Derita Luka Serius di Lutut, Warga Borongtala Jeneponto Butuh Uluran Tangan
Kamis, 08 Mei 2025 18:13
Roi (46), ketika ditemui awak media baru-baru ini. Foto: SINDO Makassar/Sulaiman Nai
JENEPONTO - Roi (46), warga Dusun Mattirobaji Induk, Desa Borongtala Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto butuh perhatiaan.
Ayah dari 2 anak ini mengalami luka serius di bagian lutut sebelah kirinya. Mirisnya, suami dari seorang perempuan bernama Putri ini tinggal di sebuah gubuk di dalam area perkebunan warga.
Ia menceritakan awal mula luka yang dialaminya.
"Awalnya pak luka dibagian lutut sebelah kiri saya itu kecil sekali ji, tapi lama kelamaan membesar seperti sekarang," ungkapnya, kemarin.
Dari luka itu, sudah terlihat bagian tulang Roi. Bahkan lukanya sudah tembus ke bagian kakinya yang lain.
Roi mengaku sudah berobat kemana-mana, namun lukanya tak kunjung sembuh.
"Sudah berulang kali pak berobat namun tak kunjung sembuh," ujarnya.
Parahnya lagi, Roi terkendala biaya sehingga tidak bisa lanjut berobat lagi, sehingga dia hanya bisa pasrah.
"Saya tidak bisa berobat lagi karena tidak ada biaya," ungkapnya.
Kepala Desa Borongtala, Evendi Amba yang dikenal kades Baret Merah dikonfirmasi mengakui bahwa Roi merupakan warganya yang tinggal di Dusun Mattiro Baji Induk, yang mengalami luka yang cukup parah.
"Iye, wargaku itu, kasihan memang melihat kondisinya apalagi tinggal digubuk area perkebunan warga" Ujar Evendi Amba, Kamis (8/5/2025).
Evendi Amba mengaku warganya tersebut terkendala Kartu Indonesia Sehat (KIS) karena nomor KIS dan NIK KTPnya tidak sinkron.
"Nomor KIS dengan NIK KTP berbeda sehingga warga saya tidak bisa berobat lagi meski kita dari pihak pemdes sudah berusaha, berharap ada perhatian dan uluran tangan para dermawan," harapnya.
Ayah dari 2 anak ini mengalami luka serius di bagian lutut sebelah kirinya. Mirisnya, suami dari seorang perempuan bernama Putri ini tinggal di sebuah gubuk di dalam area perkebunan warga.
Ia menceritakan awal mula luka yang dialaminya.
"Awalnya pak luka dibagian lutut sebelah kiri saya itu kecil sekali ji, tapi lama kelamaan membesar seperti sekarang," ungkapnya, kemarin.
Dari luka itu, sudah terlihat bagian tulang Roi. Bahkan lukanya sudah tembus ke bagian kakinya yang lain.
Roi mengaku sudah berobat kemana-mana, namun lukanya tak kunjung sembuh.
"Sudah berulang kali pak berobat namun tak kunjung sembuh," ujarnya.
Parahnya lagi, Roi terkendala biaya sehingga tidak bisa lanjut berobat lagi, sehingga dia hanya bisa pasrah.
"Saya tidak bisa berobat lagi karena tidak ada biaya," ungkapnya.
Kepala Desa Borongtala, Evendi Amba yang dikenal kades Baret Merah dikonfirmasi mengakui bahwa Roi merupakan warganya yang tinggal di Dusun Mattiro Baji Induk, yang mengalami luka yang cukup parah.
"Iye, wargaku itu, kasihan memang melihat kondisinya apalagi tinggal digubuk area perkebunan warga" Ujar Evendi Amba, Kamis (8/5/2025).
Evendi Amba mengaku warganya tersebut terkendala Kartu Indonesia Sehat (KIS) karena nomor KIS dan NIK KTPnya tidak sinkron.
"Nomor KIS dengan NIK KTP berbeda sehingga warga saya tidak bisa berobat lagi meski kita dari pihak pemdes sudah berusaha, berharap ada perhatian dan uluran tangan para dermawan," harapnya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
DPRD Sulsel Dalami Persoalan Dampak Penghentian Dana Sharing Bantuan PBI BPJS di Jeneponto
Kunjungan yang dipimpin oleh Ketua Komisi E, Andi Tenri Indah ini dilakukan untuk mendalami permasalahan dampak penghentian dana sharing bantuan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang diberlakukan mulai tahun 2026.
Selasa, 27 Jan 2026 15:20
Sulsel
Cerita Amrina Merasa Dikriminalisasi: Dicap Koruptor, Anak Dibully, Gagal PPPK hingga Coba Bunuh Diri
Ibu tiga anak di Jeneponto, Amrina Rachmi Warham menceritakan kisah sedihnya saat menjalani proses hukum yang menjeratnya dalam kasus mafia pupuk.
Selasa, 16 Des 2025 17:56
Sulsel
Ibu Tiga Anak di Jeneponto yang Dikriminalisasi, Dipenjara, Tapi Tidak Terbukti Mencari Keadilan
Amrina adalah staf distributor PT Koperasi Perdagangan Indonesia (KPI) yang merupakan mantan terdakwa kasus tindak pidana korupsi pupuk subsidi untuk petani di Jeneponto. Usai divonis bebas, ia pun mencari keadilan.
Sabtu, 13 Des 2025 17:22
Sulsel
Penguatan SDM, Bawaslu Sulsel Minta Jajaran Tingkatkan Kapasitas di Masa Non-Tahapan
Kordiv Sumber Daya Manusia dan Organisasi (SDM) Bawaslu Sulsel, Samsuar Saleh mendorong jajaran pengawas Pemilu di daerah untuk meningkatkan kapasitas. Khususnya pada saat ini, yang sedang tidak ada tahapan.
Minggu, 24 Agu 2025 20:25
Sulsel
Mobil Badan Gizi Nasional di Jeneponto Tabrak Tiang Listrik hingga Roboh
Mobil pengantar Makan Siang Gratis milik Badan Gizi Nasional (BGN) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar, Kabupaten Jeneponto, Rabu (7/5/2025).
Rabu, 07 Mei 2025 18:45
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Persoalkan Eksekusi Lahan, Busrah Abdullah Tantang Uji Legalitas di PTUN
2
Sengketa Lahan di AP Pettarani Memanas, Busrah Pertanyakan Legalitas Dokumen Lawan
3
Angin Kencang Rusak 10 Rumah di Moncongloe Maros
4
Lumba-lumba Terluka Terdampar di Pesisir Kuri Ca’di Maros
5
Perkuat Regenerasi, Puluhan Aktivis hingga Konten Kreator Ramai-Ramai Login Golkar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Persoalkan Eksekusi Lahan, Busrah Abdullah Tantang Uji Legalitas di PTUN
2
Sengketa Lahan di AP Pettarani Memanas, Busrah Pertanyakan Legalitas Dokumen Lawan
3
Angin Kencang Rusak 10 Rumah di Moncongloe Maros
4
Lumba-lumba Terluka Terdampar di Pesisir Kuri Ca’di Maros
5
Perkuat Regenerasi, Puluhan Aktivis hingga Konten Kreator Ramai-Ramai Login Golkar