Penyaluran Pupuk Subsidi Tepat Waktu Tingkatkan Produktivitas Pertanian di Pinrang
Rabu, 16 Jul 2025 09:36
Sekda Andi Calo Kerrang saat membuka kegiatan Sosialisasi Optimalisasi Penyaluran Pupuk Subsidi yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Pinrang, Rabu (16/07/2025). Foto: Istimewa
PINRANG - Sekretaris Daerah Kabupaten Pinrang, Andi Calo Kerrang menekankan pentingnya penyerapan pupuk bersubsidi tepat waktu sebagai salah satu langkah strategis dalam mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian di Kabupaten Pinrang.
Hal ini disampaikan Sekda Andi Calo Kerrang saat membuka kegiatan Sosialisasi Optimalisasi Penyaluran Pupuk Subsidi yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Pinrang, Rabu (16/07/2025).
Sekda Andi Calo Kerrang menyoroti rendahnya serapan pupuk pada musim tanam Januari–Maret yang dinilai cukup mengkhawatirkan dan berpotensi menurunkan hasil produksi petani.
“Oleh karena itu, pada musim tanam Agustus–September mendatang, kami berharap serapan pupuk dapat lebih optimal, agar produktivitas petani kita bisa meningkat seiring dengan kebutuhan mereka di lapangan,” ungkapnya.
Dirinya juga mengingatkan kepada pihak penyalur agar tidak merealokasikan kuota pupuk bersubsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi Kabupaten Pinrang ke daerah lain, mengingat tingginya kebutuhan petani Pinrang khususnya saat musim tanam tiba.
Lebih jauh, Sekda Andi Calo Kerrang memberikan apresiasi atas inisiasi Kementerian Pertanian yang kini menyalurkan pupuk bersubsidi melalui sistem Kartu Tani.
Menurutnya, sistem ini dinilai sangat tepat sasaran dan mampu meminimalisir penyimpangan dalam penyaluran.
Dirinya juga mendorong agar penyaluran pupuk dilakukan melalui kelompok tani agar lebih efisien dari segi biaya distribusi sekaligus memastikan penerima manfaat tepat sasaran.
Selain itu, Sekda Andi Calo Kerrang menganjurkan kepada petani agar mulai beralih menggunakan pupuk jenis NPK yang mengandung unsur hara lengkap, tidak hanya fokus pada pertumbuhan daun seperti pupuk Urea, namun juga mendukung pertumbuhan batang, akar, dan buah secara menyeluruh.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda, perwakilan PT Pupuk Indonesia, Kepala OPD terkait, distributor pupuk dan pihak-pihak terkait lainnya. Acara juga dimanfaatkan sebagai ajang diskusi terbuka untuk menyerap masukan dan mencari solusi terbaik dalam penyaluran pupuk bersubsidi secara tepat dan berkelanjutan.
Hal ini disampaikan Sekda Andi Calo Kerrang saat membuka kegiatan Sosialisasi Optimalisasi Penyaluran Pupuk Subsidi yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Pinrang, Rabu (16/07/2025).
Sekda Andi Calo Kerrang menyoroti rendahnya serapan pupuk pada musim tanam Januari–Maret yang dinilai cukup mengkhawatirkan dan berpotensi menurunkan hasil produksi petani.
“Oleh karena itu, pada musim tanam Agustus–September mendatang, kami berharap serapan pupuk dapat lebih optimal, agar produktivitas petani kita bisa meningkat seiring dengan kebutuhan mereka di lapangan,” ungkapnya.
Dirinya juga mengingatkan kepada pihak penyalur agar tidak merealokasikan kuota pupuk bersubsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi Kabupaten Pinrang ke daerah lain, mengingat tingginya kebutuhan petani Pinrang khususnya saat musim tanam tiba.
Lebih jauh, Sekda Andi Calo Kerrang memberikan apresiasi atas inisiasi Kementerian Pertanian yang kini menyalurkan pupuk bersubsidi melalui sistem Kartu Tani.
Menurutnya, sistem ini dinilai sangat tepat sasaran dan mampu meminimalisir penyimpangan dalam penyaluran.
Dirinya juga mendorong agar penyaluran pupuk dilakukan melalui kelompok tani agar lebih efisien dari segi biaya distribusi sekaligus memastikan penerima manfaat tepat sasaran.
Selain itu, Sekda Andi Calo Kerrang menganjurkan kepada petani agar mulai beralih menggunakan pupuk jenis NPK yang mengandung unsur hara lengkap, tidak hanya fokus pada pertumbuhan daun seperti pupuk Urea, namun juga mendukung pertumbuhan batang, akar, dan buah secara menyeluruh.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda, perwakilan PT Pupuk Indonesia, Kepala OPD terkait, distributor pupuk dan pihak-pihak terkait lainnya. Acara juga dimanfaatkan sebagai ajang diskusi terbuka untuk menyerap masukan dan mencari solusi terbaik dalam penyaluran pupuk bersubsidi secara tepat dan berkelanjutan.
(UMI)
Berita Terkait
News
Kelangkaan BBM dan Gas Mulai Ganggu Aktivitas Pertanian di Gowa
Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) dan gas elpiji selama beberapa waktu terakhir mulai mengganggu aktivitas pertanian dan perkebunan di Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Sabtu, 12 Sep 2026 19:19
Sulsel
Sawah Mengering, Masmindo Bantu Petani Luwu Cegah Ancaman Gagal Panen
Secara keseluruhan, bantuan tersebut menjangkau sekitar 70 hektare lahan pertanian yang tersebar di Tampumia Radda, Balo-Balo, Kurusumanga, dan Senga Selatan.
Jum'at, 11 Sep 2026 09:24
News
Pangdivif 3 Kostrad Pimpin 200 Prajurit Latihan Terjun Payung di Sidrap, Ribuan Warga Antusias
Aksi para prajurit yang mendarat dari udara itu menarik perhatian masyarakat. Ribuan warga memadati lokasi untuk menyaksikan langsung latihan terjun payung itu.
Jum'at, 11 Sep 2026 08:52
News
Penjualan Pupuk di Sulsel Naik 24 Persen, Capai 495.849 Ton hingga Agustus 2026
Penjualan pupuk di Sulsel mencapai 495.849 ton sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Terjadi peningkatan 24 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Jum'at, 04 Sep 2026 11:46
News
UKI Paulus & UMI Makassar Kembangkan Penangkaran Kedelai Adaptif Iklim di Desa Jenetaesa
Universitas Kristen Indonesia Paulus (UKI Paulus) bersama Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar menerapkan model penangkaran kedelai adaptif perubahan iklim di Desa Jenetaesa, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros.
Senin, 24 Agu 2026 22:40
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
192 Atlet Siap Bertanding di Kejurda Pelajar Shorinji Kempo IV Sulsel
2
Potensi Jadi Calon Rektor UNM, Manajerial Kepemimpinan Prof Hasmyati Teruji di FIKK
3
Antrean BBM Mulai Stabil, Pemkot Makassar Cabut Kebijakan Belajar Daring
4
Menteri UMKM Ancam Tindak Petugas Bank yang Nekat Minta Agunan KUR
5
Anwar Purnomo Apresiasi Aturan Ganjil-Genap yang Berhasil Urai Antrean BBM di Sulsel
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
192 Atlet Siap Bertanding di Kejurda Pelajar Shorinji Kempo IV Sulsel
2
Potensi Jadi Calon Rektor UNM, Manajerial Kepemimpinan Prof Hasmyati Teruji di FIKK
3
Antrean BBM Mulai Stabil, Pemkot Makassar Cabut Kebijakan Belajar Daring
4
Menteri UMKM Ancam Tindak Petugas Bank yang Nekat Minta Agunan KUR
5
Anwar Purnomo Apresiasi Aturan Ganjil-Genap yang Berhasil Urai Antrean BBM di Sulsel