Berhasil Turunkan Stunting, Bupati Pangkep Diganjar Penghargaan oleh Kemenkes RI
Rabu, 12 Nov 2025 19:55
Bupati Muhammad Yusran Lalogau memamerkan piagam penghargaan dari Kementerian Kesehatan RI. Foto: Istimewa
PANGKEP - Kabupaten Pangkep meraih penghargaan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI karena dinilai mampu mengintervensi penurunan angka stunting di daerah.
Penghargaan dari Menteri Kesehatan ini diserahkan mewakili 3 regional yaitu Regional 1 (Sumatera, Jawa, Bali), Regional 2 (Kalimantan, NTB, Sulawesi), Regional 3 (NTT, Maluku, Maluku Utara, semua Papua).
Penghargaan yang diterima Kabupaten Pangkep sebagai pencapaian intervensi spesifik terbaik tingkat provinsi dan kabupaten/kota tahun 2025.
Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau menerima langsung penghargaan yang diberikan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, disaksikan Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka.
Wakil Presiden Gibran mengatakan, percepatan penurunan stunting merupakan program proritas Presiden Prabowo Subianto.
"Program ini harus kita kawal bersama, program ini harus kita keroyok bersama," katanya, Rabu 12 November 2025.
Wapres Gibran menambahkan, kunci dari percepatan penurunan stunting adalah sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
"Saya meyakini bapak dan ibu yang ada di ruangan ini adalah orang-orang pilihan, yang mengerti lapangan, orang-orang yanmg mengerti kebutuhan masyarakat," ujar Wapres Gibran dalam sambutannya di Ruang Leimena, Lantai 2 Gedung Adhyatma, Kementerian Kesehatan.
Dia menambahkan atas arahan Presiden Prabowo, Indonesia berhasil menekan angka stunting 19,08 persen pada 2024.
"Capaian ini merupakan capaian bersama, kerja-kerja kolaboratif," ujarnya.
Diketahui Kemenkes memberikan apresiasi Penghargaan Pencapaian Intervensi Spesifik Terbaik Tahun 2025 di pada tiga provinsi dan tiga kabupaten/kota.
Tingkat Provinsi Gubernur Jawa Tengah, Gubernur Kalimantan Timur, Gubernur Nusa Tenggara Timur dan Tingkat Kabupaten/Kota Bupati Jombang, Jawa Timur, Bupati Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, dan Bupati Lembata, Nusa Tenggara Timur.
Penghargaan dari Menteri Kesehatan ini diserahkan mewakili 3 regional yaitu Regional 1 (Sumatera, Jawa, Bali), Regional 2 (Kalimantan, NTB, Sulawesi), Regional 3 (NTT, Maluku, Maluku Utara, semua Papua).
Penghargaan yang diterima Kabupaten Pangkep sebagai pencapaian intervensi spesifik terbaik tingkat provinsi dan kabupaten/kota tahun 2025.
Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau menerima langsung penghargaan yang diberikan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, disaksikan Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka.
Wakil Presiden Gibran mengatakan, percepatan penurunan stunting merupakan program proritas Presiden Prabowo Subianto.
"Program ini harus kita kawal bersama, program ini harus kita keroyok bersama," katanya, Rabu 12 November 2025.
Wapres Gibran menambahkan, kunci dari percepatan penurunan stunting adalah sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
"Saya meyakini bapak dan ibu yang ada di ruangan ini adalah orang-orang pilihan, yang mengerti lapangan, orang-orang yanmg mengerti kebutuhan masyarakat," ujar Wapres Gibran dalam sambutannya di Ruang Leimena, Lantai 2 Gedung Adhyatma, Kementerian Kesehatan.
Dia menambahkan atas arahan Presiden Prabowo, Indonesia berhasil menekan angka stunting 19,08 persen pada 2024.
"Capaian ini merupakan capaian bersama, kerja-kerja kolaboratif," ujarnya.
Diketahui Kemenkes memberikan apresiasi Penghargaan Pencapaian Intervensi Spesifik Terbaik Tahun 2025 di pada tiga provinsi dan tiga kabupaten/kota.
Tingkat Provinsi Gubernur Jawa Tengah, Gubernur Kalimantan Timur, Gubernur Nusa Tenggara Timur dan Tingkat Kabupaten/Kota Bupati Jombang, Jawa Timur, Bupati Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, dan Bupati Lembata, Nusa Tenggara Timur.
(MAN)
Berita Terkait
News
Dukung Cegah Stunting, PLN UIP Sulawesi Bantu Sarana & Prasarana Posyandu
Srikandi PLN UIP Sulawesi melaksanakan program tanggung jawab sosial bertajuk di Posyandu Flamboyan I Kantisang, Kota Makassar.
Kamis, 04 Des 2025 19:16
Makassar City
Makassar Terima Pengakuan Nasional atas Keberhasilan Program Kota Sehat
Kota Makassar menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Pada 2025 ini, Makassar resmi menyandang predikat Kota Sehat dari Kementerian Kesehatan RI melalui penyelenggaraan KKS.
Rabu, 03 Des 2025 11:30
Sulsel
Prevalensi Stunting Gowa Turun Signifikan dalam Tiga Tahun
Angka prevelensi stunting Kabupaten Gowa mengalami penurunan signifikan dalam tiga tahun terakhir. Berdasarkan data yang ada, pada 2022 prevelensi stunting mencapai 33 persen
Jum'at, 28 Nov 2025 17:05
Sulsel
Cegah Tumpang Tindih, DPRD Sulsel Minta Program Aksi Stop Stunting Dikolaborasikan dengan Pemda
Ketua Komisi E DPRD Sulsel, Andi Tenri Indah mendorong dinas kesehatan berkolaborasi dengan pemerintah daerah terkait pelaksanaan program Aksi Stop Stunting (ASS).
Selasa, 25 Nov 2025 22:54
News
Intervensi Nutrisi Tepat Turunkan Risiko Penyakit Infeksi & Hemat Biaya
Studi terbaru dari Indonesia yang dipresentasikan di International Society for Pharmacoeconomics and Outcomes Research (ISPOR) 2025 di Glasgow, Skotlandia, membawa kabar baik.
Senin, 24 Nov 2025 18:48
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemkot Makassar Lelang 38 Kendaraan Dinas, Mulai Motor hingga Mobil Operasional
2
Legislator Makassar Usulkan Pemilihan RT Kembali ke Mekanisme Lama
3
Makassar Susun Aturan Kota Sehat, Akademisi dan UNICEF Tekankan Sinergi Berkelanjutan
4
Dedikasi Guru Terpencil di Konawe Diganjar Penghargaan Nasional dari YAHM
5
Tahun Baru, Swiss-Belcourt Makassar Hadirkan Promo Colorfull Glow
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemkot Makassar Lelang 38 Kendaraan Dinas, Mulai Motor hingga Mobil Operasional
2
Legislator Makassar Usulkan Pemilihan RT Kembali ke Mekanisme Lama
3
Makassar Susun Aturan Kota Sehat, Akademisi dan UNICEF Tekankan Sinergi Berkelanjutan
4
Dedikasi Guru Terpencil di Konawe Diganjar Penghargaan Nasional dari YAHM
5
Tahun Baru, Swiss-Belcourt Makassar Hadirkan Promo Colorfull Glow