Tim Hukum Aurama' Desak Polisi Proses Hukum Perusak Baliho di Bontomarannu
Senin, 11 Nov 2024 10:14
Kolase foto laporan dan pelaku pengrusakan baliho di Bontomarannu, Gowa. Foto: Istimewa
GOWA - Tim Hukum Paslon nomor urut 1, Amir Uskara-Irmawati (Aurama) meminta pihak kepolisian, khususnya Polres Gowa, untuk segera memproses laporan terkait dugaan pengrusakan baliho milik pasangan Aurama di Jalan Depan Pasar Batu Napara, Desa Nirannuang, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa.
Diketahui laporan tersebut dimasukkan langsung oleh perwakilan tim hukum Aurama, Muallim Bahar ke Polres Gowa pada Minggu, 10 November 2024. Dalam laporannya tersebut tim hukum Aurama melaporkan pelaku pengrusakan yakni S.
Dalam video yang beredar, S melakukan pengrusakan baliho Aurama' di dua titik. Ada yang dirobek-robek spanduknya, ada juga yang dipatahkan kayu balihonya.
Juru Bicara Aurama, Djaya Jumain mengatakan bahwa menanggapi video yang viral di media sosial yang menampilkan pengrusakan baliho pasangan calon yang diusung. Djaya menegaskan bahwa kasus ini telah dilaporkan dan menjadi perhatian Polres Gowa.
“Kami menghimbau kepada seluruh relawan, simpatisan, dan pendukung Aurama agar tetap fokus menjaga basis suara masing-masing dan tidak terprovokasi,” ujar Djaya.
Ia menekankan agar pendukung pasangan Amir Uskara-Irmawati menyerahkan proses penegakan hukum kepada kepolisian untuk mendalami motif di balik kejadian ini, dan tetap menjaga ketenangan jelang hari pemilihan pada 27 November 2024.
“Kami juga meminta kepada tim dan relawan Aurama untuk tidak terpancing provokasi dan fokus pada tugas menjaga basis serta mendulang suara,” lanjutnya.
Kasus ini menjadi sorotan publik karena diyakini dapat memengaruhi jalannya kampanye pasangan calon. Tim hukum Aurama berharap pihak kepolisian segera memberikan penjelasan terkait perkembangan penyelidikan, sehingga situasi di lapangan tetap kondusif.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Bahtiar mengungkapkan pihaknya telah mendapat informasi pengrusakan tersebut. Pelaku saat ini sudah diamankan oleh pihak kepolisian.
"Saya baru dapat informasi dari Bawaslu katanya ada mau melapor ke Bawaslu, saya tunggu dulu apakah jadi melapor atau tidak. Untuk pelaku, tindakan kepolisian tadi malam sudah diamankan sementara oleh pelaku, bukan ditangkap tapi diamankan," ungkapnya.
AKP Bahtiar menghimbau kepada semua lapisan masyarakat untuk tidak terpancing dan terprovokasi dengan kejadian ini.
"Artinya para pihak semua masyarakat saling menahan diri, pendukung semua paslon agar tidak saling memprovokasi. Karena begitu banyaknya APK-APK dirusak oleh orang tidak bertanggungjawab. Diharapkan tidak terjadi lagi," jelasnya.
Diketahui laporan tersebut dimasukkan langsung oleh perwakilan tim hukum Aurama, Muallim Bahar ke Polres Gowa pada Minggu, 10 November 2024. Dalam laporannya tersebut tim hukum Aurama melaporkan pelaku pengrusakan yakni S.
Dalam video yang beredar, S melakukan pengrusakan baliho Aurama' di dua titik. Ada yang dirobek-robek spanduknya, ada juga yang dipatahkan kayu balihonya.
Juru Bicara Aurama, Djaya Jumain mengatakan bahwa menanggapi video yang viral di media sosial yang menampilkan pengrusakan baliho pasangan calon yang diusung. Djaya menegaskan bahwa kasus ini telah dilaporkan dan menjadi perhatian Polres Gowa.
“Kami menghimbau kepada seluruh relawan, simpatisan, dan pendukung Aurama agar tetap fokus menjaga basis suara masing-masing dan tidak terprovokasi,” ujar Djaya.
Ia menekankan agar pendukung pasangan Amir Uskara-Irmawati menyerahkan proses penegakan hukum kepada kepolisian untuk mendalami motif di balik kejadian ini, dan tetap menjaga ketenangan jelang hari pemilihan pada 27 November 2024.
“Kami juga meminta kepada tim dan relawan Aurama untuk tidak terpancing provokasi dan fokus pada tugas menjaga basis serta mendulang suara,” lanjutnya.
Kasus ini menjadi sorotan publik karena diyakini dapat memengaruhi jalannya kampanye pasangan calon. Tim hukum Aurama berharap pihak kepolisian segera memberikan penjelasan terkait perkembangan penyelidikan, sehingga situasi di lapangan tetap kondusif.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Bahtiar mengungkapkan pihaknya telah mendapat informasi pengrusakan tersebut. Pelaku saat ini sudah diamankan oleh pihak kepolisian.
"Saya baru dapat informasi dari Bawaslu katanya ada mau melapor ke Bawaslu, saya tunggu dulu apakah jadi melapor atau tidak. Untuk pelaku, tindakan kepolisian tadi malam sudah diamankan sementara oleh pelaku, bukan ditangkap tapi diamankan," ungkapnya.
AKP Bahtiar menghimbau kepada semua lapisan masyarakat untuk tidak terpancing dan terprovokasi dengan kejadian ini.
"Artinya para pihak semua masyarakat saling menahan diri, pendukung semua paslon agar tidak saling memprovokasi. Karena begitu banyaknya APK-APK dirusak oleh orang tidak bertanggungjawab. Diharapkan tidak terjadi lagi," jelasnya.
(UMI)
Berita Terkait
News
Menjemput Takdir Sejarah di Tanah Bersejarah
Begitulah Darmawangsyah Muin, yang akrab disingkat DM, menjemput takdir politiknya di tanah bersejarah, Gowa. Pada 28 Oktober 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman melantiknya sebagai Bupati Gowa ke-12.
Kamis, 29 Okt 2026 13:53
News
Identitas Terduga Pelaku Tabrak Lari di Poros Malino Gowa Terungkap, Polisi Sudah Amankan
Satlantas Polresta Gowa mengamankan S (40), warga Dusun Moncongang, Desa Bontomanai, Kecamatan Bungaya, Kabupaten Gowa.
Jum'at, 23 Okt 2026 17:22
Sulsel
Polisi Buru Pelaku Tabrak Lari di Gowa, Korban Sudah Kritis 6 Hari
Polresta Gowa berkomitmen menuntaskan kasus tabrak lari yang terjadi di Jalan Poros Malino, Kelurahan Mawang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa pada Rabu (14/10/2026) malam. Pelaku sementara diburu.
Kamis, 22 Okt 2026 07:44
News
Tolong! Korban Tabrak Lari di Gowa Koma 5 Hari, Polisi Belum Berhasil Temukan Pelaku
Kecelakaan lalu lintas tabrak lari terjadi di Jalan Poros Malino, Kelurahan Mawang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa pada Rabu (14/10/2026) malam.
Rabu, 21 Okt 2026 17:26
Sulsel
Bawaslu Selayar Temukan 3 Orang Meninggal yang Masuk Daftar Pemilih di Putabangun
Bawaslu Kabupaten Kepulauan Selayar melaksanakan uji petik data pemilih di Kelurahan Putabangun, Kecamatan Bontoharu, Senin (12/10/2026).
Senin, 12 Okt 2026 18:01
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sambut HUT Ke-419, Pemkot Makassar Gelar CSR Expo Selama 3 Hari
2
Sambut HUT ke-15, Nasdem Sulsel Gelar Aksi Jumat Berkah di Makassar
3
Partnership Ikonik McDonald’s dan G-DRAGON Hadir di Indonesia Lewat Joah-Yo! Meal
4
Dualisme Kepengurusan, Technical Delegate Diduga Halangi Atlet Berlaga Di Porprov XVIII
5
Perketat Pengawasan RS Sandi Karsa Usai Insiden Pasien Meninggal
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sambut HUT Ke-419, Pemkot Makassar Gelar CSR Expo Selama 3 Hari
2
Sambut HUT ke-15, Nasdem Sulsel Gelar Aksi Jumat Berkah di Makassar
3
Partnership Ikonik McDonald’s dan G-DRAGON Hadir di Indonesia Lewat Joah-Yo! Meal
4
Dualisme Kepengurusan, Technical Delegate Diduga Halangi Atlet Berlaga Di Porprov XVIII
5
Perketat Pengawasan RS Sandi Karsa Usai Insiden Pasien Meninggal