Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Gowa Luncurkan Program Mandiri Benih 2025
Senin, 24 Nov 2025 16:54
Bupati Sitti Husniah Talenrang menyerahkan bantuan benih kepada salah satu petani. Foto: SINDO Makassar/Herni Amir
GOWA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa meluncurkan dan mulai menyalurkan Program Mandiri Benih Padi Tahun Anggaran 2025 yang menjadi salah satu langkah strategis penguatan sektor pertanian di daerah.
Penyaluran tersebut dilakukan oleh Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang bersama Ketua DPRD Gowa, Muh Ramli Siddik dan para anggota DPRD serta Sekretaris Daerah, Andy Azis di Lapangan Upacara Kantor Bupati Gowa, Senin (24/11).
Bupati Talenrang mengungkapkan pertanian merupakan salah satu tulang punggung perekonomian daerah, di mana Gowa memiliki potensi lahan yang luas dan air yang mencukupi sehingga benih unggul mandiri ini dapat menunjang keberlanjutan produksi pertanian daerah.
“Tanpa petani tidak ada pangan, dan tanpa pangan tidak ada ketahanan bangsa. Karena itu Pemkab Gowa berkomitmen memberikan yang terbaik untuk petani melalui penyerahan benih unggul ini, yang bukan hanya bantuan tetapi investasi jangka panjang untuk membangun pertanian yang produktif dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Ia menyampaikan, melalui Program Mandiri Benih, Pemkab Gowa menyalurkan benih padi unggul bersertifikat kepada ratusan kelompok tani untuk memperkuat produksi pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.
Program ini juga menjadi bagian dan wujud nyata 9 Program Unggulan “Gowa Salapang Hati Damai” sebuah visi besar pembangunan daerah yang menempatkan kesejahteraan, dan ketahanan ekonomi masyarakat.
“Sektor pertanian berperan besar dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi Gowa. Pada Triwulan II Tahun 2025, ekonomi Gowa tumbuh 7,68%, salah satu yang tertinggi di Sulawesi Selatan. Pertumbuhan ini ditopang kuat oleh sektor pertanian sebagai bagian dari percepatan ekonomi daerah,” sebutnya.
Olehnya ia berharap seluruh kelompok tani dapat memanfaatkan benih tersebut demi meningkatkan produktivitas pertanian daerah dan mendorong inovasi di lapangan.
“Pertanian Gowa ada di tangan kita semua. Kita ingin memastikan bahwa setiap kebijakan, bantuan, dan program yang kita jalankan benar-benar bermuara pada peningkatan produktivitas, kesejahteraab dan kemandirian petani,” harap orang nomor satu di Gowa ini.
Sementara Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Gowa, Fajaruddin, melaporkan bahwa Program Mandiri Benih Padi 2025 didukung oleh APBD Provinsi Sulsel dan difokuskan untuk membangun ekosistem perbenihan yang mandiri dan berkelanjutan di tingkat daerah.
“Program ini tersebar di 18 kecamatan dengan potensi luas tanam 11.000 Ha (kebutuhan benih 275 ton) dan melibatkan 878 kelompok tani/penangkar sebagai pelaksana,” katanya.
Adapun varietas yang disalurkan adalah benih unggul bersertifikat terdiri dari Mekongga, Inpari 32, Inpari 9, Inpari 47, dan Nutrizinc yang disalurkab mulai hari ini sebanyak 244,625 ton dan sisanya disalurkan secara bertahap.
“Program ini mendapatkan pendampingan teknis dari penyuluh pertanian serta pengawalan mutu ldari UPT BSMBTPH Provinsi Sulsel untuk memastikan benih yang dihasilkab memenuhi standar sertifikasi,” jelasnya.
Salah satu petani dari Kecamatan Parigi, Hamzah, mengaku bersyukur dan bangga menerima bantuan benih tersebut.
“Alhamdulillah kami sangat berterimakasih dengan Pemkab Gowa semoga bantuan benih ini semakin meningkatkan dan mempermudah produksi pertanian kami,” harapnya.
Penyaluran tersebut dilakukan oleh Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang bersama Ketua DPRD Gowa, Muh Ramli Siddik dan para anggota DPRD serta Sekretaris Daerah, Andy Azis di Lapangan Upacara Kantor Bupati Gowa, Senin (24/11).
Bupati Talenrang mengungkapkan pertanian merupakan salah satu tulang punggung perekonomian daerah, di mana Gowa memiliki potensi lahan yang luas dan air yang mencukupi sehingga benih unggul mandiri ini dapat menunjang keberlanjutan produksi pertanian daerah.
“Tanpa petani tidak ada pangan, dan tanpa pangan tidak ada ketahanan bangsa. Karena itu Pemkab Gowa berkomitmen memberikan yang terbaik untuk petani melalui penyerahan benih unggul ini, yang bukan hanya bantuan tetapi investasi jangka panjang untuk membangun pertanian yang produktif dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Ia menyampaikan, melalui Program Mandiri Benih, Pemkab Gowa menyalurkan benih padi unggul bersertifikat kepada ratusan kelompok tani untuk memperkuat produksi pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.
Program ini juga menjadi bagian dan wujud nyata 9 Program Unggulan “Gowa Salapang Hati Damai” sebuah visi besar pembangunan daerah yang menempatkan kesejahteraan, dan ketahanan ekonomi masyarakat.
“Sektor pertanian berperan besar dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi Gowa. Pada Triwulan II Tahun 2025, ekonomi Gowa tumbuh 7,68%, salah satu yang tertinggi di Sulawesi Selatan. Pertumbuhan ini ditopang kuat oleh sektor pertanian sebagai bagian dari percepatan ekonomi daerah,” sebutnya.
Olehnya ia berharap seluruh kelompok tani dapat memanfaatkan benih tersebut demi meningkatkan produktivitas pertanian daerah dan mendorong inovasi di lapangan.
“Pertanian Gowa ada di tangan kita semua. Kita ingin memastikan bahwa setiap kebijakan, bantuan, dan program yang kita jalankan benar-benar bermuara pada peningkatan produktivitas, kesejahteraab dan kemandirian petani,” harap orang nomor satu di Gowa ini.
Sementara Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Gowa, Fajaruddin, melaporkan bahwa Program Mandiri Benih Padi 2025 didukung oleh APBD Provinsi Sulsel dan difokuskan untuk membangun ekosistem perbenihan yang mandiri dan berkelanjutan di tingkat daerah.
“Program ini tersebar di 18 kecamatan dengan potensi luas tanam 11.000 Ha (kebutuhan benih 275 ton) dan melibatkan 878 kelompok tani/penangkar sebagai pelaksana,” katanya.
Adapun varietas yang disalurkan adalah benih unggul bersertifikat terdiri dari Mekongga, Inpari 32, Inpari 9, Inpari 47, dan Nutrizinc yang disalurkab mulai hari ini sebanyak 244,625 ton dan sisanya disalurkan secara bertahap.
“Program ini mendapatkan pendampingan teknis dari penyuluh pertanian serta pengawalan mutu ldari UPT BSMBTPH Provinsi Sulsel untuk memastikan benih yang dihasilkab memenuhi standar sertifikasi,” jelasnya.
Salah satu petani dari Kecamatan Parigi, Hamzah, mengaku bersyukur dan bangga menerima bantuan benih tersebut.
“Alhamdulillah kami sangat berterimakasih dengan Pemkab Gowa semoga bantuan benih ini semakin meningkatkan dan mempermudah produksi pertanian kami,” harapnya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
One Day One District di Parigi, Bupati Gowa Serap Aspirasi dan Tinjau Infrastruktur
Menjelang satu tahun pelaksanaan program One Day One District (ODOD) yang pertama kali digelar di Kecamatan Parigi pada 28 Juni 2025, Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang
Minggu, 21 Jun 2026 18:49
News
Pertahankan Status KLA, Pemkab Gowa Perkuat Peran Anak sebagai Agen Perubahan
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA) melalui penyelenggaraan Grand Final Pemilihan Duta Anak Kabupaten Gowa.
Sabtu, 20 Jun 2026 18:40
Sulsel
KTNA Gowa Siap Ikuti PENAS XVII, Sekda Minta Promosikan Potensi Daerah
Sekda Gowa, Andy Azis, mengajak seluruh rombongan KTNA Kabupaten Gowa untuk mempromosikan produk unggulan sektor pertanian dan perikanan daerah pada PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo.
Rabu, 17 Jun 2026 18:54
News
Program Mahasantri Gowa Cetak 167 Sarjana Al-Qur'an dan Tafsir
Sebanyak 167 Mahasantri Kabupaten Gowa angkatan Tahun Akademik 2022/2023 berhasil menyelesaikan pendidikan pada Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin.
Rabu, 17 Jun 2026 18:40
Sulsel
Dinilai Keliru, Kemendagri Diminta Evaluasi Hak Angket DPRD Gowa
Kuasa hukum penggugat hak angket DPRD Gowa dari Paranusa Law Firm, Muallim Bahar, meminta Kemendagri melakukan evaluasi total terhadap hak angket yang saat ini bergulir di DPRD Gowa.
Selasa, 16 Jun 2026 20:11
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Jika Tidak Ada Tindaklanjut, Kasus Islamic Center Malili Bakal Dilaporkan ke Kejati Sulsel
2
Atlet Makassar Raih Prestasi di Kejurnas Atletik 2026
3
Kalla Land & Property Hadirkan Oase Tanjung, Hunian Modern Berbasis Green Township
4
Pemkot Makassar Usut Dugaan Pungli Pengisian Jabatan Kepala Sekolah
5
Ratusan Relawan SPPG Datangi DPRD Parepare, Tuntut Program MBG Tidak Dihentikan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Jika Tidak Ada Tindaklanjut, Kasus Islamic Center Malili Bakal Dilaporkan ke Kejati Sulsel
2
Atlet Makassar Raih Prestasi di Kejurnas Atletik 2026
3
Kalla Land & Property Hadirkan Oase Tanjung, Hunian Modern Berbasis Green Township
4
Pemkot Makassar Usut Dugaan Pungli Pengisian Jabatan Kepala Sekolah
5
Ratusan Relawan SPPG Datangi DPRD Parepare, Tuntut Program MBG Tidak Dihentikan