Kolaborasi PT Vale & Pemkab Lutim Perkuat Pendidikan Tinggi Vokasi di Sorowako
Jum'at, 05 Des 2025 20:24
Suasana kegiatan Peletakan Batu Pertama Gedung Perkuliahan dan Peresmian Papan Nama Politeknik Sorowako, dihadiri pimpinan PT Vale dan pemerintah daerah. Foto/IST
SOROWAKO - Pembangunan manusia Indonesia yang unggul tidak bisa menunggu lebih lama. Di tengah percepatan industrialisasi dan transformasi ekonomi, kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi fondasi utama untuk mewujudkan Asta Cita Presiden—terutama Cita 1 (Manusia Indonesia Unggul), Cita 6 (Transformasi Ekonomi Berkelanjutan), dan Cita 7 (Penguatan Tata Kelola).
Sejalan dengan agenda nasional tersebut, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), bagian dari grup MIND ID, terus memperkuat kontribusi industri dalam pengembangan pendidikan tinggi di Sorowako melalui dukungan bagi Politeknik Sorowako (Poliwako).
Presiden Direktur & CEO PT Vale Indonesia, Bernardus Irmanto, menegaskan bahwa transformasi ATS menjadi Politeknik Sorowako merupakan momentum penting, bukan hanya bagi perusahaan, tetapi juga bagi ekosistem industri yang terus berkembang di Luwu Timur.
“Transformasi menjadi Politeknik Sorowako harus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas. Bukan hanya dengan PT Vale, tetapi juga dengan berbagai industri yang akan bertumbuh di Luwu Timur. Kita membutuhkan talenta yang mampu bersaing melalui keterampilan, teknologi, dan pola pikir inovatif,” ujar Bernardus.
Sebagai institusi vokasi, Poliwako diharapkan menjadi pusat unggulan yang menghasilkan lulusan siap kerja, mendukung hilirisasi, dan memperkuat rantai nilai ekonomi daerah.
Dukungan serupa disampaikan Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, pada kegiatan Peletakan Batu Pertama Gedung Perkuliahan dan Peresmian Papan Nama Politeknik Sorowako. Pemerintah daerah melihat pendidikan tinggi sebagai kebutuhan mendesak, terlebih karena lebih dari 10.000 putra-putri Luwu Timur masih harus menempuh pendidikan di luar daerah. Kehadiran Poliwako menjadi langkah penting untuk menghadirkan akses pendidikan tinggi yang lebih merata.
Bupati Irwan juga menyampaikan perkembangan strategis. “Kami telah mendapatkan respons positif dari Kementerian Kehutanan untuk menjadikan sekitar 200 hektare kawasan sebagai area pendidikan terpadu. Di lokasi ini akan dibangun kampus, boarding school, sentra UMKM, hingga fasilitas rehabilitasi. Ini komitmen kami membangun SDM Luwu Timur secara berkelanjutan," ujar dia.
Inisiatif ini sejalan dengan Asta Cita yang mendorong lahirnya pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis manusia dan inovasi.
Ketua Yayasan Pendidikan Sorowako, Firman Fauzih, menjelaskan bahwa Poliwako lahir dari perjalanan panjang—dimulai dari Training Center yang dibangun PT Vale, kemudian berkembang menjadi ATS, dan kini resmi bertransformasi menjadi politeknik.
“Kami ingin memberikan kontribusi lebih besar bagi PT Vale dan masyarakat Luwu Timur. Poliwako harus menjadi institusi yang tidak hanya mencetak tenaga terampil, tetapi juga generasi pembawa perubahan,” ujarnya.
Direktur Poliwako, Harjuma, menambahkan bahwa perubahan status ini telah mendapat pengesahan resmi melalui SK Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Sebagai bagian dari kontribusi jangka panjang terhadap pembangunan SDM, PT Vale menyiapkan beberapa dukungan strategis untuk Poliwako, antara lain:
• Peningkatan Kurikulum & Pelatihan Berbasis Industri
Pengembangan kurikulum yang selaras dengan kebutuhan operasi pertambangan, hilirisasi nikel, teknologi, keselamatan, dan green mining.
• Vocational Short-Term Training (VST)
Kerja sama antara PT Vale, Pemerintah Luwu Timur, dan Poliwako melalui MoU untuk memperkuat pelatihan vokasi jangka pendek bagi pemuda daerah agar lebih siap masuk dunia kerja.
• Fasilitasi Magang dan Link-and-Match
Pembukaan akses praktek industri di unit operasi PT Vale, memberi mahasiswa pengalaman langsung teknologi dan operasi kelas dunia.
• Ekosistem Riset untuk Energi & Reklamasi
Kolaborasi penelitian terkait energi terbarukan, metalurgi, reklamasi, dan konservasi untuk mendorong kontribusi mahasiswa pada pengembangan teknologi masa depan.
Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya PT Vale dalam menjalankan mandat Asta Cita serta komitmen jangka panjang terhadap pembangunan berkelanjutan di wilayah operasional perusahaan.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan peresmian papan nama Politeknik Sorowako oleh Bupati Luwu Timur dan Presiden Direktur PT Vale Indonesia, dilanjutkan dengan penandatanganan MoU VST sebagai simbol semakin solidnya kolaborasi industri–pemerintah–pendidikan.
Pembangunan pendidikan tinggi di Sorowako bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi investasi jangka panjang untuk membentuk generasi unggul, adaptif, dan berdaya saing global.
Dengan semangat kolaboratif, PT Vale dan Pemerintah Daerah Luwu Timur berkomitmen menjadikan Poliwako sebagai pusat pendidikan vokasi terbaik di Kawasan Timur Indonesia, sehingga SDM lokal tidak hanya siap menyambut masa depan, tetapi juga turut membangunnya.
Sejalan dengan agenda nasional tersebut, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), bagian dari grup MIND ID, terus memperkuat kontribusi industri dalam pengembangan pendidikan tinggi di Sorowako melalui dukungan bagi Politeknik Sorowako (Poliwako).
Presiden Direktur & CEO PT Vale Indonesia, Bernardus Irmanto, menegaskan bahwa transformasi ATS menjadi Politeknik Sorowako merupakan momentum penting, bukan hanya bagi perusahaan, tetapi juga bagi ekosistem industri yang terus berkembang di Luwu Timur.
“Transformasi menjadi Politeknik Sorowako harus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas. Bukan hanya dengan PT Vale, tetapi juga dengan berbagai industri yang akan bertumbuh di Luwu Timur. Kita membutuhkan talenta yang mampu bersaing melalui keterampilan, teknologi, dan pola pikir inovatif,” ujar Bernardus.
Sebagai institusi vokasi, Poliwako diharapkan menjadi pusat unggulan yang menghasilkan lulusan siap kerja, mendukung hilirisasi, dan memperkuat rantai nilai ekonomi daerah.
Dukungan serupa disampaikan Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, pada kegiatan Peletakan Batu Pertama Gedung Perkuliahan dan Peresmian Papan Nama Politeknik Sorowako. Pemerintah daerah melihat pendidikan tinggi sebagai kebutuhan mendesak, terlebih karena lebih dari 10.000 putra-putri Luwu Timur masih harus menempuh pendidikan di luar daerah. Kehadiran Poliwako menjadi langkah penting untuk menghadirkan akses pendidikan tinggi yang lebih merata.
Bupati Irwan juga menyampaikan perkembangan strategis. “Kami telah mendapatkan respons positif dari Kementerian Kehutanan untuk menjadikan sekitar 200 hektare kawasan sebagai area pendidikan terpadu. Di lokasi ini akan dibangun kampus, boarding school, sentra UMKM, hingga fasilitas rehabilitasi. Ini komitmen kami membangun SDM Luwu Timur secara berkelanjutan," ujar dia.
Inisiatif ini sejalan dengan Asta Cita yang mendorong lahirnya pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis manusia dan inovasi.
Ketua Yayasan Pendidikan Sorowako, Firman Fauzih, menjelaskan bahwa Poliwako lahir dari perjalanan panjang—dimulai dari Training Center yang dibangun PT Vale, kemudian berkembang menjadi ATS, dan kini resmi bertransformasi menjadi politeknik.
“Kami ingin memberikan kontribusi lebih besar bagi PT Vale dan masyarakat Luwu Timur. Poliwako harus menjadi institusi yang tidak hanya mencetak tenaga terampil, tetapi juga generasi pembawa perubahan,” ujarnya.
Direktur Poliwako, Harjuma, menambahkan bahwa perubahan status ini telah mendapat pengesahan resmi melalui SK Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Sebagai bagian dari kontribusi jangka panjang terhadap pembangunan SDM, PT Vale menyiapkan beberapa dukungan strategis untuk Poliwako, antara lain:
• Peningkatan Kurikulum & Pelatihan Berbasis Industri
Pengembangan kurikulum yang selaras dengan kebutuhan operasi pertambangan, hilirisasi nikel, teknologi, keselamatan, dan green mining.
• Vocational Short-Term Training (VST)
Kerja sama antara PT Vale, Pemerintah Luwu Timur, dan Poliwako melalui MoU untuk memperkuat pelatihan vokasi jangka pendek bagi pemuda daerah agar lebih siap masuk dunia kerja.
• Fasilitasi Magang dan Link-and-Match
Pembukaan akses praktek industri di unit operasi PT Vale, memberi mahasiswa pengalaman langsung teknologi dan operasi kelas dunia.
• Ekosistem Riset untuk Energi & Reklamasi
Kolaborasi penelitian terkait energi terbarukan, metalurgi, reklamasi, dan konservasi untuk mendorong kontribusi mahasiswa pada pengembangan teknologi masa depan.
Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya PT Vale dalam menjalankan mandat Asta Cita serta komitmen jangka panjang terhadap pembangunan berkelanjutan di wilayah operasional perusahaan.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan peresmian papan nama Politeknik Sorowako oleh Bupati Luwu Timur dan Presiden Direktur PT Vale Indonesia, dilanjutkan dengan penandatanganan MoU VST sebagai simbol semakin solidnya kolaborasi industri–pemerintah–pendidikan.
Pembangunan pendidikan tinggi di Sorowako bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi investasi jangka panjang untuk membentuk generasi unggul, adaptif, dan berdaya saing global.
Dengan semangat kolaboratif, PT Vale dan Pemerintah Daerah Luwu Timur berkomitmen menjadikan Poliwako sebagai pusat pendidikan vokasi terbaik di Kawasan Timur Indonesia, sehingga SDM lokal tidak hanya siap menyambut masa depan, tetapi juga turut membangunnya.
(TRI)
Berita Terkait
Sulsel
Pemkab Lutim Tegaskan Pendanaan Santunan sesuai Aturan dan Prosedur Resmi
Pemkab Lutim kembali menegaskan bahwa langkah penanganan dampak sosial terkait penyediaan tanah untuk kawasan industri PT IHIP di Dusun Laoli, Desa Harapan, Kecamatan Malili, telah dilakukan sesuai dengan koridor hukum dan perjanjian resmi yang mengikat.
Minggu, 09 Agu 2026 12:03
Ekbis
Jejak Hino di Balik Kemajuan Industri Transportasi Indonesia
Di titik itulah perjalanan Hino di Indonesia menemukan makna yang lebih luas. Selama 43 tahun, Hino tidak hanya menghadirkan kendaraan niaga untuk mengangkut barang dan manusia
Sabtu, 08 Agu 2026 13:17
Sulsel
Lahan Laoli Bukan Perampasan! Bupati Luwu Timur Tegaskan Tanah Proyek PSN Sah Milik Pemkab
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur (Pemkab Lutim) menjelaskan dasar hukum kepemilikan lahan yang menjadi lokasi Proyek Strategis Nasional (PSN) Kawasan Industri PT Indonesia Huadi Industry Park (IHIP) di Dusun Laoli, Desa Harapan, Kecamatan Malili.
Jum'at, 07 Agu 2026 13:53
Sulsel
Bupati Irwan Prioritaskan Pemulihan Penghidupan Warga Laoli yang Terdampak PSN
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam memberikan tanggapan atas berbagai dinamika yang berkembang terkait pelaksanaan Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan (PDSK) proyek di Dusun Laoli, Desa Harapan, Kecamatan Malili.
Jum'at, 07 Agu 2026 13:10
News
Koalisi Minta Antam Buka Peta IUP, Soroti Dugaan TRK Gunakan Hauling & Stockpile Tanpa Dasar Jelas
Koalisi menilai persoalan ini menyangkut tiga aspek penting sekaligus, yakni legalitas operasional TRK, kawasan strategis IPIP, serta wilayah konsesi Antam sebagai badan usaha milik negara.
Jum'at, 07 Agu 2026 12:58
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemkab Lutim Tegaskan Pendanaan Santunan sesuai Aturan dan Prosedur Resmi
2
Milad ke-28, IJTI Sulselbar Soroti Krisis Ekosistem Pers di Era Digital
3
Bisnis Mencari Efisiensi, Limbah Mulai Dilirik sebagai Sumber Nilai Ekonomi
4
Lima Rancangan Produk Hukum Tana Toraja Diharmonisasi Makassar – Kantor Wilayah
5
Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG 3 Kg di Bone Aman
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemkab Lutim Tegaskan Pendanaan Santunan sesuai Aturan dan Prosedur Resmi
2
Milad ke-28, IJTI Sulselbar Soroti Krisis Ekosistem Pers di Era Digital
3
Bisnis Mencari Efisiensi, Limbah Mulai Dilirik sebagai Sumber Nilai Ekonomi
4
Lima Rancangan Produk Hukum Tana Toraja Diharmonisasi Makassar – Kantor Wilayah
5
Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG 3 Kg di Bone Aman