Baznas Bagikan Seragam Gratis untuk 4.967 Siswa SD dan SMP Maros
Senin, 10 Nov 2025 14:04
Wakil Bupati Muetazim Mansyur menyerahkan bantuan seragam sekolah secara simbolis. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Baznas Kabupaten Maros menyalurkan 4.967 seragam sekolah untuk siswa SD dan SMP.
Penyerahan bantuan ini dilakukan secara simbolis oleh Bupati Maros AS Chaidir Syam, Wakil Bupati Muetazim Mansyur, dan Ketua DPRD Maros Muh Gemilang Pagessa di Ruang Pola Kantor Bupati Maros, Senin (10/11/2025).
Ketua Baznas Maros, Ansar Taufiq, mengatakan, bantuan ini dikhususkan bagi siswa dari keluarga kurang mampu dan tidak menerima bantuan PIP.
"Umumnya itu orang yang tidak mampu. Makanya kami prioritaskan mereka,” ujarnya.
Ansar menambahkan, Baznas menggelontorkan anggaran sebesar Rp1 miliar untuk mendukung program ini.
Selain seragam sekolah lengkap, masing-masing siswa juga mendapatkan bantuan uang tunai Rp200 ribu.
Dia menjelaskan, kuota per sekolah berbeda-beda, menyesuaikan besaran zakat dan infak yang dihimpun dari guru-guru di sekolah tersebut.
"Per sekolah dibedakan berdasarkan besaran infak dan zakat guru. Jadi ada sekolah yang dapat 50, ada 90, ada 2 sampai 20 orang. Itu disalurkan kembali untuk muridnya," jelasnya.
Program ini disebutnya rutin dilakukan setiap tahun, namun jumlah penerima pada 2025 meningkat signifikan.
"Tahun ini angkanya memang tinggi. Dulu itu hanya 2.000-an yang dapat, nilainya sekitar Rp600 juta," katanya.
Sementara itu, Bupati Maros Chaidir Syam memberi apresiasi kepada Baznas atas komitmen mendukung pendidikan di daerah.
"Baznas telah mengambil peran besar dalam memastikan anak-anak Maros tidak terhambat sekolah hanya karena keterbatasan ekonomi. Ini program yang sangat membantu, dan pemerintah tentu mendukung penuh," ujarnya.
Dia juga menegaskan pemerintah kabupaten terus berupaya mengurangi angka kemiskinan melalui kolaborasi dengan berbagai lembaga, termasuk Baznas.
"Kita semua bergerak bersama. Semoga bantuan ini meringankan beban orang tua dan meningkatkan semangat belajar anak-anak kita," ujarnya.
Penyerahan bantuan ini dilakukan secara simbolis oleh Bupati Maros AS Chaidir Syam, Wakil Bupati Muetazim Mansyur, dan Ketua DPRD Maros Muh Gemilang Pagessa di Ruang Pola Kantor Bupati Maros, Senin (10/11/2025).
Ketua Baznas Maros, Ansar Taufiq, mengatakan, bantuan ini dikhususkan bagi siswa dari keluarga kurang mampu dan tidak menerima bantuan PIP.
"Umumnya itu orang yang tidak mampu. Makanya kami prioritaskan mereka,” ujarnya.
Ansar menambahkan, Baznas menggelontorkan anggaran sebesar Rp1 miliar untuk mendukung program ini.
Selain seragam sekolah lengkap, masing-masing siswa juga mendapatkan bantuan uang tunai Rp200 ribu.
Dia menjelaskan, kuota per sekolah berbeda-beda, menyesuaikan besaran zakat dan infak yang dihimpun dari guru-guru di sekolah tersebut.
"Per sekolah dibedakan berdasarkan besaran infak dan zakat guru. Jadi ada sekolah yang dapat 50, ada 90, ada 2 sampai 20 orang. Itu disalurkan kembali untuk muridnya," jelasnya.
Program ini disebutnya rutin dilakukan setiap tahun, namun jumlah penerima pada 2025 meningkat signifikan.
"Tahun ini angkanya memang tinggi. Dulu itu hanya 2.000-an yang dapat, nilainya sekitar Rp600 juta," katanya.
Sementara itu, Bupati Maros Chaidir Syam memberi apresiasi kepada Baznas atas komitmen mendukung pendidikan di daerah.
"Baznas telah mengambil peran besar dalam memastikan anak-anak Maros tidak terhambat sekolah hanya karena keterbatasan ekonomi. Ini program yang sangat membantu, dan pemerintah tentu mendukung penuh," ujarnya.
Dia juga menegaskan pemerintah kabupaten terus berupaya mengurangi angka kemiskinan melalui kolaborasi dengan berbagai lembaga, termasuk Baznas.
"Kita semua bergerak bersama. Semoga bantuan ini meringankan beban orang tua dan meningkatkan semangat belajar anak-anak kita," ujarnya.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Pemkot Makassar Kejar Target Seragam Gratis, Libatkan 112 Penjahit Lokal
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus mempercepat pelaksanaan program pengadaan seragam gratis bagi murid sekolah. Saat ini, proses pengadaan jasa jahit mulai berjalan dengan melibatkan penjahit dan pelaku UMKM lokal.
Kamis, 13 Agu 2026 19:54
News
Menipis, Stok Air Bersih di Lekopancing Diprediksi Hanya Bertahan 3 Pekan
Memasuki musim kemarau, debit air baku di sejumlah sumber air milik PDAM Tirta Bantimurung Maros mulai mengalami penurunan, salah satunya adalah Lekopancing.
Rabu, 12 Agu 2026 11:35
News
Kelola APBD Rp1,5 Triliun, Maros Raih Juara I Pengelolaan Keuangan Daerah
Kabupaten Maros meraih penghargaan juara I dalam pengelolaan keuangan daerah untuk kategori kabupaten dengan kemampuan keuangan rendah di Sulawesi Selatan (Sulsel).
Selasa, 11 Agu 2026 14:36
Sulsel
Pemkab Maros Hemat Tagihan Listrik Rp40 Juta per Bulan dari Kebijakan WFH
Penerapan kebijakan Work From Home (WFH) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maros mampu menekan penggunaan listrik. Penghematan tagihan listrik disebut mencapai sekitar Rp40 juta per bulan.
Selasa, 11 Agu 2026 13:17
Sulsel
Ribuan Warga Terdampak Kemarau, Pemkab Maros Bagikan 16 Tangki Air Bersih per Hari
Pemerintah Kabupaten Maros mulai menyalurkan bantuan air bersih bagi 6.738 warga yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau panjang dan fenomena El Nino.
Selasa, 11 Agu 2026 12:45
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Golkar Lutim Buka Pintu Lebar, Aripin Ungkap Sudah Ada Figur Baru yang Siap Bergabung
2
Unhas Kembangkan Teknologi Pascapanen untuk Konversi Kopi Robusta di Bululumba
3
Kolaborasi PLN & Pemkot Makassar Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kekeringan Makassar
4
Gempa di NTT Tak Ganggu Operasional Bandara Sultan Hasanuddin
5
Gadai Mas Nusantara KCP Tolo Dukung Semarak HUT ke-81 RI di Kelara
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Golkar Lutim Buka Pintu Lebar, Aripin Ungkap Sudah Ada Figur Baru yang Siap Bergabung
2
Unhas Kembangkan Teknologi Pascapanen untuk Konversi Kopi Robusta di Bululumba
3
Kolaborasi PLN & Pemkot Makassar Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kekeringan Makassar
4
Gempa di NTT Tak Ganggu Operasional Bandara Sultan Hasanuddin
5
Gadai Mas Nusantara KCP Tolo Dukung Semarak HUT ke-81 RI di Kelara