Imigrasi Parepare Perkuat Sinergi Pengawasan Lewat Rakor TIMPORA Sidrap 2026
Jum'at, 22 Mei 2026 12:11
Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Kabupaten Sidenreng Rappang Tahun 2026. Foto: Istimewa
SIDRAP - Direktorat Jenderal Imigrasi melalui Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare menggelar Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) Tahun 2026 di Aula Hotel Grand Sidny, Kabupaten Sidrap, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut menjadi wadah penguatan koordinasi dan sinergitas antarinstansi dalam rangka meningkatkan pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas warga negara asing di wilayah Kabupaten Sidrap.
Rapat koordinasi dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Selatan dan dihadiri Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare, unsur pemerintah daerah, aparat penegak hukum, intelijen, serta instansi terkait lainnya yang tergabung dalam TIMPORA Kabupaten Sidrap.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sidrap, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sidrap, perwakilan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kementerian Agama Kabupaten Sidrap, unsur TNI, Polri, BIN, Kejaksaan Negeri Sidrap, hingga jajaran intelijen dan pengawasan keimigrasian.
Dalam forum tersebut ditegaskan bahwa TIMPORA merupakan unsur pelaksana yang memiliki peran strategis dalam mendukung deteksi dini terhadap keberadaan orang asing di wilayah Kabupaten Sidrap. Melalui koordinasi lintas sektor, pengawasan orang asing diharapkan dapat berjalan optimal dengan tetap menjunjung tinggi etika dan hak asasi manusia melalui pendekatan selective policy.
Rangkaian kegiatan diawali dengan laporan Ketua Panitia Rapat Koordinasi TIMPORA Kabupaten Sidrap, Basra Bakri, dilanjutkan sambutan Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare, Ade Yanuar Ikbal. Selanjutnya, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Selatan, Friece Sumolang memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi Rapat Koordinasi TIMPORA Kabupaten Sidrap Tahun 2026.
Dalam sesi diskusi, para peserta menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, sektor swasta, dan masyarakat dalam mendukung pengawasan orang asing. Pelibatan aparatur pemerintah hingga tingkat kecamatan, desa, kelurahan, serta RT/RW dinilai penting guna memperkuat pengumpulan informasi dan pelaksanaan pengawasan di lapangan.
Pada kesempatan tersebut, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare juga memperkenalkan aplikasi e-TIMPORA sebagai inovasi digital guna mempermudah koordinasi antaranggota TIMPORA. Aplikasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas pengawasan sekaligus memperkuat kepercayaan instansi maupun perusahaan terhadap legalitas dan kewenangan petugas pemeriksa.
Melalui pelaksanaan Rapat Koordinasi TIMPORA Tahun 2026, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare berharap terjalin komunikasi yang lebih efektif antaranggota TIMPORA Kabupaten Sidrap. Sebagai tindak lanjut, akan dibentuk wadah komunikasi melalui grup WhatsApp guna memperkuat koordinasi dan respons cepat dalam pengawasan orang asing di wilayah Kabupaten Sidrap.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut menjadi wadah penguatan koordinasi dan sinergitas antarinstansi dalam rangka meningkatkan pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas warga negara asing di wilayah Kabupaten Sidrap.
Rapat koordinasi dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Selatan dan dihadiri Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare, unsur pemerintah daerah, aparat penegak hukum, intelijen, serta instansi terkait lainnya yang tergabung dalam TIMPORA Kabupaten Sidrap.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sidrap, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sidrap, perwakilan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kementerian Agama Kabupaten Sidrap, unsur TNI, Polri, BIN, Kejaksaan Negeri Sidrap, hingga jajaran intelijen dan pengawasan keimigrasian.
Dalam forum tersebut ditegaskan bahwa TIMPORA merupakan unsur pelaksana yang memiliki peran strategis dalam mendukung deteksi dini terhadap keberadaan orang asing di wilayah Kabupaten Sidrap. Melalui koordinasi lintas sektor, pengawasan orang asing diharapkan dapat berjalan optimal dengan tetap menjunjung tinggi etika dan hak asasi manusia melalui pendekatan selective policy.
Rangkaian kegiatan diawali dengan laporan Ketua Panitia Rapat Koordinasi TIMPORA Kabupaten Sidrap, Basra Bakri, dilanjutkan sambutan Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare, Ade Yanuar Ikbal. Selanjutnya, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Selatan, Friece Sumolang memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi Rapat Koordinasi TIMPORA Kabupaten Sidrap Tahun 2026.
Dalam sesi diskusi, para peserta menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, sektor swasta, dan masyarakat dalam mendukung pengawasan orang asing. Pelibatan aparatur pemerintah hingga tingkat kecamatan, desa, kelurahan, serta RT/RW dinilai penting guna memperkuat pengumpulan informasi dan pelaksanaan pengawasan di lapangan.
Pada kesempatan tersebut, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare juga memperkenalkan aplikasi e-TIMPORA sebagai inovasi digital guna mempermudah koordinasi antaranggota TIMPORA. Aplikasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas pengawasan sekaligus memperkuat kepercayaan instansi maupun perusahaan terhadap legalitas dan kewenangan petugas pemeriksa.
Melalui pelaksanaan Rapat Koordinasi TIMPORA Tahun 2026, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare berharap terjalin komunikasi yang lebih efektif antaranggota TIMPORA Kabupaten Sidrap. Sebagai tindak lanjut, akan dibentuk wadah komunikasi melalui grup WhatsApp guna memperkuat koordinasi dan respons cepat dalam pengawasan orang asing di wilayah Kabupaten Sidrap.
(MAN)
Berita Terkait
News
Imigrasi Parepare Bincang Bareng Media Bahas Paspor sampai Pencegahan Misinformasi
Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare menggelar kegiatan “Bincang Santai Bersama Media” di Gazzas Cafe, Selasa (19/5/2026), sebagai upaya memperkuat komunikasi dan sinergi.
Rabu, 20 Mei 2026 10:22
Sulsel
Imigrasi Parepare Bentuk Desa Binaan di Pinrang, Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural
Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare resmi membentuk Desa Binaan Imigrasi di Desa Polewali, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, Selasa (19/5/2026).
Rabu, 20 Mei 2026 05:46
Sulsel
Imigrasi Makassar dan TIMPORA Data 694 Pengungsi Asing di 12 Lokasi
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar bersama Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) melakukan operasi gabungan dengan menyasar 12 lokasi penginapan pengungsi di Kota Makassar, Rabu (13/5/2026).
Senin, 18 Mei 2026 17:10
Sulsel
Imigrasi Parepare Antar Paspor ke Tujuan dengan Inovasi PASTUJU
Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare menghadirkan inovasi layanan publik bertajuk PASTUJU (Paspor Sampai Tujuan) untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Selasa, 12 Mei 2026 21:31
Sulsel
Imigrasi Parepare Bentuk Desa Binaan Imigrasi di Pinrang
Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare terus memperkuat pengawasan keimigrasian melalui rencana pembentukan Desa Binaan Imigrasi di Desa Polewali, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang.
Senin, 11 Mei 2026 15:11
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bupati Husniah Talenrang Laporkan Upaya Pemakzulan Dirinya ke Kemendagri
2
BBPOM Makassar Bongkar Rumah Produksi Kosmetik Ilegal Senilai Rp700 Juta
3
Unhas dan Gojek Hadirkan Zona Muda, Ruang Kolaborasi Anak Muda Berkarya di Era Digital
4
TMMD ke-128 Rampung di Jeneponto, Infrastruktur hingga RTLH Berhasil Dibangun
5
FAI UMI Terima Benchmarking dan Penandatanganan MoA FUKIS UIAD Sinjai
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bupati Husniah Talenrang Laporkan Upaya Pemakzulan Dirinya ke Kemendagri
2
BBPOM Makassar Bongkar Rumah Produksi Kosmetik Ilegal Senilai Rp700 Juta
3
Unhas dan Gojek Hadirkan Zona Muda, Ruang Kolaborasi Anak Muda Berkarya di Era Digital
4
TMMD ke-128 Rampung di Jeneponto, Infrastruktur hingga RTLH Berhasil Dibangun
5
FAI UMI Terima Benchmarking dan Penandatanganan MoA FUKIS UIAD Sinjai