Dirut BPJS Kesehatan Puji Fasilitas RS UIN Alauddin, Layak Layani Peserta JKN
Sabtu, 23 Mei 2026 07:46
Proses pengguntingan pita yang menandai kerja sama RS UIN Alauddin Makassar bersama BPJS Kesehatan. Foto: SINDO Makassar/Luqman Zainuddin
MAKASSAR - Rumah Sakit UIN Alauddin Makassar resmi menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan melalui kegiatan peluncuran kerja sama pelayanan yang digelar Jumat (22/5/2026).
Kerja sama tersebut diharapkan memperluas akses layanan kesehatan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), khususnya masyarakat sekitar dan sivitas akademika UIN Alauddin.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Mayjen TNI (Purn.) dr. Prihati Pujowaskito, menilai fasilitas dan kesiapan Rumah Sakit UIN Alauddin telah memenuhi standar untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada peserta JKN.
Menurutnya, kerja sama tersebut sejalan dengan program prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat.
"Sesuai dengan perintah Bapak Presiden Prabowo Subianto bahwa di 17 program prioritas, yang nomor 7 adalah peningkatan pendidikan kesehatan, kita akan selalu melakukan perbaikan-perbaikan dalam tadi akses, kualitas, dan perlindungan finansial kepada Peserta BKS," ujarnya.
Ia mengatakan hasil analisis kebutuhan menunjukkan rumah sakit tersebut layak bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dan siap memberikan pelayanan sesuai standar yang berlaku.
"Untuk itu, saya mengucapkan selamat kepada Bapak Rektor dan Rektor Rumah Sakit dan seluruh sivitas dan karyawan Rumah Sakit ini untuk segera melaksanakan pelayanan kepada pesertan JKN dan sudah dilakukan analisa kebutuhan bahwa Rumah Sakit ini layak untuk dipekerjasamakan, layak untuk segera melakukan pelayanan kesehatan sesuai dengan standar yang berlaku, sehingga rakyat peserta di sekitar Rumah Sakit ini segera mendapatkan pelayanan yang diputuhkan dan jangan sampai ada yang jatuh, miskin karena biaya perubatan," katanya.
Prihati juga mengapresiasi fasilitas fisik rumah sakit, khususnya ruang rawat inap yang dinilai telah memenuhi standar sesuai dengan Permenkes.
"Memang ini bagus, seperti bangunan baru, sudah siap layak digunakan, beberapa kamar saya lihat sudah memiliki standar kamar rawat inap standar menurut Kemenkes, di mana kelas 3 atau kelas C itu sebetulnya minimal 4 di sini malah 3 dan ini memberi ruangan kepada pasien dengan standar 12 kriteria di Permenkes itu," ungkapnya.
Ia menambahkan jumlah tempat tidur pasien, ruang ICU, fasilitas UGD, hingga ruang operasi dinilai memadai untuk mendukung pelayanan rumah sakit kelas C.
Sementara itu, Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Hamdan Juhannis, menyambut positif kerja sama tersebut dan berharap manfaatnya dapat dirasakan sivitas akademika maupun masyarakat sekitar kampus.
"Ini kebahagiaan luar biasa. Civitas Akademika UIN Alauddin sepenuhnya membackup kerja sama ini dan tentunya kita berharap bahwa kerjasama ini bisa menghasilkan kualitas kesehatan yang pertama untuk civitas Akademika UIN Alauddin yang jumlahnya sangat besar dan masyarakat," ujarnya.
Kerja sama tersebut diharapkan memperluas akses layanan kesehatan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), khususnya masyarakat sekitar dan sivitas akademika UIN Alauddin.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Mayjen TNI (Purn.) dr. Prihati Pujowaskito, menilai fasilitas dan kesiapan Rumah Sakit UIN Alauddin telah memenuhi standar untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada peserta JKN.
Menurutnya, kerja sama tersebut sejalan dengan program prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat.
"Sesuai dengan perintah Bapak Presiden Prabowo Subianto bahwa di 17 program prioritas, yang nomor 7 adalah peningkatan pendidikan kesehatan, kita akan selalu melakukan perbaikan-perbaikan dalam tadi akses, kualitas, dan perlindungan finansial kepada Peserta BKS," ujarnya.
Ia mengatakan hasil analisis kebutuhan menunjukkan rumah sakit tersebut layak bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dan siap memberikan pelayanan sesuai standar yang berlaku.
"Untuk itu, saya mengucapkan selamat kepada Bapak Rektor dan Rektor Rumah Sakit dan seluruh sivitas dan karyawan Rumah Sakit ini untuk segera melaksanakan pelayanan kepada pesertan JKN dan sudah dilakukan analisa kebutuhan bahwa Rumah Sakit ini layak untuk dipekerjasamakan, layak untuk segera melakukan pelayanan kesehatan sesuai dengan standar yang berlaku, sehingga rakyat peserta di sekitar Rumah Sakit ini segera mendapatkan pelayanan yang diputuhkan dan jangan sampai ada yang jatuh, miskin karena biaya perubatan," katanya.
Prihati juga mengapresiasi fasilitas fisik rumah sakit, khususnya ruang rawat inap yang dinilai telah memenuhi standar sesuai dengan Permenkes.
"Memang ini bagus, seperti bangunan baru, sudah siap layak digunakan, beberapa kamar saya lihat sudah memiliki standar kamar rawat inap standar menurut Kemenkes, di mana kelas 3 atau kelas C itu sebetulnya minimal 4 di sini malah 3 dan ini memberi ruangan kepada pasien dengan standar 12 kriteria di Permenkes itu," ungkapnya.
Ia menambahkan jumlah tempat tidur pasien, ruang ICU, fasilitas UGD, hingga ruang operasi dinilai memadai untuk mendukung pelayanan rumah sakit kelas C.
Sementara itu, Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Hamdan Juhannis, menyambut positif kerja sama tersebut dan berharap manfaatnya dapat dirasakan sivitas akademika maupun masyarakat sekitar kampus.
"Ini kebahagiaan luar biasa. Civitas Akademika UIN Alauddin sepenuhnya membackup kerja sama ini dan tentunya kita berharap bahwa kerjasama ini bisa menghasilkan kualitas kesehatan yang pertama untuk civitas Akademika UIN Alauddin yang jumlahnya sangat besar dan masyarakat," ujarnya.
(MAN)
Berita Terkait
News
Rayakan HUT ke-58, BPJS Kesehatan Kampanyekan Budaya Hidup Sehat
BPJS Kesehatan menggelar Health Fun Run di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (28/6), dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58.
Minggu, 28 Jun 2026 14:14
Sulsel
UIN Alauddin Makassar Raih Opini WTP atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025
UIN Alauddin Makassar menerima dokumen final hasil audit atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025 dari Kantor Akuntan Publik (KAP) dalam kegiatan Closing Meeting yang berlangsung di Ruang Rapat Rektor Lantai 3 Gedung Rektorat Kampus II UIN Alauddin Makassar, Gowa, Kamis (18/6/2026).
Rabu, 24 Jun 2026 15:23
News
BPJS Kesehatan & PWRI Perkuat Sinergi JKN untuk Pensiunan
BPJS Kesehatan memperkuat kolaborasi dengan Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) lewat kegiatan Sinergi dan Kolaborasi (SERASI) Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Hotel Claro Makassar, Kamis (18/6/2026).
Kamis, 18 Jun 2026 17:33
Sulsel
Menteri Agama Dorong RS UIN Alauddin Jadi Rumah Sakit Modern dan Inklusif
Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, M.A., mengunjungi Rumah Sakit (RS) UIN Alauddin Makassar, Minggu (14/6/2026).
Selasa, 16 Jun 2026 15:59
News
BPJS Kesehatan & Unhas Kampanyekan Gaya Hidup Sehat Lewat Fun Run 5K
Kampanye hidup sehat terus digaungkan BPJS Kesehatan melalui berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat dan kalangan akademisi.
Jum'at, 22 Mei 2026 16:39
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Gagal Berangkat Haji 2026, Jemaah Laporkan Travel Haji ke Kemenhaj
2
Kemenhaj Ancam Cabut Izin Travel Haji dan Umrah yang Bermasalah
3
Wakil Rektor IV UMI: Jadikan Salat sebagai Energi untuk Membangun Etos Kerja dan Integritas
4
Kemenkum Sulsel Perkuat Sinergi dengan DPC APDESI se-Sulsel
5
Astra Ajak Anak Muda Jadi Inisiator Perubahan Lewat SATU Indonesia Awards 2026
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Gagal Berangkat Haji 2026, Jemaah Laporkan Travel Haji ke Kemenhaj
2
Kemenhaj Ancam Cabut Izin Travel Haji dan Umrah yang Bermasalah
3
Wakil Rektor IV UMI: Jadikan Salat sebagai Energi untuk Membangun Etos Kerja dan Integritas
4
Kemenkum Sulsel Perkuat Sinergi dengan DPC APDESI se-Sulsel
5
Astra Ajak Anak Muda Jadi Inisiator Perubahan Lewat SATU Indonesia Awards 2026