Pemkab Maros Lepas Ekspor Produk Perikanan
Jum'at, 21 Nov 2025 14:14
Bupati Maros, AS Chaidir Syam melepas ekspor produk perikanan, Jumat (21/11/2025). Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Pemerintah Kabupaten Maros melepas ekspor produk perikanan berupa ikan dan rumput laut dengan nilai mencapai Rp54 miliar untuk periode 1–20 November 2025.
Agenda ini menjadi bagian dari peringatan Hari Ikan Nasional 2025 yang digelar bersama seluruh pemangku kepentingan sektor perikanan, termasuk Balai Pengendalian Mutu.
Bupati Maros AS Chaidir Syam mengatakan, kegiatan tahun ini dirangkaikan dengan berbagai program untuk memperkuat budaya konsumsi ikan di masyarakat.
"Kegiatan hari ini adalah peringatan Hari Ikan Nasional 2025 dengan semua stakeholder. Kami melakukan beberapa kegiatan, termasuk pelepasan ekspor hasil laut dan perikanan," ujarnya.
Dia menyebut nilai ekspor Rp54 miliar tersebut berasal dari perusahaan-perusahaan yang mengolah produknya di Maros.
“Perusahaan pengekspor ini merupakan perusahaan yang mengelola ikannya di Maros, meski hasilnya berasal dari daerah lain,” jelasnya.
Tema peringatan tahun ini adalah Hari Ikan untuk Generasi Emas 2045. Berbagai agenda turut digelar seperti pameran olahan ikan, lomba mewarnai ikan-ikan dilindungi tingkat TK, serta makan ikan bersama.
Menurut Chaidir, komoditas unggulan Maros masih didominasi bandeng dan berbagai produk turunannya.
“Produk unggulan Maros masih ikan bandeng seperti bandeng tanpa tulang, bandeng asap, serta rumput laut dan udang,” tuturnya.
Chaidir menegaskan potensi ekspor dari Maros sangat besar.
“Permintaan datang dari berbagai negara, tinggal bagaimana eksportir menjaga mutu dan kualitas,” katanya.
Negara tujuan ekspor meliputi Amerika Serikat, Eropa, Malaysia, Cina, Korea, Singapura, Vietnam, dan Arab Saudi. Untuk jenis ikan, ekspor didominasi tuna dan kakap merah.
Agenda ini menjadi bagian dari peringatan Hari Ikan Nasional 2025 yang digelar bersama seluruh pemangku kepentingan sektor perikanan, termasuk Balai Pengendalian Mutu.
Bupati Maros AS Chaidir Syam mengatakan, kegiatan tahun ini dirangkaikan dengan berbagai program untuk memperkuat budaya konsumsi ikan di masyarakat.
"Kegiatan hari ini adalah peringatan Hari Ikan Nasional 2025 dengan semua stakeholder. Kami melakukan beberapa kegiatan, termasuk pelepasan ekspor hasil laut dan perikanan," ujarnya.
Dia menyebut nilai ekspor Rp54 miliar tersebut berasal dari perusahaan-perusahaan yang mengolah produknya di Maros.
“Perusahaan pengekspor ini merupakan perusahaan yang mengelola ikannya di Maros, meski hasilnya berasal dari daerah lain,” jelasnya.
Tema peringatan tahun ini adalah Hari Ikan untuk Generasi Emas 2045. Berbagai agenda turut digelar seperti pameran olahan ikan, lomba mewarnai ikan-ikan dilindungi tingkat TK, serta makan ikan bersama.
Menurut Chaidir, komoditas unggulan Maros masih didominasi bandeng dan berbagai produk turunannya.
“Produk unggulan Maros masih ikan bandeng seperti bandeng tanpa tulang, bandeng asap, serta rumput laut dan udang,” tuturnya.
Chaidir menegaskan potensi ekspor dari Maros sangat besar.
“Permintaan datang dari berbagai negara, tinggal bagaimana eksportir menjaga mutu dan kualitas,” katanya.
Negara tujuan ekspor meliputi Amerika Serikat, Eropa, Malaysia, Cina, Korea, Singapura, Vietnam, dan Arab Saudi. Untuk jenis ikan, ekspor didominasi tuna dan kakap merah.
(MAN)
Berita Terkait
News
Menipis, Stok Air Bersih di Lekopancing Diprediksi Hanya Bertahan 3 Pekan
Memasuki musim kemarau, debit air baku di sejumlah sumber air milik PDAM Tirta Bantimurung Maros mulai mengalami penurunan, salah satunya adalah Lekopancing.
Rabu, 12 Agu 2026 11:35
News
Kelola APBD Rp1,5 Triliun, Maros Raih Juara I Pengelolaan Keuangan Daerah
Kabupaten Maros meraih penghargaan juara I dalam pengelolaan keuangan daerah untuk kategori kabupaten dengan kemampuan keuangan rendah di Sulawesi Selatan (Sulsel).
Selasa, 11 Agu 2026 14:36
Sulsel
Pemkab Maros Hemat Tagihan Listrik Rp40 Juta per Bulan dari Kebijakan WFH
Penerapan kebijakan Work From Home (WFH) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maros mampu menekan penggunaan listrik. Penghematan tagihan listrik disebut mencapai sekitar Rp40 juta per bulan.
Selasa, 11 Agu 2026 13:17
Sulsel
Ribuan Warga Terdampak Kemarau, Pemkab Maros Bagikan 16 Tangki Air Bersih per Hari
Pemerintah Kabupaten Maros mulai menyalurkan bantuan air bersih bagi 6.738 warga yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau panjang dan fenomena El Nino.
Selasa, 11 Agu 2026 12:45
Sulsel
Kepala Bapenda Maros Ferdiansyah Raih Tiga Penghargaan
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Maros, M. Ferdiansyah, meraih tiga penghargaan atas pengabdian dan kontribusinya dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Maros.
Selasa, 11 Agu 2026 09:20
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
BKKBN Sulsel Gelar Lomba Unik Antar Tim Kerja Semarakkan Hut Ke-81 RI
2
Pendataan Perlinsos Digital Capai 50.088 KK, Wali Kota Appi Targetkan Makassar Tembus 70 Persen
3
Bright Gas Jadi Alternatif Energi Pompa Irigasi Petani Gowa
4
Pengadilan Agama Maros Cabut Hak Perwalian Orang Tua
5
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
BKKBN Sulsel Gelar Lomba Unik Antar Tim Kerja Semarakkan Hut Ke-81 RI
2
Pendataan Perlinsos Digital Capai 50.088 KK, Wali Kota Appi Targetkan Makassar Tembus 70 Persen
3
Bright Gas Jadi Alternatif Energi Pompa Irigasi Petani Gowa
4
Pengadilan Agama Maros Cabut Hak Perwalian Orang Tua
5
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta