KPU Sulsel Butuh 6,8 Juta Surat Suara untuk Pilgub 2024

Kamis, 10 Okt 2024 21:02
KPU Sulsel Butuh 6,8 Juta Surat Suara untuk Pilgub 2024
Pemilihan gubernur (Pilgub) Sulsel 2024 membutuhkan sebanyak 6,8 juta atau tepatnya 6.855.088 surat suara. Pencetakannya akan berlangsung di PT. Temprina Media Grafika, Gresik, Jawa Timur.
Comment
Share
MAKASSAR - Pemilihan gubernur (Pilgub) Sulsel 2024 membutuhkan sebanyak 6,8 juta atau tepatnya 6.855.088 surat suara. Pencetakannya akan berlangsung di PT. Temprina Media Grafika, Gresik, Jawa Timur.

Komisioner KPU Sulsel, Marzuki Kadir mengatakan jumlah tersebut ditentukan setelah melihat total daftar pemilih tetap (DPT) ditambah 2,5 persen setiap tempat pemungutan suara (TPS) untuk cadangan. Adapun jumlah TPS sebanyak 14.548.

"Jadi jumlah DPT (6.680.807) ditambah dengan 2,5 persen cadangan (174.281) itulah total surat suara yang kami butuhkan untuk pemilihan gubernur," kata Marzuki saat dihubungi pada Kamis (10/10/2024).

Marzuki menuturkan, surat suara Pilgub akan dicetak mulai tanggal 14 Oktober 2024. Diprediksi akan selesai pada tiga hari atau pada 16 Oktober 2024.

"Jadi tiga hari naik cetak, setelah itu ada proses cutting, dan selanjutnya ada proses pengepakan. Pada prinsipnya, sebelum tanggal 1 November sudah ada di Sulawesi (Makassar)," ujarnya.



Kordiv Logistik KPU Sulsel ini bilang, surat suara akan dikirim ke Makassar lewat kapal laut. Ia berharap proses pencetakan dan pendistribusian surat suara bisa berjalan lancar.

Sementara itu, Koordinator Divisi SDMO Bawaslu Sulsel, Samsuar Saleh juga ikut melakukan kunjungan ke PT Temprina Media Grafika pada (09/10) lalu. Ia mengingatkan kepada KPU untuk memastikan percetakan berjalan lancar dan tanpa hambatan.

"Jadi kami menyampaikan imbauan lisan agar Pihak KPU Provinsi Sulawesi Selatan memastikan Pihak PT, selaku vendor percetakan surat suara untuk pemilihan, tidak ada hambatan dan kendala serta permasalahan hukum. Baik termasuk dari sisi jadwal percetakan, pengapalan dari Surabaya ke Kota Makassar dan tata laksana lainnya yang akan dimulai percetakan pada tanggal 14 Oktober 2024," ungkap Samsuar.

Selain itu, Bawaslu Sulsel juga melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan pengawasan percetakan surat suara untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati. Samsuar ingin memastikan proses pencetakan surat suara di 18 kabupaten/kota di Sulsel sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Proses tersebut melibatkan pengawasan ketat dari Bawaslu Kabupaten setempat. Pimpinan Bawaslu Provinsi juga memberikan arahan kepada Bawaslu Kabupaten agar melaksanakan pengawasan secara cermat, transparan, dan akuntabel," terangnya.



Sebelum proses pencetakan dimulai, desain gambar dan nama calon telah diperiksa oleh pihak KPU, Bawaslu, Kepolisian, dan Kejaksaan di masing-masing kabupaten untuk memastikan kesesuaian dengan standar.

"Proses pencetakan ini sudah sesuai dengan ketentuan dalam KPT 1139 Tahun 2024 tentang spesifikasi teknis perlengkapan pemungutan suara dan PKPU Nomor 12 Tahun 2024," beber Samsuar.

Sementara itu, Perwakilan dari PT. Temprina Media Grafika, Dhui Thofani menjelaskan mesin pencetak yang digunakan mampu memproduksi hingga 14.000 lembar surat suara per jam.

"Sehingga diharapkan pencetakan surat suara untuk setiap kabupaten dapat selesai sesuai dengan estimasi waktu yang ditentukan dan pengiriman ke Sulawesi Selatan dapat dilakukan tepat waktu," ujarnya.

Adapun jumlah total surat suara yang dicetak di PT. Temprina Media Grafika untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sulawesi Selatan sebanyak 4.839.257 lembar.
(UMI)
Berita Terkait
DKPP Gembleng TPD, Perkuat Kualitas Penanganan Pelanggaran Pemilu
News
DKPP Gembleng TPD, Perkuat Kualitas Penanganan Pelanggaran Pemilu
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI menggelar kegiatan Diseminasi Penguatan Kapasitas Tim Pemeriksa Daerah (TPD) di Hotel Claro Makassar pada Ahad (10/05/2026).
Senin, 11 Mei 2026 09:41
Kunjungi Sulsel, Ketua Bawaslu RI Ingatkan Tahapan Dimulai Tahun Depan
Sulsel
Kunjungi Sulsel, Ketua Bawaslu RI Ingatkan Tahapan Dimulai Tahun Depan
Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, melakukan kunjungan supervisi ke Kantor Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan untuk memastikan kesiapan jajaran pasca-pelantikan staf baru dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Selasa, 05 Mei 2026 22:07
Tak Sekadar Teori, Bawaslu Selayar Bakal Hadirkan Edukasi Pemilu di Kelas SMK
Sulsel
Tak Sekadar Teori, Bawaslu Selayar Bakal Hadirkan Edukasi Pemilu di Kelas SMK
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kepulauan Selayar terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesadaran politik, khususnya bagi pemilih pemula. Salah satu langkah konkret dilakukan melalui koordinasi dengan SMKN 1 Selayar pada Senin (20/04/2026).
Senin, 20 Apr 2026 13:21
KPU Bantaeng Gandeng Kejari, Perkuat Dukungan Hukum Jelang Tahapan Pemilu 2027
Sulsel
KPU Bantaeng Gandeng Kejari, Perkuat Dukungan Hukum Jelang Tahapan Pemilu 2027
KPU Kabupaten Bantaeng melaksanakan audiensi bersama Kejaksaan Negeri Bantaeng sebagai langkah tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (MoU) antara KPU RI dan Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Senin (13/04/2026).
Selasa, 14 Apr 2026 18:57
Data Pemilih Luwu Timur Naik, KPU Catat 223.686 Pemilih di Awal 2026
Sulsel
Data Pemilih Luwu Timur Naik, KPU Catat 223.686 Pemilih di Awal 2026
KPU Luwu Timur telah malakukan Rapat Pleno terbuka Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan 1 Tahun 2026, Kamis (03/04/2026).
Jum'at, 03 Apr 2026 15:51
Berita Terbaru