Jelang Idulfitri, Anggota DPRD Makassar Peringatkan Spekulan Pangan
Jum'at, 06 Mar 2026 00:09
Anggota Komisi B DPRD Kota Makassar, Basdir, saat ditemui di kantor Perumnas Regional VII, Jalan Hertasning, Kamis (5/3/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
MAKASSAR - Anggota Komisi B DPRD Kota Makassar, Basdir, mengingatkan adanya potensi permainan harga bahan pangan oleh spekulan menjelang Idulfitri. Ia meminta pemerintah kota memperketat pengawasan terhadap distribusi dan ketersediaan bahan pokok di pasar.
Basdir mengatakan praktik spekulasi harga kerap terjadi saat kebutuhan masyarakat meningkat menjelang Lebaran. Hal itu, menurutnya, berdasarkan pengalaman saat melakukan peninjauan langsung ke sejumlah pasar.
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut menyoroti potensi penimbunan komoditas pangan oleh oknum pengusaha yang ingin memanfaatkan situasi. Praktik itu dinilai dapat membuat barang sulit diperoleh masyarakat dan memicu kenaikan harga.
"Makanya di sini peran pemerintah, khususnya teman-teman di PD Pasar dan Dinas Perdagangan, sangat penting untuk melakukan operasi pasar setiap hari," ungkapnya saat ditemui di kantor Perumnas Regional VII, Jalan Hertasning.
Basdir meminta Pemerintah Kota Makassar kembali aktif turun ke lapangan untuk mengawasi distribusi bahan pokok serta menindak pengusaha yang terbukti memainkan harga. Ia juga mendorong agar operasi pasar dan pasar murah segera dilakukan apabila harga pangan mulai melampaui batas normal.
"Hal ini setidaknya harus dilakukan dua minggu sebelum Idulfitri karena harus ada intervensi. Jika tidak, banyak spekulan yang bermain dengan menimbun barang dan mempermainkan harga, yang kasihan nanti masyarakat kita," kata Basdir.
Ia menegaskan Komisi B DPRD Makassar siap turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar guna memantau kondisi harga dan distribusi barang. Langkah tersebut akan dilakukan jika ditemukan indikasi ketidakwajaran harga, meski hingga kini belum ada aduan resmi yang masuk ke DPRD.
Basdir juga mengingatkan pelaku usaha agar tidak memainkan harga bahan pokok. Ia menegaskan pemerintah dapat menjatuhkan sanksi tegas bagi pelaku usaha yang melanggar aturan.
"Di DPRD pun sanksinya harus tegas; kami akan meminta pemerintah kota untuk mencabut izin mereka. Bayangkan kalau menjelang lebaran barang pokok seperti beras dan gula ditimbun, itu sangat merugikan dan harus ditindak tegas," tegasnya.
Basdir mengatakan praktik spekulasi harga kerap terjadi saat kebutuhan masyarakat meningkat menjelang Lebaran. Hal itu, menurutnya, berdasarkan pengalaman saat melakukan peninjauan langsung ke sejumlah pasar.
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut menyoroti potensi penimbunan komoditas pangan oleh oknum pengusaha yang ingin memanfaatkan situasi. Praktik itu dinilai dapat membuat barang sulit diperoleh masyarakat dan memicu kenaikan harga.
"Makanya di sini peran pemerintah, khususnya teman-teman di PD Pasar dan Dinas Perdagangan, sangat penting untuk melakukan operasi pasar setiap hari," ungkapnya saat ditemui di kantor Perumnas Regional VII, Jalan Hertasning.
Basdir meminta Pemerintah Kota Makassar kembali aktif turun ke lapangan untuk mengawasi distribusi bahan pokok serta menindak pengusaha yang terbukti memainkan harga. Ia juga mendorong agar operasi pasar dan pasar murah segera dilakukan apabila harga pangan mulai melampaui batas normal.
"Hal ini setidaknya harus dilakukan dua minggu sebelum Idulfitri karena harus ada intervensi. Jika tidak, banyak spekulan yang bermain dengan menimbun barang dan mempermainkan harga, yang kasihan nanti masyarakat kita," kata Basdir.
Ia menegaskan Komisi B DPRD Makassar siap turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar guna memantau kondisi harga dan distribusi barang. Langkah tersebut akan dilakukan jika ditemukan indikasi ketidakwajaran harga, meski hingga kini belum ada aduan resmi yang masuk ke DPRD.
Basdir juga mengingatkan pelaku usaha agar tidak memainkan harga bahan pokok. Ia menegaskan pemerintah dapat menjatuhkan sanksi tegas bagi pelaku usaha yang melanggar aturan.
"Di DPRD pun sanksinya harus tegas; kami akan meminta pemerintah kota untuk mencabut izin mereka. Bayangkan kalau menjelang lebaran barang pokok seperti beras dan gula ditimbun, itu sangat merugikan dan harus ditindak tegas," tegasnya.
(MAN)
Berita Terkait
News
DPRD Makassar Rekomendasikan Pencabutan Izin RSIA Paramount
Komisi D DPRD Kota Makassar merampungkan rekomendasi penutupan operasional Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Paramount.
Jum'at, 18 Sep 2026 19:45
News
Keluarga Bayi Desak RSIA Paramount Ditutup Permanen Usai RDP DPRD Makassar
Komisi D DPRD Kota Makassar menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait dugaan kelalaian di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Paramount yang menyebabkan meninggalnya bayi Al Fared Zareen Putra Ilhamsyah, Kamis (17/9/2026).
Jum'at, 18 Sep 2026 00:42
Makassar City
Komisi B Puji Langkah PDAM Makassar Perkuat Distribusi Air di Tengah Kemarau
Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar Andi Syahrum bersama Plt Direktur Keuangan Perumda Air Minum Kota Makassar menghadiri rapat kerja dengan Komisi B DPRD Kota Makassar di Kantor DPRD Kota Makassar, Jalan AP Pettarani, Senin (14/9/2026).
Senin, 14 Sep 2026 17:59
News
Keluarga Bayi Meninggal di RSIA Paramount Makassar Siapkan Langkah Hukum
Keluarga bayi Al Fared Zareen Putra Ilhamsyah bersiap menempuh jalur hukum terkait dugaan kelalaian pelayanan medis di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Paramount Makassar.
Sabtu, 12 Sep 2026 05:36
Makassar City
DPRD Makassar Bahas Polemik Anggaran Seragam Gratis
Komisi A dan Komisi D DPRD Kota Makassar menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) gabungan untuk membahas dugaan penyimpangan anggaran program pengadaan seragam sekolah gratis tahun anggaran 2025, Rabu (9/9/2026).
Kamis, 10 Sep 2026 06:59
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
MGMP Pendidikan Pancasila SMA Makassar Siap Dilantik, Dirangkai Seminar Pendidikan
2
PT CLM Transplantasi Terumbu Karang di Pulau Bulu Poloe, Dua Ton Sampah Ikut Diangkut
3
Tamsil Linrung Minta Maaf atas Dua Peristiwa yang Menimpa Siswa ICM, Siapkan Langkah Konkret
4
Appi Tak Diberi Ruang, Pengamat: Golkar Bisa Kehilangan Momentum
5
Sowan ke Andi Fahsar Padjalangi, Plt Golkar Bone: Kami Hanya Mengisi Kekosongan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
MGMP Pendidikan Pancasila SMA Makassar Siap Dilantik, Dirangkai Seminar Pendidikan
2
PT CLM Transplantasi Terumbu Karang di Pulau Bulu Poloe, Dua Ton Sampah Ikut Diangkut
3
Tamsil Linrung Minta Maaf atas Dua Peristiwa yang Menimpa Siswa ICM, Siapkan Langkah Konkret
4
Appi Tak Diberi Ruang, Pengamat: Golkar Bisa Kehilangan Momentum
5
Sowan ke Andi Fahsar Padjalangi, Plt Golkar Bone: Kami Hanya Mengisi Kekosongan