Plt Bupati Maros Pantau Lokasi Penilaian Piala Adipura
Rabu, 09 Okt 2024 09:40
Plt Bupati Maros Suhartina Bohari memantau lokasi penilaian Piala Adipura. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Maros Suhartina Bohari memantau beberapa titik lokasi penilaian Piala Adipura 2024. Hal ini dilakukan untuk menghadapi penilaian Piala Adipura 14 Oktober 2024 mendatang.
Namun Suhartina menilai, beberapa aspek yang akan dinilai belum menunjukkan progres yang memuaskan. Salah satunya adalah Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD).
Suhartina mengatakan, untuk Kantor Dinas PMD progres penataannya masih nol, pasca dilakukan pembongkaran pagar.
"PMD masih ada taman yang harus disiapkan kembali, setelah pembongkaran pagar. Serta tidak adanya tempat sampah, kamar mandi belum siap dan harus membenahi cat kantor, PMD masih nol," katanya.
Sementara itu, kata Ketua DPD II Golkar ini, Pasar Tramo sudah menunjukkan sedikit kemajuan. Namun, masih perlu ada sedikit pembenahan di lods dan juga lapak basah.
"Kalau pasar tramo sudah ada beberapa progres yang sudah disiapkan, namun masih ada sebagian yang belum siap, besar harapan kami di hari selanjutnya, bisa melampaui progres hingga 50 persen," sebutnya.
Dia menjelaskan, di pasar itu ada beberapa titik yang menjadi fokus penilaian.
"Kalau di pasar menjadi titik penilaian tempat parkiran, lapak basah terkait aliran air, penyediaan tempat sampah basah dan kering di lapak," imbuhnya.
Suhartina menyebutkan akan ada 62 titik yang dinilai untuk piala Adipura, diantaranya kantor OPD, Puskesmas, rumah sakit, sekolah, jalan dan TPA. Penilaian akan dilakukan di kecamatan Turikale dan Mandai.
"Mandai untuk penilaian sekolahnya, sisanya di Turikale. Terget kami, bisa meraih piala adipura dengan kategori kota kecil," tutupnya.
Namun Suhartina menilai, beberapa aspek yang akan dinilai belum menunjukkan progres yang memuaskan. Salah satunya adalah Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD).
Suhartina mengatakan, untuk Kantor Dinas PMD progres penataannya masih nol, pasca dilakukan pembongkaran pagar.
"PMD masih ada taman yang harus disiapkan kembali, setelah pembongkaran pagar. Serta tidak adanya tempat sampah, kamar mandi belum siap dan harus membenahi cat kantor, PMD masih nol," katanya.
Sementara itu, kata Ketua DPD II Golkar ini, Pasar Tramo sudah menunjukkan sedikit kemajuan. Namun, masih perlu ada sedikit pembenahan di lods dan juga lapak basah.
"Kalau pasar tramo sudah ada beberapa progres yang sudah disiapkan, namun masih ada sebagian yang belum siap, besar harapan kami di hari selanjutnya, bisa melampaui progres hingga 50 persen," sebutnya.
Dia menjelaskan, di pasar itu ada beberapa titik yang menjadi fokus penilaian.
"Kalau di pasar menjadi titik penilaian tempat parkiran, lapak basah terkait aliran air, penyediaan tempat sampah basah dan kering di lapak," imbuhnya.
Suhartina menyebutkan akan ada 62 titik yang dinilai untuk piala Adipura, diantaranya kantor OPD, Puskesmas, rumah sakit, sekolah, jalan dan TPA. Penilaian akan dilakukan di kecamatan Turikale dan Mandai.
"Mandai untuk penilaian sekolahnya, sisanya di Turikale. Terget kami, bisa meraih piala adipura dengan kategori kota kecil," tutupnya.
(MAN)
Berita Terkait
News
PBB Maros Baru Rp32 Miliar, Wabup Muetazim Semprot Camat
Capaian Penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kabupaten Maros, baru mencapai 67.84 persen hingga Juli 2026.
Selasa, 18 Agu 2026 15:54
News
Pimpin Upacara HUT RI ke-81, Chaidir Syam Soroti Pengangguran hingga Kemarau
Pemerintah Kabupaten Maros menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-81, Senin (17/8/2025).
Senin, 17 Agu 2026 14:58
News
Menipis, Stok Air Bersih di Lekopancing Diprediksi Hanya Bertahan 3 Pekan
Memasuki musim kemarau, debit air baku di sejumlah sumber air milik PDAM Tirta Bantimurung Maros mulai mengalami penurunan, salah satunya adalah Lekopancing.
Rabu, 12 Agu 2026 11:35
News
Kelola APBD Rp1,5 Triliun, Maros Raih Juara I Pengelolaan Keuangan Daerah
Kabupaten Maros meraih penghargaan juara I dalam pengelolaan keuangan daerah untuk kategori kabupaten dengan kemampuan keuangan rendah di Sulawesi Selatan (Sulsel).
Selasa, 11 Agu 2026 14:36
Sulsel
Pemkab Maros Hemat Tagihan Listrik Rp40 Juta per Bulan dari Kebijakan WFH
Penerapan kebijakan Work From Home (WFH) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maros mampu menekan penggunaan listrik. Penghematan tagihan listrik disebut mencapai sekitar Rp40 juta per bulan.
Selasa, 11 Agu 2026 13:17
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Prihatin Lansia di Jeneponto, Salmawati dan Ketua Karang Taruna Turun Beri Bantuan
2
Tujuh UMKM Sulsel Buka Jalan ke Pasar Global di KKI 2026
3
Setelah Yordania, Film Solata Kembali Berkiprah di Festival Film Cekoslowakia
4
Polres Maros Ungkap Kasus Pencurian Rumah, Pelaku Ditangkap di Sulawesi Tengah
5
43 Finalis Bersaing di Grand Final Dara Daeng Bantaeng
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Prihatin Lansia di Jeneponto, Salmawati dan Ketua Karang Taruna Turun Beri Bantuan
2
Tujuh UMKM Sulsel Buka Jalan ke Pasar Global di KKI 2026
3
Setelah Yordania, Film Solata Kembali Berkiprah di Festival Film Cekoslowakia
4
Polres Maros Ungkap Kasus Pencurian Rumah, Pelaku Ditangkap di Sulawesi Tengah
5
43 Finalis Bersaing di Grand Final Dara Daeng Bantaeng