H-3 Lebaran, Pemkab Maros Cairkan Dana Sertifikasi Guru
Selasa, 18 Apr 2023 14:47
Memasuki H-3 lebaran, Pemkab Maros membayarkan gaji sertifikasi, Selasa, (18/4/2023). Foto: Ilustrasi
MAROS - Kabar baik untuk guru-guru di Maros. Memasuki H-3 lebaran, Pemkab Maros membayarkan gaji sertifikasi, Selasa, (18/4/2023).
Bupati Maros, AS Chaidir Syam menyebutkan, untuk pembayaran gaji sertifikasi, pemerintah menyediakan anggaran sebesar Rp19.390.542.00.
“Hari ini kita akan bayarkan sertifikasi guru. Semoga juga bisa membuat para guru bahagia menerima sertifikasinya sebelum peringatan hari raya idul fitri,” katanya, kepada awak media.
Dia menuturkan, anggaran tersebut diperuntukkan bagi 1.619 tenaga pengajar penerima sertifikasi. Dari jumlah tersebut, terbagi atas, 79 guru TK, 1.070 guru SD dan 470 guru SMP. Chaidir mengingatkan, anggaran sertifikasi untuk peningkatan kapasitas para pendidik atau guru.
“Kita harapkan dimanfaatkan sebaik mungkin. Jangan digunakan untuk hal-hal yang tidak penting,” ujarnya.
Sementara itu Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maros, Andi Patiroi mengatakan, pihaknya sudah menyetor ke Bank Sulselbar. Para penerima sisa menunggu notifikasi.
“Insyaallah hari ini sudah masuk ke rekening masing-masing guru penerima sertifikasi,” katanya.
Namun tidak semua ASN guru menerima dana sertifikasi karena belum memenuhi persyaratan. “Mekanisme sertifikasi guru, harus memenuhi minimal 24 jam perminggu,” bebernya.
Dia juga menyebutkan, belum ada pengawas yang menerima sertifikasi. "Belum ada SK penetapan dari Kementerian, biasanya gelombang berikutnya. Kalau sudah ada SK langsung kita bayarkan,” tutupnya.
Bupati Maros, AS Chaidir Syam menyebutkan, untuk pembayaran gaji sertifikasi, pemerintah menyediakan anggaran sebesar Rp19.390.542.00.
“Hari ini kita akan bayarkan sertifikasi guru. Semoga juga bisa membuat para guru bahagia menerima sertifikasinya sebelum peringatan hari raya idul fitri,” katanya, kepada awak media.
Dia menuturkan, anggaran tersebut diperuntukkan bagi 1.619 tenaga pengajar penerima sertifikasi. Dari jumlah tersebut, terbagi atas, 79 guru TK, 1.070 guru SD dan 470 guru SMP. Chaidir mengingatkan, anggaran sertifikasi untuk peningkatan kapasitas para pendidik atau guru.
“Kita harapkan dimanfaatkan sebaik mungkin. Jangan digunakan untuk hal-hal yang tidak penting,” ujarnya.
Sementara itu Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maros, Andi Patiroi mengatakan, pihaknya sudah menyetor ke Bank Sulselbar. Para penerima sisa menunggu notifikasi.
“Insyaallah hari ini sudah masuk ke rekening masing-masing guru penerima sertifikasi,” katanya.
Namun tidak semua ASN guru menerima dana sertifikasi karena belum memenuhi persyaratan. “Mekanisme sertifikasi guru, harus memenuhi minimal 24 jam perminggu,” bebernya.
Dia juga menyebutkan, belum ada pengawas yang menerima sertifikasi. "Belum ada SK penetapan dari Kementerian, biasanya gelombang berikutnya. Kalau sudah ada SK langsung kita bayarkan,” tutupnya.
(GUS)
Berita Terkait
Sulsel
Pemkab Maros Siapkan 500 Paket Daging Kurban untuk Warga
Pemerintah Kabupaten Maros menyiapkan sekitar 500 paket daging kurban untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan pada momen Iduladha tahun ini.
Rabu, 29 Apr 2026 15:40
Sports
FAJI Maros Gelar Kejurda Arung Jeram di Tompobulu pada 7-10 Mei 2026
Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kabupaten Maros akan menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) arung jeram di Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, pada 7 hingga 10 Mei 2026 mendatang.
Selasa, 28 Apr 2026 11:52
Sulsel
4 SPPG di Maros Kembali Beroperasi, 9 Masih Disuspend
Sebanyak empat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), kembali beroperasi setelah sebelumnya disuspend oleh Badan Gizi Nasional (BGN), Rabu (22/4/2026).
Rabu, 22 Apr 2026 17:43
News
Kumpulkan 560 Poin, Maros Juara Umum MTQ XXXIV Sulsel
Kabupaten Maros berhasil meraih juara umum pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Minggu, 19 Apr 2026 07:18
News
Ancaman Kemarau Panjang, BPBD Maros Petakan Wilayah Rawan Kekeringan
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maros mulai memetakan wilayah rawan terdampak musim kemarau panjang tahun ini.
Minggu, 19 Apr 2026 07:09
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Mercure Makassar Luncurkan Menu Baru The Light dengan Konsep Non-Alkohol
2
Penuhi Persyaratan, Achmad Fadhil Siap Bertarung di Muscab HIPMI Gowa
3
Lurah Empoang Selatan Ubah Sampah Plastik Jadi Paving Block
4
Pemkab Maros Siapkan 500 Paket Daging Kurban untuk Warga
5
Pemprov Sulsel Raih Penghargaan Tanggap Bencana Nasional
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Mercure Makassar Luncurkan Menu Baru The Light dengan Konsep Non-Alkohol
2
Penuhi Persyaratan, Achmad Fadhil Siap Bertarung di Muscab HIPMI Gowa
3
Lurah Empoang Selatan Ubah Sampah Plastik Jadi Paving Block
4
Pemkab Maros Siapkan 500 Paket Daging Kurban untuk Warga
5
Pemprov Sulsel Raih Penghargaan Tanggap Bencana Nasional