Walkot Munafri Sampaikan Dukungan Kolaborasi Perkuat Program Nasional dan Daerah
Jum'at, 09 Mei 2025 14:54
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin turut menghadiri gala Musyawarah Nasional (Munas) VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2025. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, turut menghadiri gala Musyawarah Nasional (Munas) VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2025.
Hajatan resmi skala nasional ini, rapat pleno berlangsung di Grand City mulai Jumat (9/5/2025). Sedangkan rangkaian kegiatan dimulai sejak tanggal 6-10 Mei lalu.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyampaikan, Munas VII APEKSI ini menjadi ajang strategis bagi para kepala daerah dari seluruh Indonesia untuk merumuskan arah kebijakan dan penguatan peran pemerintah kota dalam pembangunan nasional.
Menurut dia, semangat kebersamaan dalam APEKSI, harus menjadi landasan utama dalam mendorong pemerataan pembangunan antar kota.
"Secara garis besar di forum APEKSI, kita harapkan mungkin upaya dalam arti ada kewenangan-kewenangan. Tujuanya bagaimana pembangunan tetap berjalan," jelas Munafri, usai mengikuti pembukaan Munas APEKSI di Surabaya.
Diketahui, ada 98 Wali Kota anggota APEKSI menghadiri kegiatan musyawarah nasional (munas) VII yang digelar di Surabaya.
Salah satu dari puluhan kepala daerah tersebut adalah Wali Kota-Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin-Aliyah Mustika Ilham.
Kehadiran Appi-Aliyah dalam forum strategis ini, bertujuan memperkuat sinergi antar pemerintah kota serta menyampaikan aspirasi dan inovasi daerah.
Ini juga menjadi ajang penguatan sinergi antar pemerintah kota dalam membangun kota yang berkelanjutan dan inklusif.
Appi menegaskan komitmennya untuk merealisasikan program di Makassar, dan mendorong konektifitas pemerataan pembangunan semua daerah.
"Kalau APEKSI ini, sangat bagus karena saling berkolaborasi, mengidentifikasi persoalan-persoalan yang bisa dikolaborasikan antara satu kota dengan satu kota yang lainnya," tutur Politisi Golkar itu.
Diakui, di forum ini membicarakan beberapa rekomendasi-rekomendasi yang dirasakan di wilayah, khususnya daerah perkotaan.
Adapun rekomendasi korwil wilayah VI Indonesia Timur. Pertama, mengusulkan agar Pemerintah menerapkan akses pembiayaan, pasar, pendampingan, dan pelatihan bagi UMKM, serta memperluas jangkauan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) di daerah.
Kedua, mengusulkan kepada Pemerintah untuk penguatan ekonomi dan keuangan syariah, termasuk peningkatan peran dana sosial syariah dalam penanggulangan kemiskinan dan ketimpangan sosial. Ketiga, mengembalikan keberadaan dana Kelurahan.
Menurut Appi, persoalannya mirip-mirip, sehingga kalau mengajukan ini secara sendiri-sendiri, akan berbeda. Oleh sebab itu, rekomendasi persoalan dari semua wilayah mengajukan secara bersama-sama.
"Sehingga memang Ini akan memberikan dampak yang sangat baik. Ya, tentu ya menambah kita punya khasanah dan bagaimana proses melaksanakan pemerintahan di kota berjalan," sebutnya.
Hajatan resmi skala nasional ini, rapat pleno berlangsung di Grand City mulai Jumat (9/5/2025). Sedangkan rangkaian kegiatan dimulai sejak tanggal 6-10 Mei lalu.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyampaikan, Munas VII APEKSI ini menjadi ajang strategis bagi para kepala daerah dari seluruh Indonesia untuk merumuskan arah kebijakan dan penguatan peran pemerintah kota dalam pembangunan nasional.
Menurut dia, semangat kebersamaan dalam APEKSI, harus menjadi landasan utama dalam mendorong pemerataan pembangunan antar kota.
"Secara garis besar di forum APEKSI, kita harapkan mungkin upaya dalam arti ada kewenangan-kewenangan. Tujuanya bagaimana pembangunan tetap berjalan," jelas Munafri, usai mengikuti pembukaan Munas APEKSI di Surabaya.
Diketahui, ada 98 Wali Kota anggota APEKSI menghadiri kegiatan musyawarah nasional (munas) VII yang digelar di Surabaya.
Salah satu dari puluhan kepala daerah tersebut adalah Wali Kota-Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin-Aliyah Mustika Ilham.
Kehadiran Appi-Aliyah dalam forum strategis ini, bertujuan memperkuat sinergi antar pemerintah kota serta menyampaikan aspirasi dan inovasi daerah.
Ini juga menjadi ajang penguatan sinergi antar pemerintah kota dalam membangun kota yang berkelanjutan dan inklusif.
Appi menegaskan komitmennya untuk merealisasikan program di Makassar, dan mendorong konektifitas pemerataan pembangunan semua daerah.
"Kalau APEKSI ini, sangat bagus karena saling berkolaborasi, mengidentifikasi persoalan-persoalan yang bisa dikolaborasikan antara satu kota dengan satu kota yang lainnya," tutur Politisi Golkar itu.
Diakui, di forum ini membicarakan beberapa rekomendasi-rekomendasi yang dirasakan di wilayah, khususnya daerah perkotaan.
Adapun rekomendasi korwil wilayah VI Indonesia Timur. Pertama, mengusulkan agar Pemerintah menerapkan akses pembiayaan, pasar, pendampingan, dan pelatihan bagi UMKM, serta memperluas jangkauan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) di daerah.
Kedua, mengusulkan kepada Pemerintah untuk penguatan ekonomi dan keuangan syariah, termasuk peningkatan peran dana sosial syariah dalam penanggulangan kemiskinan dan ketimpangan sosial. Ketiga, mengembalikan keberadaan dana Kelurahan.
Menurut Appi, persoalannya mirip-mirip, sehingga kalau mengajukan ini secara sendiri-sendiri, akan berbeda. Oleh sebab itu, rekomendasi persoalan dari semua wilayah mengajukan secara bersama-sama.
"Sehingga memang Ini akan memberikan dampak yang sangat baik. Ya, tentu ya menambah kita punya khasanah dan bagaimana proses melaksanakan pemerintahan di kota berjalan," sebutnya.
(UMI)
Berita Terkait
Makassar City
Komisi C DPRD Makassar Soroti Realisasi Belanja Daerah 4 Dinas
Ketua Komisi C DPRD Kota Makassar, Azwar Rasmin, menyoroti rendahnya Realisasi Belanja Daerah APBD Tahun 2025 pada empat dinas teknis di lingkup Pemerintah Kota Makassar.
Rabu, 07 Jan 2026 13:07
Sulsel
Wali Kota Munafri Salurkan Langsung Bantuan Kemanusiaan ke Aceh
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyalurkan langsung bantuan kemanusiaan kepada korban bencana alam yang melanda Provinsi Aceh dan Sumatra Utara dan Sumatera Barat, Selasa (6/1/2026).
Selasa, 06 Jan 2026 20:12
Makassar City
Natsir Rurung Kritik Proyek PSEL di Tamalanrea, Sebut Boros Anggaran
Rencana pembangunan proyek PSEL di Kecamatan Tamalanrea menuai kritik tajam dari Legislator Partai Amanat Nasional, Muhammad Natsir Rurung, Selasa (6/1/2026).
Selasa, 06 Jan 2026 12:27
Makassar City
Cetak Sejarah, Perumda Pasar Raya Makassar Setor PAD Rp1,3 Miliar
Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Makassar Raya, Ali Gauli Arief, memaparkan progres peningkatan pendapatan, kebijakan penarikan retribusi, penataan pedagang pasar.
Selasa, 06 Jan 2026 07:12
Sulsel
DPPPA Makassar Tangani 1.222 Kasus Perundungan hingga KDRT Selama 2025
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Makassar merilis data kekerasan terhadap anak dan perempuan sepanjang 2025.
Senin, 05 Jan 2026 21:28
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Samsat Jeneponto Klarifikasi Keluhan Selisih Nominal Pajak di Aplikasi dan Kasir
2
726 Kasus Perceraian Terjadi di Maros Selama 2025, Faktor Ekonomi dan KDRT Dominan
3
Sambut Ramadan, Kalla Toyota Tawarkan Smart Upgrade 2.0 dan Promo Menarik
4
Pemkab Bantaeng Perkuat Kedaulatan Benih Kentang
5
40 Ribu Peserta Meriahkan HAB di Kampung Menteri Agama, Bupati: Berkah untuk Bone
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Samsat Jeneponto Klarifikasi Keluhan Selisih Nominal Pajak di Aplikasi dan Kasir
2
726 Kasus Perceraian Terjadi di Maros Selama 2025, Faktor Ekonomi dan KDRT Dominan
3
Sambut Ramadan, Kalla Toyota Tawarkan Smart Upgrade 2.0 dan Promo Menarik
4
Pemkab Bantaeng Perkuat Kedaulatan Benih Kentang
5
40 Ribu Peserta Meriahkan HAB di Kampung Menteri Agama, Bupati: Berkah untuk Bone