Pengawas TPS 009 Usir Wartawan saat Liput Calon Wakil Bupati Maros
Rabu, 27 Nov 2024 12:30
Lokasi TPS Calon Wakil Bupati Maros A Muetazim Mansyur yang menjadi lokasi pengusiran wartawan oleh Pengawas TPS. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Seorang Pengawas TPS 009 Tamarampu, Kecamatan Mandai, Siti Alfia Ghazali mengusir wartawan yang sedang meliput calon Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur ketika menyalurkan hak pilihnya.
Pengawas TPS melarang media mendokumentasikan kegiatan TPS yang berada di kolom rumah warga.
“Tolong keluar yah, tidak boleh ada yang ambil gambar,” ujar petugas dengan nada tegas.
Wartawan yang sudah keluar dan mengambil gambar dari luar area TPS pun tetap diusir.
Bahkan, pihak pengawas memanggil petugas keamanan untuk mengawal media yang mencoba mendokumentasikan proses pencoblosan.
"Tolong petugas, atur dulu ini mereka. Ini sudah aturan yah," teriak petugas pengawas kepada wartawan.
Salah satu jurnalis, Asisah, mengungkapkan bahwa dirinya sudah mengikuti arahan untuk keluar dari TPS dan hanya mengambil gambar dari kejauhan. Namun, tetap mendapatkan perlakuan serupa.
"Saya sudah keluar dan mengambil gambar dari luar area TPS, tetapi tetap diusir. Bahkan dilarang mengambil gambar sama sekali," ungkap Asisah.
Sikap tegas petugas TPS ini memicu pertanyaan dari para jurnalis tentang transparansi pelaksanaan pemilu di TPS tersebut, terutama saat seorang kandidat kepala daerah ikut mencoblos.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Bawaslu Maros, Sufirman mengatakan, pihaknya akan memanggil pengawas tersebut.
"Kami akan panggil PTPS tersebut ke tingkat kabupaten," tutupnya.
Pengawas TPS melarang media mendokumentasikan kegiatan TPS yang berada di kolom rumah warga.
“Tolong keluar yah, tidak boleh ada yang ambil gambar,” ujar petugas dengan nada tegas.
Wartawan yang sudah keluar dan mengambil gambar dari luar area TPS pun tetap diusir.
Bahkan, pihak pengawas memanggil petugas keamanan untuk mengawal media yang mencoba mendokumentasikan proses pencoblosan.
"Tolong petugas, atur dulu ini mereka. Ini sudah aturan yah," teriak petugas pengawas kepada wartawan.
Salah satu jurnalis, Asisah, mengungkapkan bahwa dirinya sudah mengikuti arahan untuk keluar dari TPS dan hanya mengambil gambar dari kejauhan. Namun, tetap mendapatkan perlakuan serupa.
"Saya sudah keluar dan mengambil gambar dari luar area TPS, tetapi tetap diusir. Bahkan dilarang mengambil gambar sama sekali," ungkap Asisah.
Sikap tegas petugas TPS ini memicu pertanyaan dari para jurnalis tentang transparansi pelaksanaan pemilu di TPS tersebut, terutama saat seorang kandidat kepala daerah ikut mencoblos.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Bawaslu Maros, Sufirman mengatakan, pihaknya akan memanggil pengawas tersebut.
"Kami akan panggil PTPS tersebut ke tingkat kabupaten," tutupnya.
(MAN)
Berita Terkait
News
Milad ke-28, IJTI Sulselbar Soroti Krisis Ekosistem Pers di Era Digital
Diskusi yang menjadi rangkaian Milad ke-28 IJTI itu mengangkat tema "Krisis Ekosistem Pers di Era Disrupsi Digital: Perlindungan Jurnalis dan Regulasi yang Berkeadilan".
Minggu, 09 Agu 2026 10:24
News
PT Vale Perkuat Kapasitas Jurnalis, Dorong Ekosistem Informasi Publik yang Kredibel
PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) kembali menggelar program Upskilling & Site Visit Media di Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, Sulsel, pada 26–28 Juli 2026.
Senin, 27 Jul 2026 11:14
News
Halal Bihalal di Makassar, Haka Auto Perkuat Kolaborasi dengan Jurnalis
Suasana hangat pasca Idul Fitri dimanfaatkan PT Bumi Hijau Motor (Haka Auto) untuk mempererat hubungan dengan insan media melalui kegiatan Halal Bihalal yang digelar di showroom BYD Haka Karebosi, Makassar.
Sabtu, 28 Mar 2026 14:04
Sulsel
Refleksi Setahun Chaidir–Muetazim: Stunting Turun, Infrastruktur Digenjot
Kepemimpinan Chaidir Syam dan Muetazim Mansyur sebagai Bupati dan Wakil Bupati Maros tepat berusia setahun. Melalui kegiatan Refleksi Satu Tahun Pengabdian, capaian keduanya dipaparkan.
Jum'at, 20 Feb 2026 19:31
News
Pilkada Langsung Disebut Beri Ruang Demokrasi, Guru Besar UINAM Tetap Ingatkan Risikonya
Pilkada langsung yang sudah dijalani sekitar 20 tahun terakhir, dinilai memberi ruang demokrasi untuk masyarakat. Meski, demikian risiko yang terjadi tetap sangat memungkinkan.
Selasa, 10 Feb 2026 18:23
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Putri Sulung Mantan Rektor UNM Sampaikan Pesan Khusus untuk Prof Hasmyati
2
Pengamat Sarankan Wali Kota Makassar Appi Sebaiknya Hengkang dari Golkar
3
Kejurda Pelajar Metro School IV Sulselbar Sukses Digelar, Dojo Maros Juara Umum
4
IPCM Perluas Peta Bisnis Maritim, Bidik Kawasan Industri hingga Indonesia Timur
5
Pemkot Makassar Gandeng Bank Sampah, Tanamkan Budaya Kebersihan di SD dan SMP
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Putri Sulung Mantan Rektor UNM Sampaikan Pesan Khusus untuk Prof Hasmyati
2
Pengamat Sarankan Wali Kota Makassar Appi Sebaiknya Hengkang dari Golkar
3
Kejurda Pelajar Metro School IV Sulselbar Sukses Digelar, Dojo Maros Juara Umum
4
IPCM Perluas Peta Bisnis Maritim, Bidik Kawasan Industri hingga Indonesia Timur
5
Pemkot Makassar Gandeng Bank Sampah, Tanamkan Budaya Kebersihan di SD dan SMP