3.000 Guru Ikuti Porseni PGRI di Kabupaten Maros
Selasa, 17 Sep 2024 19:52
Bupati Maros AS Chaidir Syam memegang piala juara Porseni PGRI. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Sebanyak 3.000 guru mengikuti pekan olahraga dan seni (Porseni) PGRI di lapangan Manunggal Pucak, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Selasa (17/9/2024).
Porseni ini akan berlangsung selama empat hari sampai Jumat 20 September mendatang.
Bupati Maros, AS Chaidir Syam mengatakan, porseni ini merupakan ajang silaturahmi antar guru dari 14 kecamatan.
"Ini juga sebagai ajang refreshing yang dikemas dalam bentuk perlombaan seni dan olahraga," ujarnya saat ditemui usai pembukaan Porseni, sore tadi.
Dia berharap, dari kegiatan ini bisa lahir atlet-atlet dari kalangan guru.
"Pemenang dari tingkat kabupaten nanti akan diikutkan pada Porseni guru tingkat provinsi," imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Maros, Andi Patiroi menjelaskan berbagai cabang olahraga di perlombakan dalam kegiatan ini. Mulai dari sepak bola mini, Takraw, bola voli, petangki hingga tenis meja.
"Ada jenis perlombaan seni juga, kreativitas guru, paduan suara dan vocal grup," bebernya.
Khusus kegiatan ini, Patiroi mewajibkan sumbangan kepada seluruh anggota PGRI.
"Tiap anggota penerima sertifikasi menyumbang Rp100 ribu, sementara non sertifikasi dibawah Rp100 ribu," ungkapnya.
Meski ribuan guru mengikuti ajang Porseni ini, anak didik masih tetap menjalani aktivitas belajar dengan normal.
"Makanya kegiatan kita mulai sore hari, dan yang tinggal mengikuti Porseni nantinya hanya yang ikut bertanding," tutupnya.
Porseni ini akan berlangsung selama empat hari sampai Jumat 20 September mendatang.
Bupati Maros, AS Chaidir Syam mengatakan, porseni ini merupakan ajang silaturahmi antar guru dari 14 kecamatan.
"Ini juga sebagai ajang refreshing yang dikemas dalam bentuk perlombaan seni dan olahraga," ujarnya saat ditemui usai pembukaan Porseni, sore tadi.
Dia berharap, dari kegiatan ini bisa lahir atlet-atlet dari kalangan guru.
"Pemenang dari tingkat kabupaten nanti akan diikutkan pada Porseni guru tingkat provinsi," imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Maros, Andi Patiroi menjelaskan berbagai cabang olahraga di perlombakan dalam kegiatan ini. Mulai dari sepak bola mini, Takraw, bola voli, petangki hingga tenis meja.
"Ada jenis perlombaan seni juga, kreativitas guru, paduan suara dan vocal grup," bebernya.
Khusus kegiatan ini, Patiroi mewajibkan sumbangan kepada seluruh anggota PGRI.
"Tiap anggota penerima sertifikasi menyumbang Rp100 ribu, sementara non sertifikasi dibawah Rp100 ribu," ungkapnya.
Meski ribuan guru mengikuti ajang Porseni ini, anak didik masih tetap menjalani aktivitas belajar dengan normal.
"Makanya kegiatan kita mulai sore hari, dan yang tinggal mengikuti Porseni nantinya hanya yang ikut bertanding," tutupnya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Bupati Maros Gagas Gerakan Donasi Buku, Targetkan 1.000 Judul untuk Sekolah
Bupati Maros, AS Chaidir Syam, menggagas gerakan donasi buku yang melibatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Maros dalam rangka memperingati Hari Buku, Senin (18/5/2026).
Senin, 18 Mei 2026 10:12
Sulsel
Dari AI hingga Sekolah Gratis, Luwu Timur Gas Pol Transformasi Pendidikan
Arah baru pendidikan di Luwu Timur mulai terlihat jelas. Bukan hanya soal sekolah, tapi bagaimana menyiapkan generasi yang siap menghadapi dunia berbasis teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI).
Rabu, 06 Mei 2026 13:55
Sulsel
PDAM Tirta Bantimurung Serahkan Laporan Laba Rp928 Juta ke Pemkab Maros
PDAM Tirta Bantimurung Maros menyerahkan laporan laba sebesar Rp928 juta kepada Pemerintah Kabupaten Maros untuk tahun buku 2025.
Selasa, 05 Mei 2026 19:05
News
Fasilitas Rusak, Status Geopark Maros Pangkep Terancam Degradasi
Status Geopark Maros Pangkep sebagai UNESCO Global Geopark terancam terdegradasi menyusul banyaknya kerusakan fasilitas di sejumlah site.
Selasa, 05 Mei 2026 15:17
News
PGRI Makassar Desak Pemerintah Prioritaskan PNS untuk Guru, Bukan PPPK
Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Makassar menyoroti kebijakan pemerintah pusat terkait penghentian (cut-off) data guru honorer sejak 31 Desember 2024.
Minggu, 03 Mei 2026 15:42
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Eks Sekwan DPRD Wajo Siap Bantu Penyelidikan Polisi soal Kasus Anggaran Makan Minum Dewan
2
Penjualan Melejit! Toyota Agya Kuasai 30% Pangsa Pasar Compact Entry
3
Sambut Harlah ke-50, LPM Profesi UNM Gelar Lomba Video Opini
4
Bawa Barang Besar Pakai Motor? Perhatikan 6 Tips #Cari_Aman Ini
5
Bupati Maros Gagas Gerakan Donasi Buku, Targetkan 1.000 Judul untuk Sekolah
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Eks Sekwan DPRD Wajo Siap Bantu Penyelidikan Polisi soal Kasus Anggaran Makan Minum Dewan
2
Penjualan Melejit! Toyota Agya Kuasai 30% Pangsa Pasar Compact Entry
3
Sambut Harlah ke-50, LPM Profesi UNM Gelar Lomba Video Opini
4
Bawa Barang Besar Pakai Motor? Perhatikan 6 Tips #Cari_Aman Ini
5
Bupati Maros Gagas Gerakan Donasi Buku, Targetkan 1.000 Judul untuk Sekolah