Soal Kasus Dugaan Korupsi Bimtek TP-PKK dan Desa di Lutim Masih Menunggu Audit Inspektorat
Sabtu, 30 Nov 2024 20:01
Kantor Kejari Luwu Timur. Foto: Istimewa
LUWU TIMUR - Kasus dugaan korupsi dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) TP-PKK serta sejumlah Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Luwu Timur hingga kini masih bergulir.
Namun hingga saat ini, kasus ini masih menunggu hasil audit resmi dari Inspektorat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah pihak yang diduga terkait dengan kasus ini telah dimintai keterangan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Luwu Timur.
Namun, perkembangan signifikan masih belum terlihat karena hasil audit menjadi kunci penentu langkah hukum selanjutnya.
Kasi Intel Kejari Luwu Timur, Bara menyatakan pihaknya belum dapat memberikan banyak informasi sebelum hasil audit Inspektorat keluar.
“Masih sementara di Inspektorat. Kalau sudah keluar hasilnya, pasti kita kasih tahu,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (30/11/24).
Bara menambahkan proses audit memerlukan waktu cukup lama, terutama karena cakupan obyek yang diaudit lumayan luas.
"Tergantung obyeknya, Om. Kalau 125 desa ya mungkin butuh waktu agak lama," jelasnya.
Namun hingga saat ini, kasus ini masih menunggu hasil audit resmi dari Inspektorat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah pihak yang diduga terkait dengan kasus ini telah dimintai keterangan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Luwu Timur.
Namun, perkembangan signifikan masih belum terlihat karena hasil audit menjadi kunci penentu langkah hukum selanjutnya.
Kasi Intel Kejari Luwu Timur, Bara menyatakan pihaknya belum dapat memberikan banyak informasi sebelum hasil audit Inspektorat keluar.
“Masih sementara di Inspektorat. Kalau sudah keluar hasilnya, pasti kita kasih tahu,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (30/11/24).
Bara menambahkan proses audit memerlukan waktu cukup lama, terutama karena cakupan obyek yang diaudit lumayan luas.
"Tergantung obyeknya, Om. Kalau 125 desa ya mungkin butuh waktu agak lama," jelasnya.
(UMI)
Berita Terkait
News
Konflik Lahan Laoli, Kehadiran Manajer PT KITLT Jadi Sorotan
Konflik panas penolakan pengosongan lahan di Dusun Laoli, Desa Harapan, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, akhirnya menyingkap tabir gelap.
Senin, 03 Agu 2026 11:32
Sulsel
Merasa Dirugikan, Ketua HAM-LUTIM Minta Dua Media Cabut Kutipan Pernyataannya
Himpunan Mahasiswa Luwu Timur (HAM-LUTIM) Batara Guru mengeluarkan pernyataan tegas menyusul maraknya pemberitaan di sejumlah media online yang mencatut nama Ketua Umumnya, Rishariyadi.
Minggu, 02 Agu 2026 08:55
News
Konflik Laoli di Luwu Timur Diduga "Dipelihara" Oknum agar Tetap Panas
Pemkab Luwu Timur terus dan telah menempuh upaya persuasif guna menghadapi masyarakat di konflik lahan Dusun Laoli, Desa Harapan, Kecamatan Malili.
Kamis, 30 Jul 2026 13:21
News
Akhirnya Petani Akui Lahan di Laoli Milik Pemkab Lutim: Ngotot Hanya Karena Mau Ganti Rugi yang Sesuai
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP tengah melakukan upaya pengosongan lahan milik Pemkab Luwu Timur di Dusun Laoli, Desa Harapan, Kecamatan Malili, Kamis (30/7/2026).
Kamis, 30 Jul 2026 09:28
Sulsel
Mengapa Pemkab Lutim Menolak Istilah Penggusuran di Laoli? Ini Penjelasan Lengkapnya
Polemik rencana pengosongan lahan di Dusun Laoli, Desa Harapan, Kecamatan Malili, memunculkan perdebatan di ruang publik.
Rabu, 29 Jul 2026 13:52
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dugaan Pungli Perizinan di Gowa Berpotensi Menyeret Tersangka Baru
2
Pansus Temukan 50 Aset DLHK Sulsel Belum Bersertifikat, Ada yang Dikuasai Eks Pegawai
3
Konflik Lahan Laoli, Kehadiran Manajer PT KITLT Jadi Sorotan
4
Warga Makassar Apresiasi Layanan Pasti Ada Solusi Kementerian Hukum
5
Asmo Sulsel Dukung Hajatan FIF di Gowa: Padukan Hiburan, CSR, & Layanan Honda
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dugaan Pungli Perizinan di Gowa Berpotensi Menyeret Tersangka Baru
2
Pansus Temukan 50 Aset DLHK Sulsel Belum Bersertifikat, Ada yang Dikuasai Eks Pegawai
3
Konflik Lahan Laoli, Kehadiran Manajer PT KITLT Jadi Sorotan
4
Warga Makassar Apresiasi Layanan Pasti Ada Solusi Kementerian Hukum
5
Asmo Sulsel Dukung Hajatan FIF di Gowa: Padukan Hiburan, CSR, & Layanan Honda