Jadi Kado Usia ke-19, Prodi Kesmas UIN Alauddin Berhasil Raih Akreditasi Unggul
Jum'at, 27 Des 2024 20:08
Prodi Kesmas UIN Alauddin Makassar kantongi akreditasi Unggul LAM-PTKes sesuai SK Nomor 1110/LAM-PTKES/AKR/SAR/XII/2024. Foto: Istimewa
GOWA - Program Studi (Prodi) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Alauddin Makassar berhasil mengantongi akreditasi Unggul dari LAM-PTKes. Hal ini tertuang dalam SK Nomor 1110/LAM-PTKES/AKR/SAR/XII/2024, yang dikeluarkan pada 27 Desember 2024.
Pencapaian ini menjadi tonggak sejarah baru, mengingat Prodi Kesmas merupakan program studi pertama di FKIK UIN Alauddin yang berhasil meraih akreditasi tertinggi tersebut. Selain itu, capaian ini juga menjadi hadiah manis di usia ke-19 Prodi Kesmas sejak didirikan.
Ketua Prodi Kesmas, Abd Majid HR Lagu bersyukur atas pencapaian ini.
“Alhamdulillah, usaha dan doa kita bersama akhirnya terwujud. Ini adalah impian yang menjadi kenyataan di usia ke-19 perjalanan Prodi Kesmas. Semoga ini menjadi pembuka jalan bagi prodi lainnya di FKIK untuk ikut meraih status Unggul," ungkapnya penuh haru.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari kerja kolektif semua pihak, mulai dari pimpinan universitas, fakultas, hingga mahasiswa dan alumni.
“Sinergitas dan soliditas adalah kunci utama dari semua ini. Kami berterima kasih kepada Pak Rektor, para Wakil Rektor, Ibu Dekan FKIK, tim borang, dosen, tendik, mahasiswa, dan semua yang berkontribusi dalam perjalanan panjang ini,” tambahnya.
Perjalanan menuju akreditasi Unggul bukanlah hal yang mudah. Proses akreditasi oleh LAM-PTKes mengharuskan Prodi Kesmas memenuhi sembilan kriteria ketat, mulai dari kualitas pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, hingga tata kelola institusi.
“Ini bukan sekadar capaian administratif, tetapi pembuktian bahwa kami mampu memberikan layanan pendidikan yang berkualitas, inovatif, dan berdaya saing. Tantangan terbesar adalah menjaga komitmen semua pihak untuk terus berkontribusi sesuai kapasitas masing-masing,” jelas Abd Majid.
Prodi Kesmas juga tidak bekerja sendiri. Dukungan penuh dari pimpinan universitas, termasuk Rektor UIN Alauddin, para Wakil Rektor, serta Dekan FKIK, menjadi elemen penting yang menguatkan setiap langkah proses akreditasi. Tim borang, yang terdiri dari dosen dan staf ahli, juga memainkan peran strategis dalam menyusun dokumen yang relevan dan komprehensif.
Raihan akreditasi Unggul ini membawa dampak besar bagi institusi. Selain meningkatkan reputasi Prodi Kesmas di tingkat nasional, pencapaian ini juga membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa dan alumni untuk bersaing di pasar kerja global.
“Akreditasi Unggul adalah cerminan dari kualitas. Ini akan memberikan kepercayaan lebih besar dari pihak eksternal, termasuk mitra kerja sama, pengguna lulusan, dan calon mahasiswa baru,” ungkap Abd Majid.
Namun, capaian ini juga menjadi tantangan baru. Prodi Kesmas harus terus berinovasi, menjaga mutu pendidikan, serta merespons dinamika global di bidang kesehatan masyarakat.
Ketua Prodi Kesmas ini berharap bahwa capaian ini menjadi langkah awal untuk pencapaian yang lebih besar di masa depan.
“Kami tidak akan berhenti di sini. Ke depan, kami ingin meningkatkan kolaborasi dengan mitra nasional dan internasional, mengembangkan riset yang berdampak, serta mencetak lulusan yang siap berkontribusi di masyarakat,” jelasnya.
Sebagai penutup, Abd Majid menyampaikan doa dan harapan. “Semoga keberhasilan ini membawa berkah bagi semua pihak yang terlibat. Terima kasih atas kontribusi luar biasa dari pimpinan, dosen, staf, mahasiswa, alumni, dan seluruh keluarga besar Prodi Kesmas. Semoga Allah SWT membalasnya dengan pahala yang melimpah. Amin,” pungkasnya.
Pencapaian ini menjadi tonggak sejarah baru, mengingat Prodi Kesmas merupakan program studi pertama di FKIK UIN Alauddin yang berhasil meraih akreditasi tertinggi tersebut. Selain itu, capaian ini juga menjadi hadiah manis di usia ke-19 Prodi Kesmas sejak didirikan.
Ketua Prodi Kesmas, Abd Majid HR Lagu bersyukur atas pencapaian ini.
“Alhamdulillah, usaha dan doa kita bersama akhirnya terwujud. Ini adalah impian yang menjadi kenyataan di usia ke-19 perjalanan Prodi Kesmas. Semoga ini menjadi pembuka jalan bagi prodi lainnya di FKIK untuk ikut meraih status Unggul," ungkapnya penuh haru.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari kerja kolektif semua pihak, mulai dari pimpinan universitas, fakultas, hingga mahasiswa dan alumni.
“Sinergitas dan soliditas adalah kunci utama dari semua ini. Kami berterima kasih kepada Pak Rektor, para Wakil Rektor, Ibu Dekan FKIK, tim borang, dosen, tendik, mahasiswa, dan semua yang berkontribusi dalam perjalanan panjang ini,” tambahnya.
Perjalanan menuju akreditasi Unggul bukanlah hal yang mudah. Proses akreditasi oleh LAM-PTKes mengharuskan Prodi Kesmas memenuhi sembilan kriteria ketat, mulai dari kualitas pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, hingga tata kelola institusi.
“Ini bukan sekadar capaian administratif, tetapi pembuktian bahwa kami mampu memberikan layanan pendidikan yang berkualitas, inovatif, dan berdaya saing. Tantangan terbesar adalah menjaga komitmen semua pihak untuk terus berkontribusi sesuai kapasitas masing-masing,” jelas Abd Majid.
Prodi Kesmas juga tidak bekerja sendiri. Dukungan penuh dari pimpinan universitas, termasuk Rektor UIN Alauddin, para Wakil Rektor, serta Dekan FKIK, menjadi elemen penting yang menguatkan setiap langkah proses akreditasi. Tim borang, yang terdiri dari dosen dan staf ahli, juga memainkan peran strategis dalam menyusun dokumen yang relevan dan komprehensif.
Raihan akreditasi Unggul ini membawa dampak besar bagi institusi. Selain meningkatkan reputasi Prodi Kesmas di tingkat nasional, pencapaian ini juga membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa dan alumni untuk bersaing di pasar kerja global.
“Akreditasi Unggul adalah cerminan dari kualitas. Ini akan memberikan kepercayaan lebih besar dari pihak eksternal, termasuk mitra kerja sama, pengguna lulusan, dan calon mahasiswa baru,” ungkap Abd Majid.
Namun, capaian ini juga menjadi tantangan baru. Prodi Kesmas harus terus berinovasi, menjaga mutu pendidikan, serta merespons dinamika global di bidang kesehatan masyarakat.
Ketua Prodi Kesmas ini berharap bahwa capaian ini menjadi langkah awal untuk pencapaian yang lebih besar di masa depan.
“Kami tidak akan berhenti di sini. Ke depan, kami ingin meningkatkan kolaborasi dengan mitra nasional dan internasional, mengembangkan riset yang berdampak, serta mencetak lulusan yang siap berkontribusi di masyarakat,” jelasnya.
Sebagai penutup, Abd Majid menyampaikan doa dan harapan. “Semoga keberhasilan ini membawa berkah bagi semua pihak yang terlibat. Terima kasih atas kontribusi luar biasa dari pimpinan, dosen, staf, mahasiswa, alumni, dan seluruh keluarga besar Prodi Kesmas. Semoga Allah SWT membalasnya dengan pahala yang melimpah. Amin,” pungkasnya.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Rektor UIN Alauddin Jadi Khatib Salat Id Pemkot Makassar di Lapangan Karebosi
Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Prof Hamdan Juhannis, dijadwalkan menyampaikan khutbah pada pelaksanaan Salat Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah.
Jum'at, 20 Mar 2026 14:55
Sulsel
IKA FEBI UIN Alauddin Gelar Mubes dan Buka Puasa, Perkuat Konsolidasi Alumni
IKA Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Alauddin Makassar menggelar Musyawarah Besar (Mubes) yang dirangkaikan dengan kegiatan buka puasa bersama, Sabtu (6/3/2026).
Sabtu, 07 Mar 2026 09:16
News
BPP IKA UIN Alauddin Perkuat Konsolidasi dan Peran Strategis Alumni
Badan Pengurus Pusat Ikatan Alumni (BPP IKA) UIN Alauddin Makassar menggelar rapat koordinasi, sebagai langkah memperkuat konsolidasi organisasi dan peran strategis alumni dalam mendukung kemajuan institusi dan masyarakat.
Jum'at, 27 Feb 2026 16:40
News
Menag Ajak Guru Besar UIN Alauddin Bangun Episentrum Ilmu dan Peradaban
Menag RI, Nasaruddin Amir mengajak guru besar UIN Alauddin Makassar menjaga tradisi keilmuan. Ia mau, daerah di mana kampus berdiri, dikenal sebagai kota ilmuwan, episentrum peradaban Islam.
Senin, 09 Feb 2026 19:28
Sulsel
Forkeis UIN Alauddin Matangkan Arah Organisasi Lewat Upgrading 2026
Komunitas Studi Ekonomi Islam (KSEI) Forkeis Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar menutup rangkaian kegiatan Upgrading dan Rapat Kerja (Raker) 2026 di Baruga Paralegal, Minggu (8/2/2026).
Senin, 09 Feb 2026 11:17
Berita Terbaru