Macet di TPA Antang, DLH Makassar Siapkan Penjadwalan dan Armada Baru
Rabu, 25 Jun 2025 06:39
DLH Kota Makassar saat meninjau langsung kemacetan truk pengangkut sampah di TPA Antang, Selasa (26/4/2025). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Permasalahan antrean panjang atau kemacetan truk pengakut sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, menjadi perhatian publik.
Merespons hal tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Makassar, Helmi Budiman, yang turun langsung meninjau kondisi di lokasi. Ia menyebutkan sejumlah faktor teknis sebagai penyebab kemacetan di area TPA.
"Memang ada beberapa masalah yang kita lihat. Pertama, kondisi cuaca. Jalan akses ke TPA ini cukup becek karena hujan, sehingga menyulitkan kendaraan masuk. Kedua, beberapa alat berat kami mengalami kerusakan, sehingga proses bongkar muatan melambat," ungkapnya, saat melihat langsung kondisi di lapangan, Selasa (24/6/2026).
DLH Kota Makassar mencatat bahwa keterbatasan infrastruktur menjadi tantangan utama. Jalan masuk hanya satu jalur dan mudah rusak saat musim hujan. Ditambah lagi, banyak armada pengangkut sampah sudah uzur, dengan usia pakai lebih dari lima hingga sepuluh tahun.
"Kita akan segera berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan, Satpol PP, kecamatan, kelurahan, hingga kepala seksi kebersihan, untuk menyusun penjadwalan pengangkutan yang lebih efisien," lanjut Helmi.
Menjelang libur nasional pada Jumat (Satu Muharram), DLH Kota Makassar mengantisipasi lonjakan volume sampah dan berharap kejadian antrean panjang tidak terulang.
Helmi juga menegaskan perlunya tindakan cepat, mulai dari perbaikan jalan masuk TPA, penambahan alat berat, hingga pengaturan ritme pengangkutan oleh tiap kecamatan.
"Ini pekerjaan 24 jam. Persampahan tidak bisa berhenti. Kami butuh dukungan dari semua pihak untuk memastikan pelayanan kebersihan di Kota Makassar tetap berjalan optimal," tegasnya.
Kata dia, pihaknya berkomitmen segera melakukan rapat koordinasi bersama seluruh pemangku kepentingan terkait untuk menyusun strategi jangka pendek dan jangka panjang, termasuk usulan peremajaan armada sampah kepada Wali Kota Makassar.
Kemudian, DLH Kota Makassar juga menyatakan telah menerima dukungan atai bantuan dua unit ekskavator dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar sebagai solusi darurat saat ini.
"Mudah-mudahan dengan bantuan alat berat ini antrean bisa cepat terurai dan kendaraan bisa kembali lancar keluar-masuk," ujarnya dengan optimis.
Peninjauan lokasi TPA dihadiri oleh Kepala DLH Kota Makassar, Helmi Budiman; Sekretaris DLH Makassar, Ferdi; Anggota DPRD Kota Makassar, Nasir Rurung; serta Camat Manggala.
Merespons hal tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Makassar, Helmi Budiman, yang turun langsung meninjau kondisi di lokasi. Ia menyebutkan sejumlah faktor teknis sebagai penyebab kemacetan di area TPA.
"Memang ada beberapa masalah yang kita lihat. Pertama, kondisi cuaca. Jalan akses ke TPA ini cukup becek karena hujan, sehingga menyulitkan kendaraan masuk. Kedua, beberapa alat berat kami mengalami kerusakan, sehingga proses bongkar muatan melambat," ungkapnya, saat melihat langsung kondisi di lapangan, Selasa (24/6/2026).
DLH Kota Makassar mencatat bahwa keterbatasan infrastruktur menjadi tantangan utama. Jalan masuk hanya satu jalur dan mudah rusak saat musim hujan. Ditambah lagi, banyak armada pengangkut sampah sudah uzur, dengan usia pakai lebih dari lima hingga sepuluh tahun.
"Kita akan segera berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan, Satpol PP, kecamatan, kelurahan, hingga kepala seksi kebersihan, untuk menyusun penjadwalan pengangkutan yang lebih efisien," lanjut Helmi.
Menjelang libur nasional pada Jumat (Satu Muharram), DLH Kota Makassar mengantisipasi lonjakan volume sampah dan berharap kejadian antrean panjang tidak terulang.
Helmi juga menegaskan perlunya tindakan cepat, mulai dari perbaikan jalan masuk TPA, penambahan alat berat, hingga pengaturan ritme pengangkutan oleh tiap kecamatan.
"Ini pekerjaan 24 jam. Persampahan tidak bisa berhenti. Kami butuh dukungan dari semua pihak untuk memastikan pelayanan kebersihan di Kota Makassar tetap berjalan optimal," tegasnya.
Kata dia, pihaknya berkomitmen segera melakukan rapat koordinasi bersama seluruh pemangku kepentingan terkait untuk menyusun strategi jangka pendek dan jangka panjang, termasuk usulan peremajaan armada sampah kepada Wali Kota Makassar.
Kemudian, DLH Kota Makassar juga menyatakan telah menerima dukungan atai bantuan dua unit ekskavator dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar sebagai solusi darurat saat ini.
"Mudah-mudahan dengan bantuan alat berat ini antrean bisa cepat terurai dan kendaraan bisa kembali lancar keluar-masuk," ujarnya dengan optimis.
Peninjauan lokasi TPA dihadiri oleh Kepala DLH Kota Makassar, Helmi Budiman; Sekretaris DLH Makassar, Ferdi; Anggota DPRD Kota Makassar, Nasir Rurung; serta Camat Manggala.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
DPPPA Makassar Tangani 1.222 Kasus Perundungan hingga KDRT Selama 2025
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Makassar merilis data kekerasan terhadap anak dan perempuan sepanjang 2025.
Senin, 05 Jan 2026 21:28
News
BPBD Makassar Selamatkan 13 Warga di Wisata Alam Sungai Jeneberang
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, bergerak cepat melakukan operasi penyelamatan terhadap 13 warga, di kawasan Air Terjun Jeneberang, Kabupaten Gowa, pada Minggu tadi malam.
Senin, 05 Jan 2026 12:43
Makassar City
Pembangunan Stadion Untia Masuk Tahap Tender Terbuka Lewat LPSE Makassar
Janji Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham untuk menghadirkan stadion olahraga representatif di Kota Makassar kini memasuki fase realisasi.
Minggu, 04 Jan 2026 15:13
Makassar City
Bangunan Liar Dibongkar, Jalan Saripa Panakkukang Kembali Berfungsi Normal
Pemerintah Kecamatan Panakukang, Kota Makassar menertibkan bangunan liar dan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL), di Jalan Saripa, Kelurahan Karampuang.
Sabtu, 03 Jan 2026 19:36
Sulsel
Tak Ingin Warga Resah, Wali Kota Pastikan PSEL Dibahas Terbuka dan Transparan
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melakukan dialog dan mendengarkan aspirasi masyarakat terkait rencana Proyek Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kecamatan Tamalanrea.
Sabtu, 03 Jan 2026 08:13
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Ilham Ari Fauzi Sebut Struktur Pengurus PPP Sulsel Berjumlah 35 Orang
2
Warga NTI Makassar Geger, Mahasiswa Ditemukan Meninggal Gantung Diri
3
Kejari Jeneponto Didesak Tuntaskan Kasus Dugaan Mafia Pupuk Bersubsidi
4
Awal Tahun Jadi Momentum Penguatan Kinerja dan Integritas ASN Kemenkum Sulsel
5
Pilkada Dikembalikan ke DPRD: Jalan Konstitusional atau Kemunduran Demokrasi
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Ilham Ari Fauzi Sebut Struktur Pengurus PPP Sulsel Berjumlah 35 Orang
2
Warga NTI Makassar Geger, Mahasiswa Ditemukan Meninggal Gantung Diri
3
Kejari Jeneponto Didesak Tuntaskan Kasus Dugaan Mafia Pupuk Bersubsidi
4
Awal Tahun Jadi Momentum Penguatan Kinerja dan Integritas ASN Kemenkum Sulsel
5
Pilkada Dikembalikan ke DPRD: Jalan Konstitusional atau Kemunduran Demokrasi