Gowa Optimistis Raih Predikat Kabupaten Layak Anak
Jum'at, 25 Apr 2025 12:51
Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis memberi pengarahan pada Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak (KLA). Foto: SINDO Makassar/Herni Amir
GOWA - Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis memimpin Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak (KLA). Rakor ini berlangsung dua hari di Hotel Aryaduta Makassar, Kamis (24/4).
Sekda Gowa sekaligus Ketua Tim Gugus Tugas KLA Kabupaten Gowa ini mengatakan, tahun ini Kabupaten Gowa berkomitmen meraih KLA untuk kategori Nindya, setelah berhasil meraih kategori Madya pada 2024.
Olehnya itu melalui penilaian tahap berikut ini yakni verifikasi sistem room yang dilakukan tim penilai KLA pusat, Sekda Gowa berharap semua SKPD yang masuk dalam tim gugus tugas KLA ini bisa menyatukan persepsi dan bekerja maksimal mempersiapkan tahapan penilaian.
“Saya berharap seluruh SKPD yang masuk dalam tim gugus tugas untuk bekerja maksimal, berkolaborasi serta bekerjasama dan mempersiapkan dokumen yang diperlukan,” ungkapnya.
Pada verifikasi awal yang telah dilakukan tim penilai KLA Provinsi Sulsel, Kabupaten Gowa telah berhasil mengumpulkan poin penilaian hingga ke angka 900 lebih. Tentunya pada angka ini, bisa mengantar Kabupaten Gowa mulus meraih kategori Nindya KLA pada tahun 2025 ini.
"Semoga dalam rapat koordinasi ini semua bentuk persiapan kita menuju tahap verifikasi lanjutan bisa berjalan baik dan lancar. Dan semoga 24 indikator dalam KLA dapat kita penuhi agar kategori Nindya KLA bisa kita raih tahun ini," katanya.
Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Gowa, Kawaidah Alham sebagai ketua panitia pelaksana rakor mengatakan, dalam persiapan menuju verifikasi lanjutan yang akan dilakukan oleh tim penilai pusat, seluruh SKPD dan stakeholder yng dilibatkan dalam tim gugus tugas ini bisa bekerja dengan sebaik mungkin.
Dikatakan Kawaidah, dari 24 indikator KLA yang sudah dipenuhi berdasarkan penilaian tim KLA provinsi, masih ada beberapa indikator yang perlu dibenahi.
"Pada verifikasi awal, nilai yang kita peroleh di atas 900. Namun nilai kita sempat menurun hingga ke angka 930-an karena ada beberapa kelengkapan persyaratan tidak terpenuhi seperti dokumen kegiatan yang tidak lengkap dan beberapa hal penting lainnya. Karena itu butuh keseriusan dalam menyiapkan penilaian tahap berikut, " jelas Kawaidah.
Hadir dalam rakor tersebut, para pimpinan SKPD dan Perusda lingkup Pemkab Gowa dan institusi non pemerintah yang berbasis pelayanan. Hadir pula Ketua Komisi IV DPRD Gowa, perwakilan Forkopimda, para Camat, OKP, Organisasi Wanita dan Forum Anak Fahasta Tamallajjua Gowa.
Sekda Gowa sekaligus Ketua Tim Gugus Tugas KLA Kabupaten Gowa ini mengatakan, tahun ini Kabupaten Gowa berkomitmen meraih KLA untuk kategori Nindya, setelah berhasil meraih kategori Madya pada 2024.
Olehnya itu melalui penilaian tahap berikut ini yakni verifikasi sistem room yang dilakukan tim penilai KLA pusat, Sekda Gowa berharap semua SKPD yang masuk dalam tim gugus tugas KLA ini bisa menyatukan persepsi dan bekerja maksimal mempersiapkan tahapan penilaian.
“Saya berharap seluruh SKPD yang masuk dalam tim gugus tugas untuk bekerja maksimal, berkolaborasi serta bekerjasama dan mempersiapkan dokumen yang diperlukan,” ungkapnya.
Pada verifikasi awal yang telah dilakukan tim penilai KLA Provinsi Sulsel, Kabupaten Gowa telah berhasil mengumpulkan poin penilaian hingga ke angka 900 lebih. Tentunya pada angka ini, bisa mengantar Kabupaten Gowa mulus meraih kategori Nindya KLA pada tahun 2025 ini.
"Semoga dalam rapat koordinasi ini semua bentuk persiapan kita menuju tahap verifikasi lanjutan bisa berjalan baik dan lancar. Dan semoga 24 indikator dalam KLA dapat kita penuhi agar kategori Nindya KLA bisa kita raih tahun ini," katanya.
Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Gowa, Kawaidah Alham sebagai ketua panitia pelaksana rakor mengatakan, dalam persiapan menuju verifikasi lanjutan yang akan dilakukan oleh tim penilai pusat, seluruh SKPD dan stakeholder yng dilibatkan dalam tim gugus tugas ini bisa bekerja dengan sebaik mungkin.
Dikatakan Kawaidah, dari 24 indikator KLA yang sudah dipenuhi berdasarkan penilaian tim KLA provinsi, masih ada beberapa indikator yang perlu dibenahi.
"Pada verifikasi awal, nilai yang kita peroleh di atas 900. Namun nilai kita sempat menurun hingga ke angka 930-an karena ada beberapa kelengkapan persyaratan tidak terpenuhi seperti dokumen kegiatan yang tidak lengkap dan beberapa hal penting lainnya. Karena itu butuh keseriusan dalam menyiapkan penilaian tahap berikut, " jelas Kawaidah.
Hadir dalam rakor tersebut, para pimpinan SKPD dan Perusda lingkup Pemkab Gowa dan institusi non pemerintah yang berbasis pelayanan. Hadir pula Ketua Komisi IV DPRD Gowa, perwakilan Forkopimda, para Camat, OKP, Organisasi Wanita dan Forum Anak Fahasta Tamallajjua Gowa.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Pemkab Gowa Percepat Sertifikasi 1.224 Bidang Aset Daerah
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa mempercepat penyelesaian sertifikasi aset tanah milik daerah melalui kolaborasi bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Selasa, 12 Mei 2026 16:50
Sulsel
DWP Gowa Ajak Orang Tua Bangun Karakter Anak Melalui Dongeng
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Gowa bersama Pokja Bunda PAUD Gowa menggelar kegiatan mendongeng bertema “Dengan Dongeng Aku Pintar, Aku Cerdas” di TK Pertiwi Sungguminasa, Senin (11/5).
Selasa, 12 Mei 2026 10:10
Sulsel
Pemkab Gowa Siap Tindaklanjuti Catatan DPRD atas LKPJ Bupati 2025
Pemerintah Kabupaten Gowa akan menjadikan rekomendasi DPRD atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Gowa Tahun Anggaran 2025 sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja perangkat daerah.
Selasa, 12 Mei 2026 10:04
Sulsel
Hari Buruh 2026, Pemkab Gowa Perkuat Perlindungan dan Peran Pekerja
Pemerintah Kabupaten Gowa menegaskan peran pekerja dan buruh sebagai salah satu penggerak utama pembangunan daerah pada peringatan Hari Buruh Internasional 2026.
Minggu, 10 Mei 2026 16:43
News
Pemkab Gowa Perkuat Pengelolaan Irigasi dan Tata Tanam Hadapi Ancaman El Nino
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa mendorong kolaborasi antar daerah dalam menghadapi perubahan iklim, khususnya ancaman El Nino yang berdampak pada sektor pertanian dan ketahanan pangan.
Jum'at, 08 Mei 2026 11:23
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Tokoh Pendidikan Malaysia Sambangi SIT Darul Fikri Makassar
2
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
3
Ketua Komisi III DPRD Maros Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes
4
PIRA Sulsel Siapkan Program Kampung Nelayan, Fokus Kawal Aspirasi Masyarakat
5
Kinerja Moncer Awal 2026, SPJM Bukukan Laba Bersih di Atas Target
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Tokoh Pendidikan Malaysia Sambangi SIT Darul Fikri Makassar
2
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
3
Ketua Komisi III DPRD Maros Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes
4
PIRA Sulsel Siapkan Program Kampung Nelayan, Fokus Kawal Aspirasi Masyarakat
5
Kinerja Moncer Awal 2026, SPJM Bukukan Laba Bersih di Atas Target