TMMD ke-125 di Maros Fokus Jalan Rintisan dan Pembangunan Mesjid
Rabu, 23 Jul 2025 12:26
Pembukaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 di Kabupaten Maros. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 resmi dimulai di Kabupaten Maros.
Pembukaan kegiatan digelar dengan upacara di Lapangan Pallantikang, sedangkan lokasi pembangunan TMMD ada di Desa Batu Putih dan Kelurahan Sabila, Kecamatan Mallawa.
Bupati Maros, AS Chaidir Syam, mengatakan, Kecamatan Mallawa dipilih karena akses jalan di wilayah tersebut masih sangat terbatas.
Banyak ruas jalan yang belum terbuka, sehingga menyulitkan mobilitas masyarakat.
"Mallawa dipilih karena akses jalannya memang belum layak dilalui kendaraan. Pernah viral beberapa waktu lalu karena ada mobil yang tidak bisa lewat karena kondisi jalan yang rusak parah," ungkapnya.
Dalam program TMMD ke-125 ini, prajurit TNI bersama masyarakat setempat akan membangun jalan rintisan sepanjang 1.300 meter.
Pembangunan jalan ini diharapkan mampu membuka akses antar wilayah, memudahkan transportasi hasil pertanian, serta memperlancar aktivitas ekonomi warga.
Selain jalan, program TMMD juga akan membuat 5 unit sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, serta melakukan rehabilitasi rumah warga yang tidak layak huni.
“Ada juga kegiatan penyuluhan yang akan diberikan kepada masyarakat,“ tambahnya.
Mantan Ketua DPRD Maros itu menyebutkan, ada hampir 1.000 Kepala Keluarga (KK) di wilayah sasaran TMMD yang akan merasakan dampak langsung dari program ini.
Dia menjelaskan, kegiatan ini melibatkan sekitar 150 personel TNI dibantu dengan masyarakat setempat yang turut serta dalam gotong royong.
"Total anggaran yang digelontorkan untuk TMMD ini sebesar Rp1,5 miliar dari Pemerintah Kabupaten Maros, ditambah Rp400 juta dari TNI Angkatan Darat," ujarnya.
Sementara itu, Komandan Korem 141/Toddopuli (Danrem), Brigjen TNI Andre Clift Rumbayan, mengatakan TMMD merupakan bentuk nyata sinergi TNI dengan pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan.
"Tahun ini, TMMD digelar di dua kabupaten di Sulawesi Selatan, yakni Kabupaten Maros dan Kabupaten Enrekang. Masih banyak daerah di Sulsel yang membutuhkan pembukaan akses jalan agar masyarakat bisa lebih mudah beraktivitas," ujarnya.
Dia menekankan pentingnya kerja sama seluruh pihak, baik pemerintah daerah maupun masyarakat, untuk menyukseskan program TMMD.
"Diperlukan kerja sama yang baik antara pemerintah daerah, TNI, dan seluruh komponen masyarakat agar hasil yang dicapai bisa optimal," tegasnya.
Pembukaan kegiatan digelar dengan upacara di Lapangan Pallantikang, sedangkan lokasi pembangunan TMMD ada di Desa Batu Putih dan Kelurahan Sabila, Kecamatan Mallawa.
Bupati Maros, AS Chaidir Syam, mengatakan, Kecamatan Mallawa dipilih karena akses jalan di wilayah tersebut masih sangat terbatas.
Banyak ruas jalan yang belum terbuka, sehingga menyulitkan mobilitas masyarakat.
"Mallawa dipilih karena akses jalannya memang belum layak dilalui kendaraan. Pernah viral beberapa waktu lalu karena ada mobil yang tidak bisa lewat karena kondisi jalan yang rusak parah," ungkapnya.
Dalam program TMMD ke-125 ini, prajurit TNI bersama masyarakat setempat akan membangun jalan rintisan sepanjang 1.300 meter.
Pembangunan jalan ini diharapkan mampu membuka akses antar wilayah, memudahkan transportasi hasil pertanian, serta memperlancar aktivitas ekonomi warga.
Selain jalan, program TMMD juga akan membuat 5 unit sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, serta melakukan rehabilitasi rumah warga yang tidak layak huni.
“Ada juga kegiatan penyuluhan yang akan diberikan kepada masyarakat,“ tambahnya.
Mantan Ketua DPRD Maros itu menyebutkan, ada hampir 1.000 Kepala Keluarga (KK) di wilayah sasaran TMMD yang akan merasakan dampak langsung dari program ini.
Dia menjelaskan, kegiatan ini melibatkan sekitar 150 personel TNI dibantu dengan masyarakat setempat yang turut serta dalam gotong royong.
"Total anggaran yang digelontorkan untuk TMMD ini sebesar Rp1,5 miliar dari Pemerintah Kabupaten Maros, ditambah Rp400 juta dari TNI Angkatan Darat," ujarnya.
Sementara itu, Komandan Korem 141/Toddopuli (Danrem), Brigjen TNI Andre Clift Rumbayan, mengatakan TMMD merupakan bentuk nyata sinergi TNI dengan pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan.
"Tahun ini, TMMD digelar di dua kabupaten di Sulawesi Selatan, yakni Kabupaten Maros dan Kabupaten Enrekang. Masih banyak daerah di Sulsel yang membutuhkan pembukaan akses jalan agar masyarakat bisa lebih mudah beraktivitas," ujarnya.
Dia menekankan pentingnya kerja sama seluruh pihak, baik pemerintah daerah maupun masyarakat, untuk menyukseskan program TMMD.
"Diperlukan kerja sama yang baik antara pemerintah daerah, TNI, dan seluruh komponen masyarakat agar hasil yang dicapai bisa optimal," tegasnya.
(MAN)
Berita Terkait
News
Komisi I DPR RI Desak Negara Bersikap, Usai Prajurit TNI Tewas Akibat Serangan Israel
Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKB, Syamsu Rizal atau yang akrab disapa Deng Ical, mengecam keras serangan Israel yang menewaskan seorang prajurit TNI yang tergabung dalam pasukan perdamaian PBB (UNIFIL) di Lebanon, serta melukai tiga prajurit lainnya.
Senin, 30 Mar 2026 15:17
News
Jenazah Anggota TNI Korban Serangan KKB di Papua Tiba di Makassar
Jenazah Serda Hamdani, prajurit TNI AD yang gugur dalam penyerangan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua Tengah, tiba di kargo Bandara Internasional Sultan Hasanuddin,
Senin, 23 Feb 2026 16:17
Sulsel
TNI dan Polri Perkuat Soliditas Ciptakan Kamtibmas di Jeneponto
Kapolres Jeneponto AKBP Haryo Basuki melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Markas Komando Distrik Militer (Kodim) 1425 Jeneponto, Kamis (19/2/2026).
Jum'at, 20 Feb 2026 16:55
Sulsel
Gowa Perkuat Aksi Lingkungan, Jumat Bersih Libatkan Semua Pihak
Pemkab Gowa akan melaksanakan program Jumat Bersih secara serentak sebagai tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia melalui Gerakan Indonesia ASRI
Kamis, 12 Feb 2026 10:52
News
TNI–Polri Sikat Arena Judi Sabung Ayam di Bangkala Barat Jeneponto
Petugas gabungan TNI dan Polri menggerebek arena sabung ayam yang diduga menjadi lokasi praktik perjudian di Desa Banrimanurung, Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Jumat (23/1/2026).
Jum'at, 23 Jan 2026 16:11
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Petani Terancam Gagal Panen, DPRD Jeneponto Minta Pompengan Segera Bertindak
2
Pembangunan Infrastruktur di Wajo Terus Digenjot, 53 Ruas Jalan Tuntas Diperbaiki Ditengah Efisiensi
3
Data Pemilih Luwu Timur Naik, KPU Catat 223.686 Pemilih di Awal 2026
4
Orasi Pengukuhan Prof Gustia Tahir: Eco-Sufisme Solusi Etis Atasi Krisis Ekologi Global
5
Munafri Evaluasi Total Program Persampahan, dari Sistem Open Dumping ke Sanitary Landfill
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Petani Terancam Gagal Panen, DPRD Jeneponto Minta Pompengan Segera Bertindak
2
Pembangunan Infrastruktur di Wajo Terus Digenjot, 53 Ruas Jalan Tuntas Diperbaiki Ditengah Efisiensi
3
Data Pemilih Luwu Timur Naik, KPU Catat 223.686 Pemilih di Awal 2026
4
Orasi Pengukuhan Prof Gustia Tahir: Eco-Sufisme Solusi Etis Atasi Krisis Ekologi Global
5
Munafri Evaluasi Total Program Persampahan, dari Sistem Open Dumping ke Sanitary Landfill