Koperasi Merah Putih Disiapkan Jadi Model Kelembagaan Modern Ekonomi Gowa
Minggu, 30 Nov 2025 11:35
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang pada Penutupan Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM Pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di BBPP Batangkaluku, Sabtu (29/11). Foto: Istimewa
GOWA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menempatkan penguatan kapasitas kelembagaan koperasi sebagai bagian dari strategi modernisasi ekonomi daerah.
Fokus ini kembali ditegaskan oleh Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang pada Penutupan Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM Pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di BBPP Batangkaluku, Sabtu (29/11).
Bupati Gowa menyatakan bahwa koperasi perlu bergerak memasuki fase baru, yaitu fase profesionalisasi kelembagaan. Menurutnya, tuntutan zaman mengharuskan koperasi tidak lagi harus menjadi institusi ekonomi yang mampu membaca peluang, merumuskan strategi bisnis, dan melindungi kepentingan anggota secara berkelanjutan.
“Kita butuh koperasi yang bekerja dengan cara yang lebih terstruktur dan berbasis pengetahuan,” ujar Bupati Talenrang.
Ia menekankan bahwa penguatan kapasitas bukan hanya formalitas pelatihan. Olehnya itu, pelatihan ini dirancang untuk memastikan koperasi memiliki fondasi manajerial yang lebih adaptif, akuntabel, dan mampu menjawab tantangan ekonomi digital.
“Ini tentang menyiapkan fondasi kelembagaan yang mampu bertahan dalam perubahan ekonomi yang cepat. Koperasi Merah Putih harus menjadi rujukan praktik kelembagaan yang sehat dan progresif di Gowa," tambah orang nomor satu di Gowa ini.
Di hadapan 337 peserta pelatihan yang berasal dari pengurus KDMP Se-Kabupaten Gowa, Bupati Talenrang juga mengajak seluruh pengurus untuk mempraktikkan prinsip tata kelola yang transparan dan inklusif.
“Ilmu yang diperoleh harus diwujudkan dalam perubahan operasional, bukan hanya disimpan dalam catatan. Harus terlihat jelas perbedaannya sebelum dan sesudah mengikuti pelatihan,” tegasnya.
Dengan meningkatnya jumlah koperasi di Kabupaten Gowa, Pemerintah Daerah melihat pentingnya peningkatan kualitas tata kelola agar koperasi tidak hanya eksis secara administratif, tetapi berfungsi optimal sebagai instrumen penguatan ekonomi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Gowa, Mahmuddin, menyebut bahwa koperasi kini memainkan peran strategis dalam mengonsolidasikan potensi UMKM di daerah.
“Kelembagaan yang kuat menentukan kemampuan koperasi dalam menghubungkan UMKM dengan pasar dan akses pembiayaan,” ujarnya.
Melalui peningkatan kapasitas ini, diharapkan Koperasi Merah Putih dapat memposisikan dirinya sebagai lembaga yang tidak hanya memperluas akses layanan bagi anggota, tetapi juga memperkuat daya saing pelaku usaha lokal di tengah persaingan ekonomi yang semakin terbuka.
"Berbagai pendampingan akan terus disiapkan, termasuk fasilitasi legalitas usaha, peningkatan kompetensi pengurus, serta integrasi koperasi masuk ke jejaring digital UMKM," tutup Mahmuddin.
Turur hadir pada penutupan kegiatan pelatihan ini, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Kamaruddin Samad dan Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Isma.
Fokus ini kembali ditegaskan oleh Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang pada Penutupan Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM Pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di BBPP Batangkaluku, Sabtu (29/11).
Bupati Gowa menyatakan bahwa koperasi perlu bergerak memasuki fase baru, yaitu fase profesionalisasi kelembagaan. Menurutnya, tuntutan zaman mengharuskan koperasi tidak lagi harus menjadi institusi ekonomi yang mampu membaca peluang, merumuskan strategi bisnis, dan melindungi kepentingan anggota secara berkelanjutan.
“Kita butuh koperasi yang bekerja dengan cara yang lebih terstruktur dan berbasis pengetahuan,” ujar Bupati Talenrang.
Ia menekankan bahwa penguatan kapasitas bukan hanya formalitas pelatihan. Olehnya itu, pelatihan ini dirancang untuk memastikan koperasi memiliki fondasi manajerial yang lebih adaptif, akuntabel, dan mampu menjawab tantangan ekonomi digital.
“Ini tentang menyiapkan fondasi kelembagaan yang mampu bertahan dalam perubahan ekonomi yang cepat. Koperasi Merah Putih harus menjadi rujukan praktik kelembagaan yang sehat dan progresif di Gowa," tambah orang nomor satu di Gowa ini.
Di hadapan 337 peserta pelatihan yang berasal dari pengurus KDMP Se-Kabupaten Gowa, Bupati Talenrang juga mengajak seluruh pengurus untuk mempraktikkan prinsip tata kelola yang transparan dan inklusif.
“Ilmu yang diperoleh harus diwujudkan dalam perubahan operasional, bukan hanya disimpan dalam catatan. Harus terlihat jelas perbedaannya sebelum dan sesudah mengikuti pelatihan,” tegasnya.
Dengan meningkatnya jumlah koperasi di Kabupaten Gowa, Pemerintah Daerah melihat pentingnya peningkatan kualitas tata kelola agar koperasi tidak hanya eksis secara administratif, tetapi berfungsi optimal sebagai instrumen penguatan ekonomi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Gowa, Mahmuddin, menyebut bahwa koperasi kini memainkan peran strategis dalam mengonsolidasikan potensi UMKM di daerah.
“Kelembagaan yang kuat menentukan kemampuan koperasi dalam menghubungkan UMKM dengan pasar dan akses pembiayaan,” ujarnya.
Melalui peningkatan kapasitas ini, diharapkan Koperasi Merah Putih dapat memposisikan dirinya sebagai lembaga yang tidak hanya memperluas akses layanan bagi anggota, tetapi juga memperkuat daya saing pelaku usaha lokal di tengah persaingan ekonomi yang semakin terbuka.
"Berbagai pendampingan akan terus disiapkan, termasuk fasilitasi legalitas usaha, peningkatan kompetensi pengurus, serta integrasi koperasi masuk ke jejaring digital UMKM," tutup Mahmuddin.
Turur hadir pada penutupan kegiatan pelatihan ini, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Kamaruddin Samad dan Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Isma.
(MAN)
Berita Terkait
News
Pemkab Gowa Terima LHP Kepatuhan Pajak dan Retribusi dari BPK Sulsel
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menerima Laporan Hasil Pemeriksaan Kepatuhan atas Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Tahun 2024 hingga Triwulan III Tahun 2025 dari Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan di Auditorium BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (19/1).
Senin, 19 Jan 2026 16:55
Sulsel
Hari Kesadaran Nasional, Wabup Gowa Dorong Akselerasi Kinerja ASN
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menegaskan bahwa peringatan Hari Kesadaran Nasional merupakan momentum penting untuk memperkuat disiplin, semangat kerja, dan profesionalisme ASN.
Senin, 19 Jan 2026 12:22
Sulsel
Wabup Gowa Serahkan Bantuan Alsintan Kementan kepada Kelompok Tani
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menyerahkan bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia kepada kelompok tani di dua kecamatan di Kabupaten Gowa.
Minggu, 18 Jan 2026 18:35
Sulsel
Kolaborasi PKK Gowa dan Bank Sulselbar Perkuat Pencegahan Stunting
TP PKK Kabupaten Gowa bersama Bank Sulselbar mendorong penguatan pencegahan stunting di daerah.
Minggu, 18 Jan 2026 10:55
News
Percepat Pengentasan Kemiskinan, Pemkab Gowa Bangun Dasboard Data Kemiskinan
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) terus berupaya menekan angka kemiskinan ekstrem di wilayahnya.
Sabtu, 17 Jan 2026 14:01
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Telan Rp26 M, Proyek Jaringan Air Baku Karalloe Tahap II Tuai Kritik Publik
2
Di Antara Kabut dan Jurang: Cerita 30 Jam Tim SAR Evakuasi Korban ATR
3
Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500, Basarnas Terapkan Metode Estafet Paket
4
Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membangun Ekosistem Kampus Islami
5
PDAM Jeneponto Tak Dilibatkan di Proyek Air Baku Karalloe Rp25 Miliar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Telan Rp26 M, Proyek Jaringan Air Baku Karalloe Tahap II Tuai Kritik Publik
2
Di Antara Kabut dan Jurang: Cerita 30 Jam Tim SAR Evakuasi Korban ATR
3
Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500, Basarnas Terapkan Metode Estafet Paket
4
Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membangun Ekosistem Kampus Islami
5
PDAM Jeneponto Tak Dilibatkan di Proyek Air Baku Karalloe Rp25 Miliar