Pertamina Perketat Pengawasan BBM Bersubsidi di Tana Toraja
Jum'at, 07 Nov 2025 16:36
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap indikasi penyelewengan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Foto/IST
TANA TORAJA - Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap indikasi penyelewengan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Pernyataan ini disampaikan menyusul beredarnya video di media sosial yang memperlihatkan situasi di salah satu SPBU di Tana Toraja.
Dalam video tersebut, seorang konsumen tampak bersitegang dengan pengawas SPBU setelah menanyakan dugaan adanya praktik mafia BBM.
SPBU di wilayah Tana Toraja tersebut telah kembali beroperasi normal sejak 3 November, setelah sebelumnya sempat mengalami insiden kebakaran. Sebelum dioperasikan kembali, Pertamina melakukan serangkaian pemeriksaan dan pengujian terhadap seluruh aspek HSSE (Health, Safety, Security, and Environment), serta uji teknis operasional untuk memastikan keamanan dan kelayakan fasilitas. Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan dan pelayanan BBM bagi masyarakat Toraja berjalan aman dan optimal.
Sebagai langkah pengawasan, Pertamina Patra Niaga aktif berkoordinasi dengan aparat penegak hukum (APH), pemerintah daerah, dan pihak SPBU untuk memastikan distribusi energi di Toraja berlangsung aman dan tepat sasaran. Kolaborasi ini juga bertujuan memberikan efek jera sekaligus mencegah praktik ilegal yang merugikan masyarakat.
Area Manager Communication, Relation, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menegaskan bahwa BBM bersubsidi merupakan hak masyarakat yang harus dilindungi.
“Kami telah melihat dan menindaklanjuti video yang beredar. Pertamina tidak akan pernah mentolerir penyalahgunaan BBM bersubsidi. Ini adalah tindakan kriminal dan merugikan hak masyarakat. Siapa pun yang terbukti terlibat, baik dari pihak luar maupun internal SPBU, akan kami berikan tindakan tegas. Kami meminta masyarakat untuk terus menjadi mata dan telinga kami dalam mengawasi penyaluran energi, masyarakat dapat melaporkan setiap indikasi penyelewengan melalui saluran resmi Pertamina Call Center 135,” tegas T. Muhammad Rum.
Ia juga menambahkan bahwa jika terbukti ada keterlibatan dalam penyelewengan distribusi, Pertamina akan menjatuhkan sanksi paling tegas kepada SPBU yang bersangkutan, mulai dari penghentian suplai hingga pemutusan hubungan kerja sama secara permanen.
Pertamina Patra Niaga terus memperkuat sistem pengawasan distribusi melalui digitalisasi dan program Subsidi Tepat, yang memungkinkan pemantauan penyaluran BBM bersubsidi secara real-time.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pertamina dalam menjaga kepercayaan publik serta memastikan akses energi yang aman dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Sulawesi.
Dalam video tersebut, seorang konsumen tampak bersitegang dengan pengawas SPBU setelah menanyakan dugaan adanya praktik mafia BBM.
SPBU di wilayah Tana Toraja tersebut telah kembali beroperasi normal sejak 3 November, setelah sebelumnya sempat mengalami insiden kebakaran. Sebelum dioperasikan kembali, Pertamina melakukan serangkaian pemeriksaan dan pengujian terhadap seluruh aspek HSSE (Health, Safety, Security, and Environment), serta uji teknis operasional untuk memastikan keamanan dan kelayakan fasilitas. Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan dan pelayanan BBM bagi masyarakat Toraja berjalan aman dan optimal.
Sebagai langkah pengawasan, Pertamina Patra Niaga aktif berkoordinasi dengan aparat penegak hukum (APH), pemerintah daerah, dan pihak SPBU untuk memastikan distribusi energi di Toraja berlangsung aman dan tepat sasaran. Kolaborasi ini juga bertujuan memberikan efek jera sekaligus mencegah praktik ilegal yang merugikan masyarakat.
Area Manager Communication, Relation, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menegaskan bahwa BBM bersubsidi merupakan hak masyarakat yang harus dilindungi.
“Kami telah melihat dan menindaklanjuti video yang beredar. Pertamina tidak akan pernah mentolerir penyalahgunaan BBM bersubsidi. Ini adalah tindakan kriminal dan merugikan hak masyarakat. Siapa pun yang terbukti terlibat, baik dari pihak luar maupun internal SPBU, akan kami berikan tindakan tegas. Kami meminta masyarakat untuk terus menjadi mata dan telinga kami dalam mengawasi penyaluran energi, masyarakat dapat melaporkan setiap indikasi penyelewengan melalui saluran resmi Pertamina Call Center 135,” tegas T. Muhammad Rum.
Ia juga menambahkan bahwa jika terbukti ada keterlibatan dalam penyelewengan distribusi, Pertamina akan menjatuhkan sanksi paling tegas kepada SPBU yang bersangkutan, mulai dari penghentian suplai hingga pemutusan hubungan kerja sama secara permanen.
Pertamina Patra Niaga terus memperkuat sistem pengawasan distribusi melalui digitalisasi dan program Subsidi Tepat, yang memungkinkan pemantauan penyaluran BBM bersubsidi secara real-time.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pertamina dalam menjaga kepercayaan publik serta memastikan akses energi yang aman dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Sulawesi.
(TRI)
Berita Terkait
News
Pertamina Pastikan Distribusi BBM ke SPBU Bantaeng Sesuai Prosedur
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan proses distribusi bahan bakar minyak (BBM) ke SPBU 74.924.04 di Kabupaten Bantaeng telah dilaksanakan sesuai standar operasional dan ketentuan yang berlaku.
Selasa, 21 Jul 2026 21:41
News
Pertamina Pastikan Operasional SPBU Cokro Berjalan Normal Usai Insiden Antarkonsumen
Berdasarkan informasi awal yang diterima, insiden tersebut diduga berawal dari kesalahpahaman saat proses antrean pengisian bahan bakar minyak (BBM).
Minggu, 19 Jul 2026 14:49
Ekbis
Pertamina Optimalkan Distribusi BBM, Pasokan Energi Sulawesi Tetap Aman
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus mengoptimalkan distribusi bahan bakar minyak (BBM) guna memastikan pasokan energi bagi masyarakat di seluruh wilayah Sulawesi tetap aman.
Kamis, 16 Jul 2026 15:39
Ekbis
Harga Bright Gas Turun, Pertamina Hadirkan LPG Berkualitas dengan Harga Kompetitif
PT Pertamina Patra Niaga menurunkan harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) nonsubsidi Bright Gas ukuran 5,5 kilogram dan 12 kilogram.
Kamis, 16 Jul 2026 11:37
Sulsel
Pertamina Bekali Puluhan UMKM Takalar Akses Modal & Edukasi LPG
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat kapasitas pelaku UMKM melalui kegiatan Pembinaan dan Sosialisasi Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK) serta Edukasi Penggunaan LPG.
Rabu, 15 Jul 2026 18:08
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Respon Gubernur Sulsel dan Sekda Soal Surat Permintaan Mediasi Bupati Gowa dengan DPRD
2
FORKI Luwu Timur Masuk 10 Besar Kejuaraan Internasional, Borong 10 Medali di Esa Unggul Cup VI
3
Hadapi Krisis Air, PDAM Makassar Siapkan 3 Langkah Pulihkan Distribusi
4
Warga Binaan Rutan Kelas IIB Sengkang Bakal Ikut Program Hapus Tato
5
Satlantas Lutim Ingatkan Warga Bayar Pajak Tepat Waktu, Samsat Keliling Siap Melayani
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Respon Gubernur Sulsel dan Sekda Soal Surat Permintaan Mediasi Bupati Gowa dengan DPRD
2
FORKI Luwu Timur Masuk 10 Besar Kejuaraan Internasional, Borong 10 Medali di Esa Unggul Cup VI
3
Hadapi Krisis Air, PDAM Makassar Siapkan 3 Langkah Pulihkan Distribusi
4
Warga Binaan Rutan Kelas IIB Sengkang Bakal Ikut Program Hapus Tato
5
Satlantas Lutim Ingatkan Warga Bayar Pajak Tepat Waktu, Samsat Keliling Siap Melayani