Lansia di Toraja Dilaporkan Hilang Usai Melintas di Hutan Bambu
Senin, 30 Sep 2024 19:26
Tim Basarnas bersama warga mencari lansia yang hilang usai melintas di hutan Bambu di Toraja. Foto: Istimewa
TORAJA - Seorang lansia dari Lembang Bori Ranteletok Kecamatan Sesean Kabupaten Toraja dilaporkan hilang oleh keluarganya. Informasi itu diterima oleh Basarnas pada Senin (30/9/2024).
Menurut informasi, korban yang diketahui bernama Epi (83) pamit berangkat ke rumah kerabatnya pada Minggu (29/9/2024) siang, melewati hutan bambu di desanya. Namun hingga malam hari karena korban belum kunjung pulang, anaknya menyusul ke rumah kerabat namun ternyata korban tidak pernah tiba.
Keluarga dan penduduk sekitar yang melakukan pencarian namun tidak menemukan keberadaan korban melaporkan kejadian ini kepada Basarnas.
"Kami menerima laporan hari ini dan langsung mengerahkan personel yang ada di Pos Unit Siaga SAR Toraja untuk melakukan pencarian," ungkap Muhammad Arif Anwar, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar.
Lebih lanjut, Arif Anwar menyampaikan bahwa Tim dari Basarnas telah tiba di lokasi dan bersama Tim SAR Gabungan langsung melakukan pencarian terhadap korban. "Tim SAR Gabungan telah melakukan pencarian hari ini hingga menjelang petang, namun belum menemukan tanda keberadaan korban," terangnya.
Disampaikannya, bahwa proses pencarian akan kembali dilanjutkan besok pagi dengan memperluas area pencarian dan melibatkan lebih banyak Tim SAR Gabungan.
"Karena efektifitas, pencarian kami hentikan sementara dan akan dilanjutkan besok dengan menambah kekuatan SRU," jelas Arif Anwar.
Selaku SMC (SAR Mission Coordinator), Arif Anwar berharap korban bisa segera ditemukan dan kembali bersama keluarganya. "Semoga besok ada titik terang dan korban bisa segera ditemukan," harap Arif Anwar.
Menurut informasi, korban yang diketahui bernama Epi (83) pamit berangkat ke rumah kerabatnya pada Minggu (29/9/2024) siang, melewati hutan bambu di desanya. Namun hingga malam hari karena korban belum kunjung pulang, anaknya menyusul ke rumah kerabat namun ternyata korban tidak pernah tiba.
Keluarga dan penduduk sekitar yang melakukan pencarian namun tidak menemukan keberadaan korban melaporkan kejadian ini kepada Basarnas.
"Kami menerima laporan hari ini dan langsung mengerahkan personel yang ada di Pos Unit Siaga SAR Toraja untuk melakukan pencarian," ungkap Muhammad Arif Anwar, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar.
Lebih lanjut, Arif Anwar menyampaikan bahwa Tim dari Basarnas telah tiba di lokasi dan bersama Tim SAR Gabungan langsung melakukan pencarian terhadap korban. "Tim SAR Gabungan telah melakukan pencarian hari ini hingga menjelang petang, namun belum menemukan tanda keberadaan korban," terangnya.
Disampaikannya, bahwa proses pencarian akan kembali dilanjutkan besok pagi dengan memperluas area pencarian dan melibatkan lebih banyak Tim SAR Gabungan.
"Karena efektifitas, pencarian kami hentikan sementara dan akan dilanjutkan besok dengan menambah kekuatan SRU," jelas Arif Anwar.
Selaku SMC (SAR Mission Coordinator), Arif Anwar berharap korban bisa segera ditemukan dan kembali bersama keluarganya. "Semoga besok ada titik terang dan korban bisa segera ditemukan," harap Arif Anwar.
(GUS)
Berita Terkait
News
Temukan Semua Korban, Operasi SAR Pesawat ATR 42-500 Resmi Ditutup
Operasi pencarian dan evakuasi pesawat ATR 42-500 yang jatuh di pegunungan Bulusaraung, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan resmi ditutup pada Jumat malam (23/1/2026), setelah Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seluruh korban.
Jum'at, 23 Jan 2026 22:22
News
Hari Ketujuh, Tim SAR Temukan Bagian Tubuh Korban Kesepuluh Pesawat ATR 42-500
Upaya pencarian korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, kembali membuahkan hasil.
Jum'at, 23 Jan 2026 10:03
News
Black Box Pesawat ATR 42-500 Masuk Tahap Investigasi KNKT
Black box pesawat ATR 42-500 yang ditemukan Tim SAR gabungan pada Rabu (21/1/2026) resmi diserahkan kepada Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii.
Kamis, 22 Jan 2026 08:35
News
Di Antara Kabut dan Jurang: Cerita 30 Jam Tim SAR Evakuasi Korban ATR
Proses evakuasi korban pertama kecelakaan pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta–Makassar di kawasan Pegunungan Bulu Saraung, Kabupaten Maros–Pangkep, Sulawesi Selatan, dilakukan melalui operasi berisiko.
Selasa, 20 Jan 2026 19:19
News
Basarnas Fokus Manfaatkan Golden Time Pencarian Korban ATR 42-500
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan berhasil menemukan lokasi jatuhnya pesawat kurang dari 24 jam sejak laporan kehilangan kontak diterima, Sabtu (18/1/2026).
Senin, 19 Jan 2026 17:38
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tim Pegasus Resmob Polres Jeneponto Lumpuhkan Spesialis Pencuri Kuda
2
Maros Masuk Kandidat Kabupaten Antikorupsi 2026
3
Percepat Pemulihan Distribusi BBM dan LPG di Luwu Utara dan Luwu Timur
4
Bukan Plh, Prof Faridah Patittingi Diperkenalkan sebagai Plt Rektor UNM
5
6 Calon Rektor IAIN Bone 2026-2030 Lolos Pertimbangan Senat, Diusul ke Menag
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tim Pegasus Resmob Polres Jeneponto Lumpuhkan Spesialis Pencuri Kuda
2
Maros Masuk Kandidat Kabupaten Antikorupsi 2026
3
Percepat Pemulihan Distribusi BBM dan LPG di Luwu Utara dan Luwu Timur
4
Bukan Plh, Prof Faridah Patittingi Diperkenalkan sebagai Plt Rektor UNM
5
6 Calon Rektor IAIN Bone 2026-2030 Lolos Pertimbangan Senat, Diusul ke Menag