40 Kader P2P Bawaslu Bantaeng Ikuti Diskusi Daring Pengawasan Partisipatif
Kamis, 20 Nov 2025 14:23
Kordiv HP2H Bawaslu Bantaeng, Nur Wahni saat memberikan sambutan pada diskusi daring P2P, Kamis (20/11/2025). Foto: Humas Bawaslu Bantaeng
BANTAENG - Sebanyak 40 kader Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P) dari Kabupaten Bantaeng mengikuti diskusi daring yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan pada Kamis (20/11/2025)
Mereka merupakan bagian dari 120 peserta dari tiga kabupaten yakni Bantaeng, Jeneponto, dan Gowa yang pada jadwal hari ini secara serentak mengikuti tahapan diskusi daring P2P.
Para kader dari Bantaeng sebelumnya telah menyelesaikan rangkaian pembelajaran melalui modul dan audio visual, yang menjadi dasar untuk memasuki tahap diskusi daring sebagai pendalaman materi dan penguatan kemampuan analisis pengawasan pemilu
Diskusi ini dibuka secara resmi oleh Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan, Saiful Jihad, yang menegaskan bahwa “Tema kegiatan P2P ini adalah berfungsi dan bergerak, bahwa kehadiran kita harus berfungsi dan bermakna,” ujar Saiful.
Ia mengingatkan bahwa kualitas demokrasi sangat ditentukan oleh edukasi masyarakat. “Semakin baik tingkat pengetahuan, pendidikan, dan pemahaman masyarakat tentang demokrasi, semakin baik pula kualitas demokrasi kita,” tegasnya
Sementara itu, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas (HP2H) Bawaslu Kabupaten Bantaeng, Nur Wahni turut memberikan apresiasi kepada para peserta dari Bantaeng yang tetap aktif mengikuti setiap tahapan P2P hingga sesi diskusi daring
“Kami sangat mengapresiasi seluruh Peserta P2P dari Bantaeng yang menunjukkan komitmen dan keseriusan sejak tahap pembelajaran modul hingga audio visual, harapan kami, mereka tidak hanya memahami materi, tetapi juga mampu menerapkannya dalam pengawasan di masyarakat,” ujarnya
Ia menambahkan bahwa kader P2P diharapkan menjadi perpanjangan tangan Bawaslu dalam memperluas edukasi pengawasan partisipatif di tingkat komunitas
Pada diskusi daring yang berlangsung, hadir narasumber Amrayadi, Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan periode 2018–2023, dengan materi Penguatan Jaringan dan Pemberdayaan Komunitas
Melalui kegiatan ini, Bawaslu berharap 40 kader P2P dari Bantaeng dapat terus bergerak, berperan, dan menjadi motor penggerak partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu, sehingga proses demokrasi di Kabupaten Bantaeng semakin kuat dan berkesadaran tinggi
Mereka merupakan bagian dari 120 peserta dari tiga kabupaten yakni Bantaeng, Jeneponto, dan Gowa yang pada jadwal hari ini secara serentak mengikuti tahapan diskusi daring P2P.
Para kader dari Bantaeng sebelumnya telah menyelesaikan rangkaian pembelajaran melalui modul dan audio visual, yang menjadi dasar untuk memasuki tahap diskusi daring sebagai pendalaman materi dan penguatan kemampuan analisis pengawasan pemilu
Diskusi ini dibuka secara resmi oleh Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan, Saiful Jihad, yang menegaskan bahwa “Tema kegiatan P2P ini adalah berfungsi dan bergerak, bahwa kehadiran kita harus berfungsi dan bermakna,” ujar Saiful.
Ia mengingatkan bahwa kualitas demokrasi sangat ditentukan oleh edukasi masyarakat. “Semakin baik tingkat pengetahuan, pendidikan, dan pemahaman masyarakat tentang demokrasi, semakin baik pula kualitas demokrasi kita,” tegasnya
Sementara itu, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas (HP2H) Bawaslu Kabupaten Bantaeng, Nur Wahni turut memberikan apresiasi kepada para peserta dari Bantaeng yang tetap aktif mengikuti setiap tahapan P2P hingga sesi diskusi daring
“Kami sangat mengapresiasi seluruh Peserta P2P dari Bantaeng yang menunjukkan komitmen dan keseriusan sejak tahap pembelajaran modul hingga audio visual, harapan kami, mereka tidak hanya memahami materi, tetapi juga mampu menerapkannya dalam pengawasan di masyarakat,” ujarnya
Ia menambahkan bahwa kader P2P diharapkan menjadi perpanjangan tangan Bawaslu dalam memperluas edukasi pengawasan partisipatif di tingkat komunitas
Pada diskusi daring yang berlangsung, hadir narasumber Amrayadi, Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan periode 2018–2023, dengan materi Penguatan Jaringan dan Pemberdayaan Komunitas
Melalui kegiatan ini, Bawaslu berharap 40 kader P2P dari Bantaeng dapat terus bergerak, berperan, dan menjadi motor penggerak partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu, sehingga proses demokrasi di Kabupaten Bantaeng semakin kuat dan berkesadaran tinggi
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
KPU Mengajar di SMA Negeri 2 Bantaeng, Tanamkan Pemahaman Asas Pemilu Generasi Muda
Dengan program KPU Mengajar dapat memberikan pemahaman mendasar tentang kepemiluan, khususnya terkait asas-asas pemilu yang menjadi fondasi utama dalam penyelenggaraan demokrasi di Indonesia.
Kamis, 15 Jan 2026 22:11
Sulsel
Dorong Pembinaan Olahraga Akuatik, Bupati Uji Nurdin Buka Kembali Kolam Renang Andi Pawiloi
Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin secara resmi membuka kembali (re-opening) Kolam Renang Andi Pawiloi, di Kelurahan Bonto Atu, Kecamatan Bisappu, Senin, 12 Januari 2026.
Senin, 12 Jan 2026 15:44
Sulsel
Bawaslu Bantaeng Dorong Pendidikan Demokrasi bagi Pemilih Pemula
Menanamkan nilai demokrasi sejak dini menjadi langkah penting dalam menjaga kualitas pemilu. Atas dasar ini Bawaslu Kabupaten Bantaeng hadir di SMA Negeri 1 Bantaeng dalam kegiatan Sosialisasi Pendidikan Demokrasi, Senin (12/01/2026).
Senin, 12 Jan 2026 13:50
Sulsel
YBH PA Bangkit Pecat Oknum Terduga Pelecehan Seksual, Beri Pendampingan Korban
Yayasan Bantuan Hukum Perempuan dan Anak (YBH PA) Bangkit mengambil langkah tegas dengan memberhentikan secara tidak hormat salah satu pengurusnya berinisial MF.
Jum'at, 02 Jan 2026 15:22
Sulsel
Perayaan Natal Bersama, Bupati Bantaeng Apresiasi Kerukunan Antarumat Beragama
Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin menghadiri Perayaan Natal Bersama Umat Kristiani Kabupaten Bantaeng yang dirangkaikan dengan ramah tamah bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Bantaeng.
Selasa, 30 Des 2025 10:12
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Telan Rp26 M, Proyek Jaringan Air Baku Karalloe Tahap II Tuai Kritik Publik
2
Di Antara Kabut dan Jurang: Cerita 30 Jam Tim SAR Evakuasi Korban ATR
3
Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500, Basarnas Terapkan Metode Estafet Paket
4
Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membangun Ekosistem Kampus Islami
5
PDAM Jeneponto Tak Dilibatkan di Proyek Air Baku Karalloe Rp25 Miliar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Telan Rp26 M, Proyek Jaringan Air Baku Karalloe Tahap II Tuai Kritik Publik
2
Di Antara Kabut dan Jurang: Cerita 30 Jam Tim SAR Evakuasi Korban ATR
3
Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500, Basarnas Terapkan Metode Estafet Paket
4
Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membangun Ekosistem Kampus Islami
5
PDAM Jeneponto Tak Dilibatkan di Proyek Air Baku Karalloe Rp25 Miliar