Pria Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Maros, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan
Senin, 08 Jun 2026 13:16
Lokasi penemuan jenazah pria bersimbah darah di Desa Sudirman, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Warga Desa Sudirman, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, digegerkan dengan penemuan jenazah seorang pria yang tergeletak bersimbah darah di pinggir jalan raya, Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 19.30 Wita.
Korban diketahui berinisial AH (50), warga Kecamatan Tanralili. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Dusun Bira, Desa Sudirman.
Kapolres Maros, AKBP Douglas Mahendrajaya, mengatakan korban ditemukan dengan luka serius pada bagian leher yang diduga akibat tindak pidana pembunuhan.
"Pada hari Minggu, sekitar pukul 19.30 WITA di Dusun Bira, Desa Sudirman, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, ditemukan seseorang bersimbah darah yang sudah terkapar di jalan raya. Setelah kami mendapatkan informasi tersebut, anggota langsung ke lokasi kejadian, dan menemukan korban telah meninggal dunia dengan mengalami luka di bagian leher yang kami duga merupakan korban pembunuhan," ujar Douglas kepada wartawan saat ditemui di Polsek Tanralili.
Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan awal, korban diketahui mengalami satu luka sayatan pada bagian depan leher sepanjang sekitar 18 sentimeter.
"Dari hasil olah TKP dan keterangan awal, terdapat satu sayatan di bagian leher sekitar 18 sentimeter. Rencananya hari ini, Senin, akan dilaksanakan otopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Sulawesi Selatan," jelas Douglas.
Sejumlah barang bukti juga telah diamankan dari lokasi kejadian, antara lain satu unit sepeda motor milik korban, helm, dan pakaian yang dikenakan korban saat ditemukan.
Kapolres mengatakan penyelidikan masih terus dilakukan oleh Polres Maros bersama Polsek Tanralili dengan dukungan tim Reserse Kriminal Polda Sulawesi Selatan.
"Sampai saat ini jajaran Polres Maros beserta Polsek Tanralili dan juga dibackup dari Reskrim Polda Sulawesi Selatan terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pelaku dari kejadian tersebut," katanya.
Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk warga yang pertama kali menemukan korban dan beberapa orang yang diduga mengetahui informasi terkait peristiwa tersebut.
"Sudah ada saksi yang diperiksa, baik saksi yang menemukan korban maupun saksi-saksi lainnya. Saat ini masih dilakukan pemeriksaan di Polres Maros," ungkapnya.
Terkait senjata yang digunakan pelaku, polisi menduga korban mengalami luka akibat sayatan benda tajam. Namun, jenis senjata yang digunakan masih belum diketahui.
"Kami menduga luka tersebut akibat sayatan senjata tajam, tetapi alat atau senjata yang digunakan masih belum diketahui," ujarnya.
Hingga kini, penyidik masih mendalami motif pembunuhan tersebut. Polisi juga menyelidiki kemungkinan korban telah dibuntuti atau telah ditunggu oleh pelaku sebelum kejadian.
Korban diketahui berinisial AH (50), warga Kecamatan Tanralili. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Dusun Bira, Desa Sudirman.
Kapolres Maros, AKBP Douglas Mahendrajaya, mengatakan korban ditemukan dengan luka serius pada bagian leher yang diduga akibat tindak pidana pembunuhan.
"Pada hari Minggu, sekitar pukul 19.30 WITA di Dusun Bira, Desa Sudirman, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, ditemukan seseorang bersimbah darah yang sudah terkapar di jalan raya. Setelah kami mendapatkan informasi tersebut, anggota langsung ke lokasi kejadian, dan menemukan korban telah meninggal dunia dengan mengalami luka di bagian leher yang kami duga merupakan korban pembunuhan," ujar Douglas kepada wartawan saat ditemui di Polsek Tanralili.
Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan awal, korban diketahui mengalami satu luka sayatan pada bagian depan leher sepanjang sekitar 18 sentimeter.
"Dari hasil olah TKP dan keterangan awal, terdapat satu sayatan di bagian leher sekitar 18 sentimeter. Rencananya hari ini, Senin, akan dilaksanakan otopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Sulawesi Selatan," jelas Douglas.
Sejumlah barang bukti juga telah diamankan dari lokasi kejadian, antara lain satu unit sepeda motor milik korban, helm, dan pakaian yang dikenakan korban saat ditemukan.
Kapolres mengatakan penyelidikan masih terus dilakukan oleh Polres Maros bersama Polsek Tanralili dengan dukungan tim Reserse Kriminal Polda Sulawesi Selatan.
"Sampai saat ini jajaran Polres Maros beserta Polsek Tanralili dan juga dibackup dari Reskrim Polda Sulawesi Selatan terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pelaku dari kejadian tersebut," katanya.
Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk warga yang pertama kali menemukan korban dan beberapa orang yang diduga mengetahui informasi terkait peristiwa tersebut.
"Sudah ada saksi yang diperiksa, baik saksi yang menemukan korban maupun saksi-saksi lainnya. Saat ini masih dilakukan pemeriksaan di Polres Maros," ungkapnya.
Terkait senjata yang digunakan pelaku, polisi menduga korban mengalami luka akibat sayatan benda tajam. Namun, jenis senjata yang digunakan masih belum diketahui.
"Kami menduga luka tersebut akibat sayatan senjata tajam, tetapi alat atau senjata yang digunakan masih belum diketahui," ujarnya.
Hingga kini, penyidik masih mendalami motif pembunuhan tersebut. Polisi juga menyelidiki kemungkinan korban telah dibuntuti atau telah ditunggu oleh pelaku sebelum kejadian.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Bantu Pemulihan Piutang, Polres-Kajari Maros Terima Penghargaan dari Pemerintah
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros memberikan penghargaan kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Maros dan Polres Maros atas kontribusinya dalam membantu pemulihan piutang dan tunggakan pajak daerah.
Senin, 31 Agu 2026 13:36
News
Polres Maros Ungkap Kasus Pencurian Rumah, Pelaku Ditangkap di Sulawesi Tengah
Satreskrim Polres Maros berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang terjadi di Perumahan Bumi Asera Moncongloe, Desa Moncongloe Bulu, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros.
Minggu, 23 Agu 2026 14:49
News
Hilang Sejak Juli 2024, Jasad Mitha Wanita Asal Wajo Akhirnya Ditemukan di Jurang Morowali
Polres Wajo berhasil mengungkap kasus hilangnya perempuan bernama Paramitha Titania Anggelica (28) asal Bottodongga, Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo dua tahun lalu.
Senin, 10 Agu 2026 21:21
Sulsel
AKBP Devi Sujana Resmi Menjabat Kapolres Maros, Gantikan AKBP Douglas Mahendrajaya
Kepemimpinan di Polres Maros resmi berganti. AKBP Devi Sujana kini menjabat sebagai Kapolres Maros menggantikan AKBP Douglas Mahendrajaya setelah Upacara Sertijab di Aula Mappaoddang Mapolda Sulsel.
Kamis, 30 Jul 2026 16:13
News
Kasus Pembunuhan di Tallo Bikin Legislator Dorong Optimalisasi Pemasangan CCTV
Kasus pembunuhan terhadap NU, anak perempuan berusia 12 tahun di Kecamatan Tallo, Kota Makassar, memicu keprihatinan berbagai pihak.
Kamis, 28 Mei 2026 18:51
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
BNI Wilayah 07 Ucapkan Dirgahayu ke-81 TNI Angkatan Laut
2
Polisi Tetapkan 3 Pelaku Penyiraman Air Cabai di Jeneponto sebagai DPO
3
Pertamina Percepat Penyaluran LPG 3 Kg, Pasokan Sulsel Ditambah hingga 130 Persen
4
Warga Jeneponto Keluhkan LPG 3 Kg Langka Selama Sepekan
5
Warga Desa Wawondula Nyatakan Dukungan Penuh untuk Program Bupati Ibas-Puspa
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
BNI Wilayah 07 Ucapkan Dirgahayu ke-81 TNI Angkatan Laut
2
Polisi Tetapkan 3 Pelaku Penyiraman Air Cabai di Jeneponto sebagai DPO
3
Pertamina Percepat Penyaluran LPG 3 Kg, Pasokan Sulsel Ditambah hingga 130 Persen
4
Warga Jeneponto Keluhkan LPG 3 Kg Langka Selama Sepekan
5
Warga Desa Wawondula Nyatakan Dukungan Penuh untuk Program Bupati Ibas-Puspa