Komisi A DPRD Makassar Minta OPD Maksimalkan Serapan Anggaran
Kamis, 23 Okt 2025 14:39
Suasana Rapat Monev Triwulan III Tahun 2025, di lantai 2, Kantor Perumnas Regional VII, Rabu (22/10/2025). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
MAKASSAR - Komisi A DPRD Kota Makassar bersama mitra kerja menggelar Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Triwulan III Tahun 2025 yang digelar di lantai 2, Kantor Perumnas Regional VII, Rabu 22 Oktober kemarin.
Anggota Komisi A DPRD Kota Makassar, Andi Hadi Ibrahim Baso, menyebut bahwa serapan anggaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masih belum maksimal. Maka dari itu, pihaknya mendorong anggaran tersebut dimaksimalkan untuk menghindari Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Tahun Berkenaan (Silpa)
"Kami melihat serapan anggaran masing-masing OPD kisaran di angka 50%, belum ada yang menyentuh sampai 80%. Di tengah kita sudah mau masuk di bulan November, kita berharap sesuai dengan arahan pemerintah pusat bahwa untuk menghindari Silpa yang besar. Karena kalau Silpa yang besar, maka anggaran itu tidak berjalan dengan baik. Artinya kalau tidak berjalan dengan baik berarti yang rugi adalah masyarakat dan perputaran daripada anggaran ini harus dipacu, supaya dampak roda perekonomian di Kota Makassar ini berjalan dengan baik," sebutnya.
Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Makassar itu menekankan kepada mitra dinas terkait agar serapan anggaran tersebut dipercepat sesuai dengan tupoksi dan regulasi yang ada.
"Oleh karena itu tentu sesuai dengan regulasi dan aturan yang benar jangan sampai juga dipaksakan untuk ini tapi regulasinya menyalahi aturan yang berlaku," ujarnya kepada SINDO Makassar saat ditemui langsung.
Di sisi lain, Andi Hadi menyoroti insiden kejadian yang meresahkan warga Kota Makassar, seperti kejadian perang antar kelompok yang memakan korban. Maka dari itu, pihaknya meminta peran Badan Persatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) ditingkatkan lagi ke depan.
"Unsur-unsur yang menyedihkan yang perlu kami menjadi perhatian di 2026 karena Makassar sekarang itu banyak sekali hal-hal ribut-ribut terjadi. Tiba-tiba terjadi busur dan sebagainya. Oleh karena itu, salah satu program Presiden itu terletak di Kesbangpol tentang Asta Cita Bapak Presiden, bagaimana sosialisasi yang masif kepada masyarakat yang mereka dibentengi dengan pengetahuan mereka tentang empat pilar kebangsaan," ungkapnya.
Legislator Daerah Pemilihan III Kota Makassar itu berharap anggaran Kesbangpol bisa ditambah ke depan. Pihaknya juga akan melakukan rapat bersama Badan Anggaran (Banggar) terkait permasalahan tersebut.
"Ini menjadi pembelajaran bagi kita semuanya betapa dari OPD Kesbangpol ini perlu kita melihat kembali karena mereka juga mau berbuat tetapi anggaran yang barangkali tidak sampai kepada mereka. Hal ini juga cambukan bagi kami, utamanya kami di Banggar, untuk nanti membawa kepada rapat Banggar terkait dengan anggaran yang melekat di Kesbangpol," harap Andi Hadi.
Mantan Ketua Komisi D DPRD Kota Makassar itu juga menyoroti beberapa aset pemerintah kota yang digugat oleh pihak tertentu. Ia menekankan kolaborasi antara pihak legislatif dan eksekutif bisa berjalan dengan baik agar kejadian tersebut tidak terulang lagi di masa depan.
"Dinas Pertanahan memerlukan juga perhatian khusus karena banyak kita yang digugat dan tidak sedikit juga kita dikalah. Contoh di SD Pajaiang dan kasus-kasus yang lain. Artinya kita berikan saran supaya Dinas Pertanahan ini ada kolaborasi dengan bagian hukum supaya mereka diperkuat untuk menangani kasus-kasus yang barangkali dinas ini harus berhadapan dengan pihak-pihak terkait," tukasnya.
Andi Hadi juga menjelaskan, kearsipan pemerintah kota harus dijaga keasliannya dan bisa membenahi kelengkapan-kelengkapan arsip lainnya. Kata dia, salah satunya adalah digitalisasi arsip seperti yang dilakukan oleh Pemkot Surabaya.
"Kemudian dari Diskominfo dan PTSP juga banyak masukkan-masukan terkait bagaimana perizinan itu bisa akses dengan cepat. Kemudian tidak ada hambatan-hambatan. Ini lah kita inginkan pelayanan primandan pelayanan cepat yang terjadi di Pemkot Makassar dibawa kepemimpinan Pak Munafri Arifudin dan Insyaaallah itu bisa kita semuanya lakukan seiring dengan ada kemauan di semua pihak baik itu pihak legislatif maupun pihak pihak pemerintah itu sendiri," tutupnya.
Sementara, anggota Komisi A lainnya, Andi Makmur Burhanuddin, menekankan juga aspek percepatan peyerapan anggaran dilakukan oleh pihak terkait, karena dikhawatirkan bisa berdampak pada berjalannya program yang berpihak kepada masyarakat.
"Kami mencoba untuk menyampaikan beberapa mitra komisi A terkait imbauan pemerintah kota melalui yang berita yang berkembang bahwa pemerintah kota mengharapkan jadi Kota Makassar ini benar-benar bisa memberi dampak tidak pada kegiatan seremoni semata-mata, tetapi bagaimana di HUT kota Makassar ini masyarakat Makassar bisa merasakan dampak yang positif. Bukan hanya kemeriahan, tetapi pada program yang kemudian bisa bermanfaat benar-benar bagi masyarakat," katanya saat dikonfirmasi oleh SINDO Makassar.
Ketua fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kota Makassar itu berharap agar SKPD terkait bisa memaksimalkan program kerja mampu dijalankan dengan baik dan maksimal.
"Ada memang beberapa sarapan anggaran yang tidak bisa langsung berjalan sesuai harapan. Akan tetapi. Insyaallah 2 bulan terakhir ini SKPD akan melakukan upaya setelah kita melakukan monitoring tadi di komisi A. Selain itu, utamanya soal ya kalau harapan bahwa kita berharap SK paruh waktu ini bisa segera terbit sehingga tenaga paruh waktu bisa merasakan dampaknya ya utamanya soalnya gaji dan lain-lain," tutup legislator Dapil V Kota Makassar itu.
Anggota Komisi A DPRD Kota Makassar, Andi Hadi Ibrahim Baso, menyebut bahwa serapan anggaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masih belum maksimal. Maka dari itu, pihaknya mendorong anggaran tersebut dimaksimalkan untuk menghindari Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Tahun Berkenaan (Silpa)
"Kami melihat serapan anggaran masing-masing OPD kisaran di angka 50%, belum ada yang menyentuh sampai 80%. Di tengah kita sudah mau masuk di bulan November, kita berharap sesuai dengan arahan pemerintah pusat bahwa untuk menghindari Silpa yang besar. Karena kalau Silpa yang besar, maka anggaran itu tidak berjalan dengan baik. Artinya kalau tidak berjalan dengan baik berarti yang rugi adalah masyarakat dan perputaran daripada anggaran ini harus dipacu, supaya dampak roda perekonomian di Kota Makassar ini berjalan dengan baik," sebutnya.
Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Makassar itu menekankan kepada mitra dinas terkait agar serapan anggaran tersebut dipercepat sesuai dengan tupoksi dan regulasi yang ada.
"Oleh karena itu tentu sesuai dengan regulasi dan aturan yang benar jangan sampai juga dipaksakan untuk ini tapi regulasinya menyalahi aturan yang berlaku," ujarnya kepada SINDO Makassar saat ditemui langsung.
Di sisi lain, Andi Hadi menyoroti insiden kejadian yang meresahkan warga Kota Makassar, seperti kejadian perang antar kelompok yang memakan korban. Maka dari itu, pihaknya meminta peran Badan Persatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) ditingkatkan lagi ke depan.
"Unsur-unsur yang menyedihkan yang perlu kami menjadi perhatian di 2026 karena Makassar sekarang itu banyak sekali hal-hal ribut-ribut terjadi. Tiba-tiba terjadi busur dan sebagainya. Oleh karena itu, salah satu program Presiden itu terletak di Kesbangpol tentang Asta Cita Bapak Presiden, bagaimana sosialisasi yang masif kepada masyarakat yang mereka dibentengi dengan pengetahuan mereka tentang empat pilar kebangsaan," ungkapnya.
Legislator Daerah Pemilihan III Kota Makassar itu berharap anggaran Kesbangpol bisa ditambah ke depan. Pihaknya juga akan melakukan rapat bersama Badan Anggaran (Banggar) terkait permasalahan tersebut.
"Ini menjadi pembelajaran bagi kita semuanya betapa dari OPD Kesbangpol ini perlu kita melihat kembali karena mereka juga mau berbuat tetapi anggaran yang barangkali tidak sampai kepada mereka. Hal ini juga cambukan bagi kami, utamanya kami di Banggar, untuk nanti membawa kepada rapat Banggar terkait dengan anggaran yang melekat di Kesbangpol," harap Andi Hadi.
Mantan Ketua Komisi D DPRD Kota Makassar itu juga menyoroti beberapa aset pemerintah kota yang digugat oleh pihak tertentu. Ia menekankan kolaborasi antara pihak legislatif dan eksekutif bisa berjalan dengan baik agar kejadian tersebut tidak terulang lagi di masa depan.
"Dinas Pertanahan memerlukan juga perhatian khusus karena banyak kita yang digugat dan tidak sedikit juga kita dikalah. Contoh di SD Pajaiang dan kasus-kasus yang lain. Artinya kita berikan saran supaya Dinas Pertanahan ini ada kolaborasi dengan bagian hukum supaya mereka diperkuat untuk menangani kasus-kasus yang barangkali dinas ini harus berhadapan dengan pihak-pihak terkait," tukasnya.
Andi Hadi juga menjelaskan, kearsipan pemerintah kota harus dijaga keasliannya dan bisa membenahi kelengkapan-kelengkapan arsip lainnya. Kata dia, salah satunya adalah digitalisasi arsip seperti yang dilakukan oleh Pemkot Surabaya.
"Kemudian dari Diskominfo dan PTSP juga banyak masukkan-masukan terkait bagaimana perizinan itu bisa akses dengan cepat. Kemudian tidak ada hambatan-hambatan. Ini lah kita inginkan pelayanan primandan pelayanan cepat yang terjadi di Pemkot Makassar dibawa kepemimpinan Pak Munafri Arifudin dan Insyaaallah itu bisa kita semuanya lakukan seiring dengan ada kemauan di semua pihak baik itu pihak legislatif maupun pihak pihak pemerintah itu sendiri," tutupnya.
Sementara, anggota Komisi A lainnya, Andi Makmur Burhanuddin, menekankan juga aspek percepatan peyerapan anggaran dilakukan oleh pihak terkait, karena dikhawatirkan bisa berdampak pada berjalannya program yang berpihak kepada masyarakat.
"Kami mencoba untuk menyampaikan beberapa mitra komisi A terkait imbauan pemerintah kota melalui yang berita yang berkembang bahwa pemerintah kota mengharapkan jadi Kota Makassar ini benar-benar bisa memberi dampak tidak pada kegiatan seremoni semata-mata, tetapi bagaimana di HUT kota Makassar ini masyarakat Makassar bisa merasakan dampak yang positif. Bukan hanya kemeriahan, tetapi pada program yang kemudian bisa bermanfaat benar-benar bagi masyarakat," katanya saat dikonfirmasi oleh SINDO Makassar.
Ketua fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kota Makassar itu berharap agar SKPD terkait bisa memaksimalkan program kerja mampu dijalankan dengan baik dan maksimal.
"Ada memang beberapa sarapan anggaran yang tidak bisa langsung berjalan sesuai harapan. Akan tetapi. Insyaallah 2 bulan terakhir ini SKPD akan melakukan upaya setelah kita melakukan monitoring tadi di komisi A. Selain itu, utamanya soal ya kalau harapan bahwa kita berharap SK paruh waktu ini bisa segera terbit sehingga tenaga paruh waktu bisa merasakan dampaknya ya utamanya soalnya gaji dan lain-lain," tutup legislator Dapil V Kota Makassar itu.
(MAN)
Berita Terkait
News
Sidak Mall Panakkukang, DPRD Makassar Siapkan Rekomendasi Limbah
Komisi C DPRD Kota Makassar melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Mall Panakkukang, Jumat (23/1/2026), menyusul laporan dugaan pengelolaan limbah yang dinilai tidak memenuhi standar.
Sabtu, 24 Jan 2026 06:48
Makassar City
Andi Hadi Sebut Usulan Musrenbang Berulang Dipicu Perbaikan Infrastruktur Tak Tuntas
Anggota DPRD Kota Makassar, Andi Hadi Ibrahim Baso, menilai pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di tingkat kelurahan masih bersifat monoton.
Selasa, 20 Jan 2026 22:54
News
Muchlis Misbah Dorong Uji Publik Wacana Pilkada Lewat DPRD
Anggota DPRD Kota Makassar, Muchlis Misbah, mendorong dilakukannya uji publik secara terbuka terkait wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD.
Senin, 19 Jan 2026 23:37
Sports
Umiyati Pimpin IPSI Makassar, Fokus Cetak Atlet Silat Berprestasi
Pengurus IPSI Kota Makassar periode 2025–2029 resmi dilantik oleh IPSI Provinsi Sulawesi Selatan, di Hotel Max One, Jalan Taman Makam Pahlawan, Sabtu (17/1/2026) malam.
Minggu, 18 Jan 2026 18:22
Makassar City
Fraksi PKB Makassar Harap Armada Baru Dinsos Percepat Respons ke Kelompok Rentan
Ketua Fraksi PKB DPRD Makassar, Andi Makmur Burhanuddin, mengapresiasi langkah Dinsos Makassar yang memanfaatkan kendaraan aset lama menjadi armada operasional penjangkauan sosial.
Sabtu, 17 Jan 2026 14:33
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Temukan Semua Korban, Operasi SAR Pesawat ATR 42-500 Resmi Ditutup
2
TNI–Polri Sikat Arena Judi Sabung Ayam di Bangkala Barat Jeneponto
3
Kapolres Jeneponto Sidak Polsek Tamalatea, Pastikan Layanan Siaga
4
Seluruh Korban ATR 42-500 Ditemukan, Tim SAR Sujud Syukur
5
Bagian Tubuh Dua Jenazah Dievakuasi Gunakan Helikopter Caraccal Milik TNI AU
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Temukan Semua Korban, Operasi SAR Pesawat ATR 42-500 Resmi Ditutup
2
TNI–Polri Sikat Arena Judi Sabung Ayam di Bangkala Barat Jeneponto
3
Kapolres Jeneponto Sidak Polsek Tamalatea, Pastikan Layanan Siaga
4
Seluruh Korban ATR 42-500 Ditemukan, Tim SAR Sujud Syukur
5
Bagian Tubuh Dua Jenazah Dievakuasi Gunakan Helikopter Caraccal Milik TNI AU