Tingkatkan Layanan Kesehatan, Bupati Gowa Luncurkan Program Si Jempol Mantap
Senin, 01 Des 2025 14:39
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang mengecek kondisi mobil layanan kesehatan seusai Peringatan Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI). Foto: SINDO Makassar/Herni Amir
GOWA - Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang terus berkomitmen dalam meningkatkan layanan kesehatan di wilayahnya.
Hal itu terbukti dengan diluncurkannya Ambulance Program Si Jempol Mantap Gowa Maju, (Siap Menjemput, Menolong dan Mengantar Pulang Pasien Gawat Darurat dan Ibu Bersalin) saat bertindak sebagai Pembina Upacara pada Peringatan Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Ke-54 di Lapangan Upacara Kantor Bupati Gowa, Senin (1/12).
Dalam sambutannya, Bupati Gowa menyampaikan bahwa peluncuran program ini merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam memperkuat pelayanan kesehatan, khususnya dalam kondisi darurat.
“Launching ini tentunya di bidang kesehatan dan kamu mempunyai niat yang baik agar seluruh masyarakat dapat terbantu dalam segala sesuatu yang berhubungan dengan kesehatan. Alhamdulillah hari ini kita meluncurkan tujuh unit ambulans, enam untuk puskesmas dan satu untuk Rumah Sakit Pratama. Ke depan, kita akan terus menambah sesuai kebutuhan,” ungkapnya.
Program inovatif yang diinisiasi Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa ini menjawab tantangan geografis dan sosial masyarakat, yang didesain untuk memastikan tidak ada lagi masyarakat yang kesulitan mendapatkan pertolongan medis saat membutuhkan, terutama dalam kondisi darurat. “Melalui program ini, pemerintah menjamin respons cepat dimana tim siaga 24 jam siap menjemput pasien dari lokasi manapun, pertolongan tepat yang memberikan pertolongan pertama selama perjalanan, dan layanan terintegrasi karena pasien langsung diantar ke fasilitas kesehatan yang siap menerima,” jelas Bupati Talenrang.
Peluncuran program ini dirangkaikan dengan Upacara Hari Ulang Tahun KORPRI ke-54 yang mengusung tema “Bersatu, Berdaulat, Bersama KORPRI Mewujudkan Indonesia Maju.”
Ia menyebut tema ini mencerminkan tekad Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tetap solid, profesional, berintegritas, dan menjadi kekuatan pemersatu birokrasi demi Indonesia yang maju dan berdaya saing.
“Momentum Hari KORPRI ini menjadi pengingat bahwa pengabdian ASN memiliki arti yang sangat mendalam. ASN adalah abdi negara yang bekerja dengan tulus, melayani sepenuh hati, serta menjaga keberlangsungan pelayanan publik,” sebut orang nomor satu di Gowa ini.
Ia juga mengajak seluruh ASN di Kabupaten Gowa menjadi garda terdepan dalam mewujudkan visi daerah yang berdampak terhadap Gowa semakin maku dan masyarakat yang lebih sejahtera.
“Kami minta seluruh ASN Gowa untuk menjaga solidaritas, kekompakan dan kebersamaan untuk mewujudkan visi misi kami untuk kemajuan daerah,” imbaunya.
Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa, drg Abdul Haris mengatakan program ini hadir dalam mensukseskan program prioritas Hati Damai yakni Gowa Sehat atau Gowa Salewangang demi memastikan setiap masyarakat memperoleh layanan yang lebih cepat.
“Jadi inovasi ini adalah perwujudan komitmen pemerintah khsuusnya di bidang kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terutama terkait kebutuhan akan mobil ambulance untuk rujukan pasien gawat darurat dan ibu melahirkan yang tujuaannya kita dapat menekan angka kematian ibu dan anak dan respon cepat untuk pelayanan pasien gawat darurat,” katanya.
Terkait sistem penggunaan, pihaknya akan menyediakan call centre dan segera disosilisasikan ke seluruh kecamatan dan Puskesmas agar bisa digunakan.
“Tentu program ini kita akan terus sosialisasikan kepada masyarakat melalui pertemuan lintas sektor di setiap Puskesmas dan kecamatan yang ada. Jadi ada call centre atau nomor yang bisa dihubungi jika dibutuhkan ambulance ini untuk menjemput baik pasien bersalin maupun pasien keadaan darurat lainnya,” sambung drg Abdul Haris.
Adapun wilayah Ambulance Si Jempol Gowa Mantap ini yakni Puskesmas Tamaona, Kecamatan Tombolopao, Puskesmas Pattalassang, Puskesmas Tinggimoncong, Puskesmas Lawwa, Kecamatan Biringbulu, Puskesmas Paccelekang, Kecamatan Pattallassang dan Puskesmas Bontolempangan.
Pada launching ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa. Andy Azis, para Pimpinan SKPD dan para Kepala Puskesmas Lingkup Pemkab Gowa.
Hal itu terbukti dengan diluncurkannya Ambulance Program Si Jempol Mantap Gowa Maju, (Siap Menjemput, Menolong dan Mengantar Pulang Pasien Gawat Darurat dan Ibu Bersalin) saat bertindak sebagai Pembina Upacara pada Peringatan Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Ke-54 di Lapangan Upacara Kantor Bupati Gowa, Senin (1/12).
Dalam sambutannya, Bupati Gowa menyampaikan bahwa peluncuran program ini merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam memperkuat pelayanan kesehatan, khususnya dalam kondisi darurat.
“Launching ini tentunya di bidang kesehatan dan kamu mempunyai niat yang baik agar seluruh masyarakat dapat terbantu dalam segala sesuatu yang berhubungan dengan kesehatan. Alhamdulillah hari ini kita meluncurkan tujuh unit ambulans, enam untuk puskesmas dan satu untuk Rumah Sakit Pratama. Ke depan, kita akan terus menambah sesuai kebutuhan,” ungkapnya.
Program inovatif yang diinisiasi Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa ini menjawab tantangan geografis dan sosial masyarakat, yang didesain untuk memastikan tidak ada lagi masyarakat yang kesulitan mendapatkan pertolongan medis saat membutuhkan, terutama dalam kondisi darurat. “Melalui program ini, pemerintah menjamin respons cepat dimana tim siaga 24 jam siap menjemput pasien dari lokasi manapun, pertolongan tepat yang memberikan pertolongan pertama selama perjalanan, dan layanan terintegrasi karena pasien langsung diantar ke fasilitas kesehatan yang siap menerima,” jelas Bupati Talenrang.
Peluncuran program ini dirangkaikan dengan Upacara Hari Ulang Tahun KORPRI ke-54 yang mengusung tema “Bersatu, Berdaulat, Bersama KORPRI Mewujudkan Indonesia Maju.”
Ia menyebut tema ini mencerminkan tekad Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tetap solid, profesional, berintegritas, dan menjadi kekuatan pemersatu birokrasi demi Indonesia yang maju dan berdaya saing.
“Momentum Hari KORPRI ini menjadi pengingat bahwa pengabdian ASN memiliki arti yang sangat mendalam. ASN adalah abdi negara yang bekerja dengan tulus, melayani sepenuh hati, serta menjaga keberlangsungan pelayanan publik,” sebut orang nomor satu di Gowa ini.
Ia juga mengajak seluruh ASN di Kabupaten Gowa menjadi garda terdepan dalam mewujudkan visi daerah yang berdampak terhadap Gowa semakin maku dan masyarakat yang lebih sejahtera.
“Kami minta seluruh ASN Gowa untuk menjaga solidaritas, kekompakan dan kebersamaan untuk mewujudkan visi misi kami untuk kemajuan daerah,” imbaunya.
Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa, drg Abdul Haris mengatakan program ini hadir dalam mensukseskan program prioritas Hati Damai yakni Gowa Sehat atau Gowa Salewangang demi memastikan setiap masyarakat memperoleh layanan yang lebih cepat.
“Jadi inovasi ini adalah perwujudan komitmen pemerintah khsuusnya di bidang kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terutama terkait kebutuhan akan mobil ambulance untuk rujukan pasien gawat darurat dan ibu melahirkan yang tujuaannya kita dapat menekan angka kematian ibu dan anak dan respon cepat untuk pelayanan pasien gawat darurat,” katanya.
Terkait sistem penggunaan, pihaknya akan menyediakan call centre dan segera disosilisasikan ke seluruh kecamatan dan Puskesmas agar bisa digunakan.
“Tentu program ini kita akan terus sosialisasikan kepada masyarakat melalui pertemuan lintas sektor di setiap Puskesmas dan kecamatan yang ada. Jadi ada call centre atau nomor yang bisa dihubungi jika dibutuhkan ambulance ini untuk menjemput baik pasien bersalin maupun pasien keadaan darurat lainnya,” sambung drg Abdul Haris.
Adapun wilayah Ambulance Si Jempol Gowa Mantap ini yakni Puskesmas Tamaona, Kecamatan Tombolopao, Puskesmas Pattalassang, Puskesmas Tinggimoncong, Puskesmas Lawwa, Kecamatan Biringbulu, Puskesmas Paccelekang, Kecamatan Pattallassang dan Puskesmas Bontolempangan.
Pada launching ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa. Andy Azis, para Pimpinan SKPD dan para Kepala Puskesmas Lingkup Pemkab Gowa.
(MAN)
Berita Terkait
News
Pemkab Gowa Terima LHP Kepatuhan Pajak dan Retribusi dari BPK Sulsel
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menerima Laporan Hasil Pemeriksaan Kepatuhan atas Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Tahun 2024 hingga Triwulan III Tahun 2025 dari Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan di Auditorium BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (19/1).
Senin, 19 Jan 2026 16:55
Sulsel
Hari Kesadaran Nasional, Wabup Gowa Dorong Akselerasi Kinerja ASN
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menegaskan bahwa peringatan Hari Kesadaran Nasional merupakan momentum penting untuk memperkuat disiplin, semangat kerja, dan profesionalisme ASN.
Senin, 19 Jan 2026 12:22
Sulsel
Wabup Gowa Serahkan Bantuan Alsintan Kementan kepada Kelompok Tani
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menyerahkan bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia kepada kelompok tani di dua kecamatan di Kabupaten Gowa.
Minggu, 18 Jan 2026 18:35
Sulsel
Kolaborasi PKK Gowa dan Bank Sulselbar Perkuat Pencegahan Stunting
TP PKK Kabupaten Gowa bersama Bank Sulselbar mendorong penguatan pencegahan stunting di daerah.
Minggu, 18 Jan 2026 10:55
News
Percepat Pengentasan Kemiskinan, Pemkab Gowa Bangun Dasboard Data Kemiskinan
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) terus berupaya menekan angka kemiskinan ekstrem di wilayahnya.
Sabtu, 17 Jan 2026 14:01
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Telan Rp26 M, Proyek Jaringan Air Baku Karalloe Tahap II Tuai Kritik Publik
2
Di Antara Kabut dan Jurang: Cerita 30 Jam Tim SAR Evakuasi Korban ATR
3
Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500, Basarnas Terapkan Metode Estafet Paket
4
Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membangun Ekosistem Kampus Islami
5
PDAM Jeneponto Tak Dilibatkan di Proyek Air Baku Karalloe Rp25 Miliar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Telan Rp26 M, Proyek Jaringan Air Baku Karalloe Tahap II Tuai Kritik Publik
2
Di Antara Kabut dan Jurang: Cerita 30 Jam Tim SAR Evakuasi Korban ATR
3
Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500, Basarnas Terapkan Metode Estafet Paket
4
Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membangun Ekosistem Kampus Islami
5
PDAM Jeneponto Tak Dilibatkan di Proyek Air Baku Karalloe Rp25 Miliar