UIN Alauddin Tuan Rumah Kompetisi Ilmiah Nasional Mahasiswa Ushuluddin

Selasa, 14 Apr 2026 09:47
UIN Alauddin Tuan Rumah Kompetisi Ilmiah Nasional Mahasiswa Ushuluddin
Wakil Dekan 3 Ushuluddin UIN Alauddin Makassar dan Panpel KINMU saat rapat persiapan beberapa waktu lalu. Foto: Istimewa
Comment
Share
GOWA - Kompetisi Ilmiah Nasional Mahasiswa Ushuluddin (KINMU) memasuki edisi kelima pada 2026. Tahun ini, Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggaraan ajang tersebut. Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi strategis bagi para Dekan Fakultas Ushuluddin dari tujuh UIN di Indonesia untuk memperkuat kualitas akademik dan riset mahasiswa.

Ketua Panitia KINMU V, Sigit Aliya menyampaikan bahwa pendaftaran peserta dibuka mulai 16 April hingga 10 Mei 2026. Sementara itu, rangkaian lomba dijadwalkan berlangsung pada 18–25 Mei 2026. Seluruh kegiatan dirancang untuk mendorong pertukaran gagasan dan memperluas jejaring intelektual mahasiswa dari berbagai daerah.

Pada pelaksanaan tahun ini, panitia menghadirkan sejumlah kategori lomba yang mencakup bidang ilmiah, keislaman, seni, serta media dan inovasi digital. Ragam kategori tersebut memberi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan akademik sekaligus kreativitas.

Di bidang ilmiah, peserta akan berkompetisi dalam karya tulis ilmiah (KTI) dengan tema politik, Al-Qur’an, hadis, hingga filsafat. Selain itu, terdapat Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) serta debat bahasa Arab dan Inggris yang dirancang untuk mengasah daya pikir kritis terhadap isu keagamaan dan sosial kontemporer.

Aspek seni dan keislaman juga menjadi bagian penting dalam kompetisi ini. Cabang lomba meliputi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), kaligrafi, dan lomba pantun bernuansa moral. Sementara itu, Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ) akan menggabungkan unsur tilawah, terjemahan, dan pidato sebagai media penyampaian nilai-nilai Al-Qur’an secara estetis.

Di sisi lain, perkembangan teknologi turut diakomodasi melalui kategori media dan inovasi digital. Lomba film pendek, poster digital, fotografi, dan vlog kreatif akan mengangkat tema moderasi beragama. Kategori ini diharapkan mendorong mahasiswa aktif berdakwah melalui konten digital yang edukatif dan relevan.

Sebanyak tujuh UIN dipastikan berpartisipasi dalam KINMU V, yakni UIN Alauddin Makassar, UIN SMH Banten, UIN Raden Fatah Palembang, UIN Saizu Purwokerto, UIN Imam Bonjol Padang, UIN Antasari Banjarmasin, dan UIN Mataram. Kehadiran delegasi dari berbagai wilayah tersebut diperkirakan akan meningkatkan daya saing sekaligus memperkaya dinamika kompetisi.

Syahrir Karim selaku Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan Fakultas Ushuluddin UIN Alauddin Makassar menekankan pentingnya pengalaman kompetisi bagi mahasiswa. Ia menyatakan bahwa ajang seperti KINMU menjadi sarana untuk mengasah kemampuan intelektual dan soft skill di luar ruang kelas formal.

Sebagai tuan rumah, UIN Alauddin Makassar juga memiliki tantangan tersendiri. Kampus ini tercatat sebagai juara umum selama tiga tahun berturut-turut. Capaian tersebut menjadi motivasi sekaligus tanggung jawab untuk mempertahankan prestasi di kandang sendiri.

Panitia berharap seluruh kampus peserta dapat mengirimkan delegasi terbaik di setiap cabang lomba. UIN Alauddin Makassar juga berkomitmen memberikan pelayanan optimal bagi seluruh peserta dan tamu. Dengan dukungan penuh civitas akademika, penyelenggaraan KINMU V 2026 diharapkan berjalan sukses sekaligus mempertahankan tradisi prestasi yang telah diraih.
(MAN)
Berita Terkait
Berita Terbaru