11/5/2026). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Forum Kajian Ekonomi Islam (Forkeis) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar sukses menggelar Temu Ilmiah Kader (Tikar) 2026. Kegiatan tersebut resmi ditutup setelah berlangsung selama tiga hari di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar.
Sebanyak 80 peserta dari kader Forkeis mengikuti kegiatan yang dipersiapkan selama kurang lebih tiga minggu tersebut. Selama pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan dengan antusias.
Ketua Panitia, Hendra Gunawan, mengatakan Tikar menjadi wadah pengembangan kapasitas kader di bidang keilmuan. Menurutnya, kegiatan itu juga menjadi langkah awal untuk mempersiapkan kader menuju berbagai kompetisi dan proses pengembangan diri berikutnya.
"Harapan kami, teman-teman kader tidak berhenti hanya sampai di kegiatan ini saja, karena Tikar hanyalah sebuah permulaan untuk melanjutkan proses ke jenjang yang lebih tinggi lagi," harapnya, Senin (11/5/2026).
Hendra turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta yang telah berpartisipasi selama kegiatan berlangsung.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh teman-teman yang telah mengikuti kegiatan TIKAR selama tiga hari ini," ucapnya dalam sambutan.
Direktur Eksekutif Forkeis UIN Alauddin Makassar, Ryas Syahputra Marsuki, juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia atas kerja kerasnya sehingga kegiatan ini dapat berjalan sesuai harapan," ucapnya.
Ia berharap para kader terus berproses dan berkembang setelah kegiatan berakhir.
"Kepada seluruh peserta yang telah bertanding dan berproses selama kegiatan, Tikar ini bukan sekadar ajang perlombaan atau olimpiade, tetapi menjadi ruang pembelajaran dan peningkatan kapasitas diri agar mampu memberikan kontribusi terhadap perkembangan ekonomi Islam," tambahnya.
Sementara itu, Dewan Pembina Forkeis, Dr. Supriadi, menegaskan pentingnya menjaga semangat belajar dan konsistensi kader setelah kegiatan selesai.
“Kegiatan seperti ini harus menjadi ruang pembentukan kualitas kader, bukan hanya untuk berkompetisi tetapi juga untuk membangun pola pikir, kapasitas intelektual, dan kontribusi nyata bagi perkembangan ekonomi Islam ke depan. Saya berharap semangat belajar dan proses yang telah dibangun selama TIKAR dapat terus dijaga dan dikembangkan," tegasnya saat penutupan kegiatan.
Melalui kegiatan Tikar 2026, Forkeis UIN Alauddin Makassar berharap seluruh kader dapat terus berkembang, memperluas wawasan keilmuan, serta melanjutkan proses pengembangan diri dalam berbagai kompetisi dan ruang pembelajaran lainnya.
Sebanyak 80 peserta dari kader Forkeis mengikuti kegiatan yang dipersiapkan selama kurang lebih tiga minggu tersebut. Selama pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan dengan antusias.
Ketua Panitia, Hendra Gunawan, mengatakan Tikar menjadi wadah pengembangan kapasitas kader di bidang keilmuan. Menurutnya, kegiatan itu juga menjadi langkah awal untuk mempersiapkan kader menuju berbagai kompetisi dan proses pengembangan diri berikutnya.
"Harapan kami, teman-teman kader tidak berhenti hanya sampai di kegiatan ini saja, karena Tikar hanyalah sebuah permulaan untuk melanjutkan proses ke jenjang yang lebih tinggi lagi," harapnya, Senin (11/5/2026).
Hendra turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta yang telah berpartisipasi selama kegiatan berlangsung.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh teman-teman yang telah mengikuti kegiatan TIKAR selama tiga hari ini," ucapnya dalam sambutan.
Direktur Eksekutif Forkeis UIN Alauddin Makassar, Ryas Syahputra Marsuki, juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia atas kerja kerasnya sehingga kegiatan ini dapat berjalan sesuai harapan," ucapnya.
Ia berharap para kader terus berproses dan berkembang setelah kegiatan berakhir.
"Kepada seluruh peserta yang telah bertanding dan berproses selama kegiatan, Tikar ini bukan sekadar ajang perlombaan atau olimpiade, tetapi menjadi ruang pembelajaran dan peningkatan kapasitas diri agar mampu memberikan kontribusi terhadap perkembangan ekonomi Islam," tambahnya.
Sementara itu, Dewan Pembina Forkeis, Dr. Supriadi, menegaskan pentingnya menjaga semangat belajar dan konsistensi kader setelah kegiatan selesai.
“Kegiatan seperti ini harus menjadi ruang pembentukan kualitas kader, bukan hanya untuk berkompetisi tetapi juga untuk membangun pola pikir, kapasitas intelektual, dan kontribusi nyata bagi perkembangan ekonomi Islam ke depan. Saya berharap semangat belajar dan proses yang telah dibangun selama TIKAR dapat terus dijaga dan dikembangkan," tegasnya saat penutupan kegiatan.
Melalui kegiatan Tikar 2026, Forkeis UIN Alauddin Makassar berharap seluruh kader dapat terus berkembang, memperluas wawasan keilmuan, serta melanjutkan proses pengembangan diri dalam berbagai kompetisi dan ruang pembelajaran lainnya.
(MAN)
Berita Terkait
News
Dirut BPJS Kesehatan Puji Fasilitas RS UIN Alauddin, Layak Layani Peserta JKN
Rumah Sakit UIN Alauddin Makassar resmi menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan melalui kegiatan peluncuran kerja sama pelayanan yang digelar Jumat (22/5/2026).
Sabtu, 23 Mei 2026 07:46
Sulsel
Rektor UIN Alauddin Singgung Penyakit Intelektual di Pengukuhan 3 Guru Besar
UIN Alauddin Makassar mengukuhkan tiga guru besar dalam Sidang Senat Terbuka di Gedung Auditorium UIN Alauddin Makassar Kampus II, Gowa, Senin (18/5/2026).
Senin, 18 Mei 2026 23:20
Sulsel
Mahasiswa UIN Alauddin Makassar Raih Juara 1 National Ecofeb Competition 2026
Tim mahasiswa UIN Alauddin Makassar meraih Juara 1 pada ajang National Ecofeb Competition 2026 cabang lomba Business Plan yang digelar Fakultas Ekonomi dan Bisnis UWP Surabaya, Senin (11/5/2026).
Selasa, 12 Mei 2026 09:03
News
UIN Alauddin Makassar Kukuhkan 3 Guru Besar
UIN Alauddin Makassar mengukuhkan tiga guru besar dalam Sidang Senat Terbuka di Gedung Auditorium Kampus II, Kabupaten Gowa, Selasa (28/4/2026).
Selasa, 28 Apr 2026 16:19
Sulsel
Pertama Kali, Guru Besar dari Tiongkok Bicara Langsung di UIN Alauddin
UIN Alauddin Makassar memperkuat jejaring internasional dan dialog lintas agama melalui seminar internasional bertajuk Religion in Chinese Perspective.
Jum'at, 17 Apr 2026 23:43
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Hadirkan Pakar Dunia dalam Konferensi Internasional Pembangunan Berkelanjutan
2
PKS Desak Pemkot Makassar Siapkan Solusi Bagi Siswa Tak Tertampung di SMP Negeri
3
Pria Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Maros, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan
4
Pengaspalan hingga Drainase Dikebut, Pemprov Sulsel Percepat Pembangunan Jalan Strategis
5
Pupuk Indonesia Pastikan Penyaluran Pupuk Subsidi Sesuai Prinsip 7T
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Hadirkan Pakar Dunia dalam Konferensi Internasional Pembangunan Berkelanjutan
2
PKS Desak Pemkot Makassar Siapkan Solusi Bagi Siswa Tak Tertampung di SMP Negeri
3
Pria Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Maros, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan
4
Pengaspalan hingga Drainase Dikebut, Pemprov Sulsel Percepat Pembangunan Jalan Strategis
5
Pupuk Indonesia Pastikan Penyaluran Pupuk Subsidi Sesuai Prinsip 7T