Direktur Pascasarjana UIN Alauddin Makassar Lantik 8 Pejabat Baru
Sabtu, 08 Feb 2025 07:48
Pejabat baru pascasarjana UIN Alauddin Makassar berfoto usai dilantik. Foto: Istimewa
GOWA - Direktur Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Prof Dr Abustani Ilyas M Ag melantik dan mengambil sumpah para pejabat baru di Aula Gedung Pascasarjana Kampus II UIN, Jumat 07 Februari 2025.
Pejabat yang dilantik yakni Ketua dan Sekretaris untuk Program Studi Magister Akuntansi Syariah, Magister Manajemen Bisnis Syariah, dan Magister Keperawatan serta sekretaris Prodi Dirasah Islamiyah (S2) dan Sekretaris Prodi Ekonomi syariah.
Acara pelantikan ini dihadiri Wakil Direktur Pascasarjana, Dekan dan Wakil Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Wakil Dekan III Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Pimpinan Prodi Lingkup Pascasarjana termasuk Ketua Prodi Magister Pendidikan Bahasa Arab, dosen, tenaga kependidikan, serta tamu undangan lainnya.
Direktur Pascasarjana UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. H. Abustani Ilyas, M.Ag, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi kepemimpinan, kebersamaan di lingkungan Pascasarjana.
“Kami berharap pejabat yang baru dilantik ini mampu membawa semangat baru dalam pengembangan akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kita memerlukan inovasi dalam bidang keilmuan berbasis syariah dan kesehatan untuk menjawab tantangan zaman,” ujar Prof. Abustani Ilyas.
Kasubag Tata Usaha Pascasarjana UIN Alauddin Makassar, Romy Yuyun, S.Sos membacakan SK pejabat yang dilantik. Adapun pejabat yang dilantik adalah sebagai berikut:
Ketua Prodi Akuntansi Syariah S2 : Dr. Jamaluddin M, S.E., M.Si
Sekretaris Prodi Akuntansi Syariah S2 : Dr. Andi Wawo, S.E., M.Sc. Ak
Ketua Prodi Manajemen Bisnis Syariah : Prof. Dr. Hj. Rika Dwi Ayu Permitasari, S.E., M.Com
Sekretaris Prodi Manajemen Bisnis Syariah : Dr. Sudirman, S.E., M.Si
Ketua Prodi Keperawatan : Dr. Hasnah, S.Sit., S.Kep., M.Kes
Sekretaris Prodi Keperawatan : Dr. Risnah, S.Kep., Ns. M.Kes
Sekretaris Prodi Dirasah Islamiyah S2 : Dr. Nasrullah Sapa, Lc., M.M
Sekretaris Prodi Ekonomi Syariah S2 : Prof. Dr. Umar Sulaiman, M,Pd
Pejabat yang dilantik yakni Ketua dan Sekretaris untuk Program Studi Magister Akuntansi Syariah, Magister Manajemen Bisnis Syariah, dan Magister Keperawatan serta sekretaris Prodi Dirasah Islamiyah (S2) dan Sekretaris Prodi Ekonomi syariah.
Acara pelantikan ini dihadiri Wakil Direktur Pascasarjana, Dekan dan Wakil Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Wakil Dekan III Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Pimpinan Prodi Lingkup Pascasarjana termasuk Ketua Prodi Magister Pendidikan Bahasa Arab, dosen, tenaga kependidikan, serta tamu undangan lainnya.
Direktur Pascasarjana UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. H. Abustani Ilyas, M.Ag, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi kepemimpinan, kebersamaan di lingkungan Pascasarjana.
“Kami berharap pejabat yang baru dilantik ini mampu membawa semangat baru dalam pengembangan akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kita memerlukan inovasi dalam bidang keilmuan berbasis syariah dan kesehatan untuk menjawab tantangan zaman,” ujar Prof. Abustani Ilyas.
Kasubag Tata Usaha Pascasarjana UIN Alauddin Makassar, Romy Yuyun, S.Sos membacakan SK pejabat yang dilantik. Adapun pejabat yang dilantik adalah sebagai berikut:
Ketua Prodi Akuntansi Syariah S2 : Dr. Jamaluddin M, S.E., M.Si
Sekretaris Prodi Akuntansi Syariah S2 : Dr. Andi Wawo, S.E., M.Sc. Ak
Ketua Prodi Manajemen Bisnis Syariah : Prof. Dr. Hj. Rika Dwi Ayu Permitasari, S.E., M.Com
Sekretaris Prodi Manajemen Bisnis Syariah : Dr. Sudirman, S.E., M.Si
Ketua Prodi Keperawatan : Dr. Hasnah, S.Sit., S.Kep., M.Kes
Sekretaris Prodi Keperawatan : Dr. Risnah, S.Kep., Ns. M.Kes
Sekretaris Prodi Dirasah Islamiyah S2 : Dr. Nasrullah Sapa, Lc., M.M
Sekretaris Prodi Ekonomi Syariah S2 : Prof. Dr. Umar Sulaiman, M,Pd
(MAN)
Berita Terkait
News
UiTM Malaysia dan UIN Alauddin Makassar Perkuat Kolaborasi Akademik
Program Studi Matematika, Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Alauddin Makassar menerima kunjungan akademik delegasi Fakulti Sains Komputer dan Matematik UiTM Malaysia pada 1–4 September 2026.
Kamis, 10 Sep 2026 09:02
News
Dosen UIN Alauddin Juara 1 Azan MTQ Korpri Nasional 2026
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dosen UIN Alauddin Makassar di panggung nasional. Dr. Baharuddin, S.Pd.I., M.Pd.I., berhasil meraih juara 1 Cabang Adzan pada MTQ Korpri Nasional VIII Tahun 2026.
Senin, 31 Agu 2026 15:34
Sulsel
Rektor UIN Alauddin Terima Kunjungan Kapolresta Gowa untuk Perkuat Sinergi Institusi
Penguatan sinergi antara kepolisian dan perguruan tinggi menjadi perhatian dalam kunjungan silaturahmi Kapolresta Gowa Kombes Pol. Dr. H. Muh. Yusuf Usman ke UIN Alauddin Makassar.
Rabu, 19 Agu 2026 09:34
Makassar City
Rektor UIN Alauddin Kibarkan Merah Putih di Bawah Laut Perairan Samalona
Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dilakukan dengan cara berbeda oleh UIN Alauddin Makassar. Rektor UIN Alauddin Makassar bersama tim penyelam mengibarkan bendera Merah Putih di bawah laut perairan Pulau Samalona.
Selasa, 18 Agu 2026 23:00
Sulsel
UPZ UIN Alauddin Makassar Salurkan Bantuan UKT kepada 126 Mahasiswa
Unit Pengelola Zakat (UPZ) UIN Alauddin Makassar menyalurkan bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) kepada 126 mahasiswa.
Senin, 17 Agu 2026 12:47
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
IKA UNHAS Jabodetabek Satukan Alumni Lewat Golf Tournament dan Charity 2026
2
Fauzi Andi Wawo: PKB dan Sindo Makassar Tak Ada Sekat
3
Pemilih Sulsel Tembus 7 Juta, KPU Perkuat Pemutakhiran Data Berkelanjutan
4
Elektabilitas Golkar Terjaga, IAS Sebut Komunikasi Bahlil Jadi Faktor Penting
5
Kejari Luwu Timur Sebut Program Kampung Pangan Bukan Sekadar Penegakan Hukum
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
IKA UNHAS Jabodetabek Satukan Alumni Lewat Golf Tournament dan Charity 2026
2
Fauzi Andi Wawo: PKB dan Sindo Makassar Tak Ada Sekat
3
Pemilih Sulsel Tembus 7 Juta, KPU Perkuat Pemutakhiran Data Berkelanjutan
4
Elektabilitas Golkar Terjaga, IAS Sebut Komunikasi Bahlil Jadi Faktor Penting
5
Kejari Luwu Timur Sebut Program Kampung Pangan Bukan Sekadar Penegakan Hukum