KPU Mengajar di SMA Negeri 2 Bantaeng, Tanamkan Pemahaman Asas Pemilu Generasi Muda
Kamis, 15 Jan 2026 22:11
Anggota KPU Kabupaten Bantaeng Divisi Hukum dan Pengawasan, Ahmad Makmur berfoto bersama siswa SMA Negeri 2 Bantaeng usai program KPU Mengajar. Foto: Istimewa
BANTAENG - KPU Kabupaten Bantaeng perkuat Pendidikan demokrasi bagi generasi muda. Dengan program KPU Mengajar dapat memberikan pemahaman mendasar tentang kepemiluan, khususnya terkait asas-asas pemilu yang menjadi fondasi utama dalam penyelenggaraan demokrasi di Indonesia.
Melalui KPU Mengajar, peserta didik diperkenalkan pada enam asas pemilu, yakni langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (Luber Jurdil). Materi tersebut disampaikan secara interaktif agar mudah dipahami oleh para pelajar sebagai calon pemilih pemula.
Anggota KPU Kabupaten Bantaeng Divisi Hukum dan Pengawasan, Ahmad Makmur mengatakan, bahwa pemahaman terhadap asas pemilu merupakan bagian penting dalam membentuk karakter pemilih yang cerdas dan bertanggung jawab.
"Asas pemilu bukan sekadar konsep normatif, tetapi nilai yang harus dipahami dan dijaga bersama. Melalui KPU Mengajar, kami ingin menanamkan kesadaran sejak dini bahwa pemilu harus dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil agar kedaulatan rakyat benar-benar terwujud," ujarnya pada Kamis(15/01/2025)
Menurut Ahmad Makmur, KPU Mengajar juga menjadi sarana dialog antara penyelenggara pemilu dan generasi muda.
"Kami tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga membuka ruang diskusi. Peserta didik diajak untuk bertanya dan berdiskusi agar memahami bagaimana asas pemilu diterapkan dalam setiap tahapan pemilu,” jelas Ahmad Makmur.
Program KPU Mengajar diharapkan mampu meningkatkan literasi kepemiluan sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga asas pemilu sebagai pilar utama demokrasi. Dengan demikian, lahir generasi pemilih yang tidak hanya menggunakan hak pilihnya, tetapi juga berkomitmen menjaga integritas pemilu di Indonesia.
Sekadar diketahui, kegiatan KPU Mengajar hari ini membawakan dua materi yakni Ketua KPU Kabupaten Bantaeng Muhammad Saleh membawakan materi Sejarah Pemilu, Anggota KPU Divisi Hukum dan pengawasan Ahmad Makmur menyampaikan materi Asas Pemilu
Melalui KPU Mengajar, peserta didik diperkenalkan pada enam asas pemilu, yakni langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (Luber Jurdil). Materi tersebut disampaikan secara interaktif agar mudah dipahami oleh para pelajar sebagai calon pemilih pemula.
Anggota KPU Kabupaten Bantaeng Divisi Hukum dan Pengawasan, Ahmad Makmur mengatakan, bahwa pemahaman terhadap asas pemilu merupakan bagian penting dalam membentuk karakter pemilih yang cerdas dan bertanggung jawab.
"Asas pemilu bukan sekadar konsep normatif, tetapi nilai yang harus dipahami dan dijaga bersama. Melalui KPU Mengajar, kami ingin menanamkan kesadaran sejak dini bahwa pemilu harus dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil agar kedaulatan rakyat benar-benar terwujud," ujarnya pada Kamis(15/01/2025)
Menurut Ahmad Makmur, KPU Mengajar juga menjadi sarana dialog antara penyelenggara pemilu dan generasi muda.
"Kami tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga membuka ruang diskusi. Peserta didik diajak untuk bertanya dan berdiskusi agar memahami bagaimana asas pemilu diterapkan dalam setiap tahapan pemilu,” jelas Ahmad Makmur.
Program KPU Mengajar diharapkan mampu meningkatkan literasi kepemiluan sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga asas pemilu sebagai pilar utama demokrasi. Dengan demikian, lahir generasi pemilih yang tidak hanya menggunakan hak pilihnya, tetapi juga berkomitmen menjaga integritas pemilu di Indonesia.
Sekadar diketahui, kegiatan KPU Mengajar hari ini membawakan dua materi yakni Ketua KPU Kabupaten Bantaeng Muhammad Saleh membawakan materi Sejarah Pemilu, Anggota KPU Divisi Hukum dan pengawasan Ahmad Makmur menyampaikan materi Asas Pemilu
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Pemilih Sulsel Tembus 7 Juta, KPU Perkuat Pemutakhiran Data Berkelanjutan
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan terus memperkuat pelaksanaan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Tahun 2026
Kamis, 24 Sep 2026 18:11
Sulsel
Konsisten Berikan Pelayanan Terbaik, IKM KPU Bantaeng Semester I 2026 Tembus 88,62
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bantaeng kembali mencatat capaian positif dalam penyelenggaraan pelayanan publik.
Rabu, 26 Agu 2026 13:31
News
Selamat! KPU RI Konfirmasi Putri Dakka sebagai Pengganti RMS di DPR RI
Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mengonfirmasi Putri Dakka sebagai calon Pengganti Antarwaktu (PAW) anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem menggantikan Rusdi Masse (RMS) dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sulawesi Selatan III.
Senin, 13 Jul 2026 17:53
Sulsel
Hasil Rekapitulasi PDPB, KPU Barru Tetapkan 144.680 Pemilih pada Triwulan II 2026
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Barru menetapkan hasil Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan II Tahun 2026 melalui rapat pleno yang digelar di Kantor KPU Barru, Kamis (02/07/2026).
Kamis, 02 Jul 2026 21:37
Sulsel
Peserta P2P Bantaeng Dibekali Deteksi Pelanggaran Teknis Pemilu
Pengawasan pemilu tidak hanya berkaitan dengan praktik politik uang, tetapi juga mencakup berbagai aspek teknis yang berpotensi menimbulkan pelanggaran apabila tidak diawasi dengan baik.
Selasa, 02 Jun 2026 19:17
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
IKA UNHAS Jabodetabek Satukan Alumni Lewat Golf Tournament dan Charity 2026
2
Fauzi Andi Wawo: PKB dan Sindo Makassar Tak Ada Sekat
3
Pemilih Sulsel Tembus 7 Juta, KPU Perkuat Pemutakhiran Data Berkelanjutan
4
Elektabilitas Golkar Terjaga, IAS Sebut Komunikasi Bahlil Jadi Faktor Penting
5
PT Vale Dorong Kolaborasi Multipihak untuk Jaga Keberlanjutan Danau Matano
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
IKA UNHAS Jabodetabek Satukan Alumni Lewat Golf Tournament dan Charity 2026
2
Fauzi Andi Wawo: PKB dan Sindo Makassar Tak Ada Sekat
3
Pemilih Sulsel Tembus 7 Juta, KPU Perkuat Pemutakhiran Data Berkelanjutan
4
Elektabilitas Golkar Terjaga, IAS Sebut Komunikasi Bahlil Jadi Faktor Penting
5
PT Vale Dorong Kolaborasi Multipihak untuk Jaga Keberlanjutan Danau Matano