Warga Desa Tangke Bajeng Dambakan Program Pengembangan UMKM Hati Damai
Jum'at, 18 Okt 2024 13:07
Warga Desa Tangke Bajeng, menyambut antusias komitmen pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Husniah Talenrang - Darmawangsyah Muin (Hati Damai) dalam meningkatkan perekonomian lokal. Foto: Istimewa
GOWA - Warga Desa Tangke Bajeng, Kecamatan Bajeng, menyambut antusias komitmen pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Husniah Talenrang - Darmawangsyah Muin (Hati Damai) dalam meningkatkan perekonomian lokal.
Hal itu ditegaskan Darmawangsyah Muin saat menyapa warga Desa Tangke Bajeng, Kecamatan Bajeng, Kamis (18/10/2024). Tak sekadar silaturahmi, paslon nomor urut 2 ini juga membawa pesan optimisme bagi pelaku UMKM setempat.
Desa Tangke Bajeng dikenal sebagai salah satu desa penghasil batu merah di wilayah Kecamatan Bajeng. Keberadaan pengrajin batu merah ini menjadi salah satu potensi ekonomi yang ingin dikembangkan oleh pasangan Hati Damai.
Didampingi tim "Pejuang Hati Damai", Darmawangsyah menjanjikan program unggulan untuk mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), terutama dalam mempermudah akses terhadap Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi para pengrajin batu merah.
"Saya akan turun langsung melihat apa yang dibutuhkan oleh pengrajin kita, baik peralatan maupun modal. Jika diperlukan, kita akan bekerjasama dengan bank untuk memastikan mereka mendapatkan akses KUR dengan mudah," tegas Darmawangsyah, membangkitkan semangat warga yang hadir.
Sebagai pendamping Husniah di Pilkada Gowa, Darmawangsyah menegaskan bahwa pengembangan UMKM adalah salah satu dari sembilan fokus utama program yang mereka tawarkan. Dengan dukungan penuh kepada para pengrajin batu merah, ia yakin dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang lebih signifikan.
Di hadapan warga, Darmawangsyah mengungkapkan rencana besar untuk berkolaborasi dengan bank seperti BPD dan BRI, membuka ruang bagi para pengrajin agar lebih mudah mendapatkan modal usaha. Langkah ini, menurutnya, adalah solusi jitu untuk memperlancar usaha pengrajin dan meningkatkan produktivitas mereka.
“Ini bukan janji kosong. Jika saya bersama Ibu Husniah ditakdirkan memimpin Kabupaten Gowa, kami akan memastikan Bank BPD dan BRI siap membantu para pengrajin batu merah mendapatkan KUR. Dengan modal yang cukup, usaha mereka pasti akan berkembang lebih pesat,” tambahnya dengan penuh keyakinan.
Mendengar komitmen yang ditawarkan Paslon Hati Damai, warga Desa Tangke Bajeng pun semakin optimis. Mereka berharap program yang diusulkan dapat segera terealisasi dan membawa perubahan positif bagi perekonomian desa.
"Saya yakin pemimpin yang baik adalah mereka yang peduli dan hadir langsung di tengah-tengah masyarakat. Darmawangsyah sudah membuktikan itu," ujar Basir Dg Tutu, tokoh masyarakat setempat.
Kunjungan ini menjadi bagian dari kampanye Darmawangsyah untuk terus merajut komunikasi erat dengan masyarakat Gowa, dengan harapan memenangkan hati rakyat menjelang pemilihan.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut sejumlah tokoh masyarakat setempat, antara lain Basir Dg Tutu, Kamaruddin Tiro, Alimuddin, Abdul Haris Dg Tawang, Djunaidi Dg Nai, Dahlan Dg Ngalle, Arifin Tiro, Dahlan Dg Ngerang, Muas Dg Mua, Amiruddin Dg Puna, Said Dg Ngola.
Hal itu ditegaskan Darmawangsyah Muin saat menyapa warga Desa Tangke Bajeng, Kecamatan Bajeng, Kamis (18/10/2024). Tak sekadar silaturahmi, paslon nomor urut 2 ini juga membawa pesan optimisme bagi pelaku UMKM setempat.
Desa Tangke Bajeng dikenal sebagai salah satu desa penghasil batu merah di wilayah Kecamatan Bajeng. Keberadaan pengrajin batu merah ini menjadi salah satu potensi ekonomi yang ingin dikembangkan oleh pasangan Hati Damai.
Didampingi tim "Pejuang Hati Damai", Darmawangsyah menjanjikan program unggulan untuk mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), terutama dalam mempermudah akses terhadap Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi para pengrajin batu merah.
"Saya akan turun langsung melihat apa yang dibutuhkan oleh pengrajin kita, baik peralatan maupun modal. Jika diperlukan, kita akan bekerjasama dengan bank untuk memastikan mereka mendapatkan akses KUR dengan mudah," tegas Darmawangsyah, membangkitkan semangat warga yang hadir.
Sebagai pendamping Husniah di Pilkada Gowa, Darmawangsyah menegaskan bahwa pengembangan UMKM adalah salah satu dari sembilan fokus utama program yang mereka tawarkan. Dengan dukungan penuh kepada para pengrajin batu merah, ia yakin dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang lebih signifikan.
Di hadapan warga, Darmawangsyah mengungkapkan rencana besar untuk berkolaborasi dengan bank seperti BPD dan BRI, membuka ruang bagi para pengrajin agar lebih mudah mendapatkan modal usaha. Langkah ini, menurutnya, adalah solusi jitu untuk memperlancar usaha pengrajin dan meningkatkan produktivitas mereka.
“Ini bukan janji kosong. Jika saya bersama Ibu Husniah ditakdirkan memimpin Kabupaten Gowa, kami akan memastikan Bank BPD dan BRI siap membantu para pengrajin batu merah mendapatkan KUR. Dengan modal yang cukup, usaha mereka pasti akan berkembang lebih pesat,” tambahnya dengan penuh keyakinan.
Mendengar komitmen yang ditawarkan Paslon Hati Damai, warga Desa Tangke Bajeng pun semakin optimis. Mereka berharap program yang diusulkan dapat segera terealisasi dan membawa perubahan positif bagi perekonomian desa.
"Saya yakin pemimpin yang baik adalah mereka yang peduli dan hadir langsung di tengah-tengah masyarakat. Darmawangsyah sudah membuktikan itu," ujar Basir Dg Tutu, tokoh masyarakat setempat.
Kunjungan ini menjadi bagian dari kampanye Darmawangsyah untuk terus merajut komunikasi erat dengan masyarakat Gowa, dengan harapan memenangkan hati rakyat menjelang pemilihan.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut sejumlah tokoh masyarakat setempat, antara lain Basir Dg Tutu, Kamaruddin Tiro, Alimuddin, Abdul Haris Dg Tawang, Djunaidi Dg Nai, Dahlan Dg Ngalle, Arifin Tiro, Dahlan Dg Ngerang, Muas Dg Mua, Amiruddin Dg Puna, Said Dg Ngola.
(GUS)
Berita Terkait
News
Tim UNIMUDA Sorong–UNIPA Bantu Atasi Air Sumur Keruh yang Ancam Keberlanjutan UMKM
Dosen Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong berkolaborasi dengan Universitas Papua (UNIPA) menerapkan teknologi penyaring air (Water Cleaner Technology) di dua UMKM unggulan Kabupaten Sorong
Jum'at, 21 Agu 2026 20:15
Ekbis
Kalla Institute Dampingi UMKM MASSIPA’ Perkuat Bisnis dengan Inovasi Digital
Kalla Institute mendampingi UMKM MASSIPA’ Keripik Pisang melalui program pengabdian kepada masyarakat (PKM) berbasis teknologi dan inovasi.
Jum'at, 21 Agu 2026 18:57
Ekbis
Makassar Jadi Kota Perdana Teras Perwira 2026, Grab Bekali UMKM Strategi Digital
Setelah Makassar, rangkaian Teras Perwira Spesial Ulang Tahun 2026 akan berlanjut ke kota-kota lain dengan target menjangkau lebih dari 1.000 mitra GrabMerchant di 10 kota di Indonesia.
Rabu, 19 Agu 2026 12:03
Ekbis
HUT ke-81 RI, Pelindo Jasa Maritim Dukung UMKM Lokal Tumbuh & Mandiri
Sebanyak 16 UMKM binaan PJM turut ambil bagian dengan menampilkan beragam produk unggulan yang berkualitas dan memiliki daya saing.
Selasa, 18 Agu 2026 16:49
News
Wabup Gowa dan Andi Tenri Indah Terima Penghargaan Kwarnas di Jamnas
Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Gowa, Darmawangsyah Muin, dan Bendahara Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sulawesi Selatan, Andi Tenri Indah, menerima penghargaan dari Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka.
Jum'at, 14 Agu 2026 19:21
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Roadshow 2 Golkar Sulsel Dimulai, IAS Sempatkan Pimpin Doa untuk Korban Gempa NTT
2
DPRD Makassar Soroti Kematian Bayi di RSIA Paramount, Minta Hasil Audit Segera Rampung
3
Polisi Minta Empat Terduga Pengeroyok IRT di Jeneponto Menyerahkan Diri
4
OJK Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah Lewat EKSiS 2026
5
Warga Jeneponto Mengungsi di Flores Minta Bantuan Bupati Usai Gempa
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Roadshow 2 Golkar Sulsel Dimulai, IAS Sempatkan Pimpin Doa untuk Korban Gempa NTT
2
DPRD Makassar Soroti Kematian Bayi di RSIA Paramount, Minta Hasil Audit Segera Rampung
3
Polisi Minta Empat Terduga Pengeroyok IRT di Jeneponto Menyerahkan Diri
4
OJK Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah Lewat EKSiS 2026
5
Warga Jeneponto Mengungsi di Flores Minta Bantuan Bupati Usai Gempa