Chaidir Syam Lantik 25 Pejabat Eselon II Lingkup Pemkab Maros
Senin, 28 Jul 2025 11:53
Bupati AS Chaidir Syam melantik dan mengambil sumpah jabatan pejabat eselon II, Senin (28/7/2025). Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Bupati Maros AS Chaidir Syam melantik 25 pejabat eselon II, Senin (28/7/2025). Ini merupakan pelantikan pejabat perdana di era pemerintahannya periode ini sejak dilantik Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Februari lalu.
Pejabat yang dilantik ini merupakan pejabat eselon II, yang meliputi kepala dinas dari hasil dari job fit yang telah dilaksanakan Pemkab Maros beberapa waktu lalu.
Dari 25 orang yang dilantik, 8 diantaranya bergeser dari jabatan lama dan 3 lainnya diberikan sebagai Pelaksana Tugas.
Dalam sambutannya, Chaidir Syam mengatakan, pelantikan kali ini merupakan hasil dari job fit yang dilaksanakan beberapa waktu lalu.
"Sehingga jabatan-jabatan yang ada saat ini diisi oleh figur yang tepat. Karena mereka mendapatkannya melalui job fit," ujarnya dalam sambutannya.
Dia menjelaskan, rotasi kali ini dilakukan dengan proses yang panjang. Pasalnya Pemda harus meminta izin di Kemendagri mengingat masa jabatannya belum genap enam bulan.
"Untuk pelantikan kali ini, kita harus meminta izin di Kemendagri, karena masa jabatan kami belum sampai 6 bulan. Jadi prosesnya tidak mudah. Harus melalui job fit dulu, lalu menunggu persetujuan dari Kemendagri untuk pelantikan. Jadi kami berharap pejabat yang dilantik bisa bekerja dengan maksimal," ujarnya.
Chaidir menjelaskan, proses pelantikan kali ini melalui dua kategori. Ada yang dilantik di jabatan baru dan ada yang tetap di posisinya, berdasarkan hasil job fit.
"Pelantikan ini melalui dua kategori. Ada yang rotasi di jabatan baru dan dan ada juga tetap dijabatannya, tapi kembali dilantik," ujarnya.
Chaidir mengatakan, dari 25 Pejabat eselon yang dilantik, beberapa diantaranya mengisi kembali jabatannya. Dan sebagian dari itu mengalami pergeseran.
Beberapa diantaranya yang bergeser, yakni Asisten Administrasi Umum, Muhammad Alfian, dilantik menjadi Kepala Dinas PUTPR; Kepala Pertanian dan Ketahanan Pangan, Fadli dilantik sebagai Asisten Administraai Umum; Sekretaris Dewan, Nadjib bergeser menjadi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.
Kemudian, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, Andi Sam sophian menjadi Kepala Dinas Kopumdag; Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, M Ferdiansyah dilantik menjadi Kepala Badan Pendapatan Daerah; dan, Kepala Dinas Pendidikan, Andi Pattiroi, bergeser menjadi Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi.
Chaidir menuturkan, dengan pelantikan eselon II ini maka masih ada 10 jabatan yang masih lowong.
Untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut, maka Pemerintah daerah akan menggelar seleksi terbuka (selter).
"Besok ini proses seleksi terbuka sudah kita akan proses. Untuk Selter ini akan dibuka untuk 10 jabatan. Sebenarnya hanya 8 jabatan yang kosong. Tapi ada dua jabatan yang pejabatnya saat ini dalam dua bulan ke depan akan masuk masa pensiun, jadi kami tetap membuka Selter," ujarnya.
Chaidir menjelaskan, berdasarkan aturan, Selter ini bisa diikuti oleh pejabat dari luar lingkup Pemkab Maros. Jadi jika ada yang mendaftar dari luar itu dibolehkan.
"Karena semuanya ini terbuka sesuai aturan semuanya bisa dilakukan. Kita akan umumkan secara resmi, apa-apa persyaratan untuk pelaksanaan selter ini," ujarnya.
Pejabat yang dilantik ini merupakan pejabat eselon II, yang meliputi kepala dinas dari hasil dari job fit yang telah dilaksanakan Pemkab Maros beberapa waktu lalu.
Dari 25 orang yang dilantik, 8 diantaranya bergeser dari jabatan lama dan 3 lainnya diberikan sebagai Pelaksana Tugas.
Dalam sambutannya, Chaidir Syam mengatakan, pelantikan kali ini merupakan hasil dari job fit yang dilaksanakan beberapa waktu lalu.
"Sehingga jabatan-jabatan yang ada saat ini diisi oleh figur yang tepat. Karena mereka mendapatkannya melalui job fit," ujarnya dalam sambutannya.
Dia menjelaskan, rotasi kali ini dilakukan dengan proses yang panjang. Pasalnya Pemda harus meminta izin di Kemendagri mengingat masa jabatannya belum genap enam bulan.
"Untuk pelantikan kali ini, kita harus meminta izin di Kemendagri, karena masa jabatan kami belum sampai 6 bulan. Jadi prosesnya tidak mudah. Harus melalui job fit dulu, lalu menunggu persetujuan dari Kemendagri untuk pelantikan. Jadi kami berharap pejabat yang dilantik bisa bekerja dengan maksimal," ujarnya.
Chaidir menjelaskan, proses pelantikan kali ini melalui dua kategori. Ada yang dilantik di jabatan baru dan ada yang tetap di posisinya, berdasarkan hasil job fit.
"Pelantikan ini melalui dua kategori. Ada yang rotasi di jabatan baru dan dan ada juga tetap dijabatannya, tapi kembali dilantik," ujarnya.
Chaidir mengatakan, dari 25 Pejabat eselon yang dilantik, beberapa diantaranya mengisi kembali jabatannya. Dan sebagian dari itu mengalami pergeseran.
Beberapa diantaranya yang bergeser, yakni Asisten Administrasi Umum, Muhammad Alfian, dilantik menjadi Kepala Dinas PUTPR; Kepala Pertanian dan Ketahanan Pangan, Fadli dilantik sebagai Asisten Administraai Umum; Sekretaris Dewan, Nadjib bergeser menjadi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.
Kemudian, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, Andi Sam sophian menjadi Kepala Dinas Kopumdag; Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, M Ferdiansyah dilantik menjadi Kepala Badan Pendapatan Daerah; dan, Kepala Dinas Pendidikan, Andi Pattiroi, bergeser menjadi Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi.
Chaidir menuturkan, dengan pelantikan eselon II ini maka masih ada 10 jabatan yang masih lowong.
Untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut, maka Pemerintah daerah akan menggelar seleksi terbuka (selter).
"Besok ini proses seleksi terbuka sudah kita akan proses. Untuk Selter ini akan dibuka untuk 10 jabatan. Sebenarnya hanya 8 jabatan yang kosong. Tapi ada dua jabatan yang pejabatnya saat ini dalam dua bulan ke depan akan masuk masa pensiun, jadi kami tetap membuka Selter," ujarnya.
Chaidir menjelaskan, berdasarkan aturan, Selter ini bisa diikuti oleh pejabat dari luar lingkup Pemkab Maros. Jadi jika ada yang mendaftar dari luar itu dibolehkan.
"Karena semuanya ini terbuka sesuai aturan semuanya bisa dilakukan. Kita akan umumkan secara resmi, apa-apa persyaratan untuk pelaksanaan selter ini," ujarnya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Kualitas Udara Memburuk, Bupati Maros Imbau Warga Pakai Masker
Kualitas Udara di Kabupaten Maros saat ini terindikasi buruk, yang diakibatkan kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia.
Minggu, 11 Okt 2026 09:47
Sulsel
Chaidir Syam Dikukuhkan sebagai Sekretaris PAN Sulsel
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan atau Zulhas melantik dan mengukuhkan pengurus DPW PAN Sulawesi Selatan (Sulsel) periode 2024-2029 serta pengurus DPD PAN di 24 kabupaten/kota se-Sulsel.
Rabu, 07 Okt 2026 16:11
Sulsel
300 Ribu Warga Maros Terdampak Kekeringan, 5 Juta Liter Air Bersih Disalurkan
Kemarau panjang yang melanda hampir semua wilayah Sulawesi Selatan, berdampak pada kekeringan dan minimnya air bersih.
Rabu, 07 Okt 2026 13:03
Sulsel
Kahfi Pimpin PAN Sulsel 5 Periode, Usung Spirit Tembus 3 Besar di Pemilu 2029
Ashabul Kahfi bakal dilantik sebagai Ketua DPW PAN Sulsel di Hotel Claro Makassar pada Rabu (6/10/2026) hari ini. Ia didampingi oleh Bupati Maros, Chaidir Syam sebagai sekretaris wilayah.
Selasa, 06 Okt 2026 19:53
Sulsel
Siswa SD Maros Juara Panahan Tradisional Sulsel
Moch Idham Khalid Pasya, siswa kelas V Kuttab Al-Azka Maros, meraih juara II pada ajang panahan tradisional tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Rabu, 30 Sep 2026 11:27
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Puluhan Tahun Menanti, Warga Laonti Sambut Haru Pembangunan Jaringan Listrik
2
Pengurus MGMP Pendidikan Pancasila SMA Kota Makassar Resmi Dilantik
3
Kualitas Udara Memburuk, Bupati Maros Imbau Warga Pakai Masker
4
Vale Perkuat Ekonomi Lokal Lewat Pemberdayaan UMKM & Koperasi
5
Menkop Tinjau KDKMP Sorowako, Dorong Mesin Pascapanen untuk Lada dan Vanili
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Puluhan Tahun Menanti, Warga Laonti Sambut Haru Pembangunan Jaringan Listrik
2
Pengurus MGMP Pendidikan Pancasila SMA Kota Makassar Resmi Dilantik
3
Kualitas Udara Memburuk, Bupati Maros Imbau Warga Pakai Masker
4
Vale Perkuat Ekonomi Lokal Lewat Pemberdayaan UMKM & Koperasi
5
Menkop Tinjau KDKMP Sorowako, Dorong Mesin Pascapanen untuk Lada dan Vanili