PT Citra Lampia Mandiri Bekali Karyawan dan Relawan Diklat SAR
Rabu, 17 Des 2025 23:12
Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat dan potensi bencana, PT Citra Lampia Mandiri (CLM) menggelar Pendidikan dan Pelatihan Search and Rescue (SAR). Foto: Istimewa
LUWU TIMUR - Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat dan potensi bencana, PT Citra Lampia Mandiri (CLM) menggelar Pendidikan dan Pelatihan Search and Rescue (SAR) serta Emergency Response Team (ERT) di Site Malili, Kabupaten Luwu Timur, pada 17 hingga 21 Desember 2025.
Sebanyak 23 peserta mengikuti kegiatan ini, yang terdiri dari 14 karyawan internal PT CLM serta 9 peserta dari komunitas dan relawan. Pelatihan ini menghadirkan Basarnas dan BPBD sebagai narasumber.
Ketua Panitia Pelaksana, Mehdi, menyampaikan Diklat SAR menjadi bagian penting dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, baik di lingkungan perusahaan maupun masyarakat sekitar, agar siap menghadapi situasi darurat.
Materi yang diberikan pada pelatihan tersebut mencakup pengenalan dasar SAR dan manajemen kedaruratan, pencegahan dan mitigasi risiko bencana, teknik pertolongan pertama, sistem komunikasi dan koordinasi operasi SAR, hingga simulasi penanganan keadaan darurat di lapangan.
Kepala BPBD Luwu Timur, Dr April, menekankan pentingnya kolaborasi dalam penanggulangan bencana. "Lambang segitiga dalam penanggulangan bencana menganut unsur pemerintah, pengusaha, dan masyarakat. Itu adalah kolaborasi,” katanya.
Selain itu, Ia juga menegaskan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bela negara.
"Tujuan pelatihan ini adalah agar kita siap. Kita berdoa Luwu Timur tidak terkena bencana, namun jika itu terjadi, kita sudah terlatih. Menyelamatkan diri sendiri adalah langkah awal sebelum membantu orang lain. Jika kita membantu sesama warga negara, itu bagian dari pembelaan negara,” ujarnya.
Mewakili KTT PT CLM, Naharuddin menambahkan manajemen perusahaan berkomitmen mendukung peningkatan keselamatan kerja dan kesiapsiagaan bencana melalui pelatihan yang melibatkan berbagai unsur, termasuk masyarakat.
Sebanyak 23 peserta mengikuti kegiatan ini, yang terdiri dari 14 karyawan internal PT CLM serta 9 peserta dari komunitas dan relawan. Pelatihan ini menghadirkan Basarnas dan BPBD sebagai narasumber.
Ketua Panitia Pelaksana, Mehdi, menyampaikan Diklat SAR menjadi bagian penting dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, baik di lingkungan perusahaan maupun masyarakat sekitar, agar siap menghadapi situasi darurat.
Materi yang diberikan pada pelatihan tersebut mencakup pengenalan dasar SAR dan manajemen kedaruratan, pencegahan dan mitigasi risiko bencana, teknik pertolongan pertama, sistem komunikasi dan koordinasi operasi SAR, hingga simulasi penanganan keadaan darurat di lapangan.
Kepala BPBD Luwu Timur, Dr April, menekankan pentingnya kolaborasi dalam penanggulangan bencana. "Lambang segitiga dalam penanggulangan bencana menganut unsur pemerintah, pengusaha, dan masyarakat. Itu adalah kolaborasi,” katanya.
Selain itu, Ia juga menegaskan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bela negara.
"Tujuan pelatihan ini adalah agar kita siap. Kita berdoa Luwu Timur tidak terkena bencana, namun jika itu terjadi, kita sudah terlatih. Menyelamatkan diri sendiri adalah langkah awal sebelum membantu orang lain. Jika kita membantu sesama warga negara, itu bagian dari pembelaan negara,” ujarnya.
Mewakili KTT PT CLM, Naharuddin menambahkan manajemen perusahaan berkomitmen mendukung peningkatan keselamatan kerja dan kesiapsiagaan bencana melalui pelatihan yang melibatkan berbagai unsur, termasuk masyarakat.
(GUS)
Berita Terkait
News
Srikandi PLN Sulselrabar Cetak 100 Perempuan Tangguh & Siaga Bencana
PLN UID Sulselrabar memperkuat peran perempuan dalam kesiapsiagaan bencana dengan membekali 100 peserta melalui program Perempuan Tangguh Bencana.
Senin, 03 Agu 2026 19:32
Sulsel
Kolaborasi MDA dan UNCP Perkuat Mitigasi Bencana Berbasis Desa
MDA bersama Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) memperkuat upaya peningkatan kesiapsiagaan masyarakat terhadap risiko bencana melalui kegiatan Sosialisasi dan Inisiasi DESTANA di Desa Boneposi, Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu.
Senin, 22 Jun 2026 14:02
News
Simposium Kebumian Bahas Potensi Sumber Daya dan Mitigasi Kebencanaan di Sulselbar
Pengurus Daerah (Pengda) Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Sulselbar bekerjasama dengan Puslitbang Kebencanaan Unhas dan didukung PT Vale Indonesia, menggelar Simposium Kebumian di Hotel unhas, Rabu (29/04/2026) lalu.
Sabtu, 02 Mei 2026 15:18
Makassar City
Wali Kota Makassar Dorong Edukasi Mitigasi Bencana Sejak Dini
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menegaskan pentingnya kesiapsiagaan ekstra dalam menghadapi ancaman bencana alam, termasuk mendorong edukasi mitigasi bencana sejak dini untuk anak-anak.
Rabu, 29 Apr 2026 20:10
Makassar City
PLN UIP Sulawesi Raih Penghargaan atas Program Siaga Bencana di Makassar
PLN UIP Sulawesi menerima penghargaan dari Pemkot Makassar atas kontribusinya dalam program Kampung Siaga Bencana melalui inisiatif Katimbang Siaga Bencana.
Jum'at, 17 Apr 2026 18:39
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Raih Campus Entrepreneurial Marketing for Impact 2026
2
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
3
Imigrasi Parepare Lanjutkan Kerja Sama dengan SINDO Makassar
4
MMF 2026 di Kalla Institute Soroti Kolaborasi Manusia dan AI di Dunia Kerja
5
Transformasi Danantara Dongkrak Laba Pupuk Indonesia, Bukukan Rp8,51 Triliun
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Raih Campus Entrepreneurial Marketing for Impact 2026
2
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
3
Imigrasi Parepare Lanjutkan Kerja Sama dengan SINDO Makassar
4
MMF 2026 di Kalla Institute Soroti Kolaborasi Manusia dan AI di Dunia Kerja
5
Transformasi Danantara Dongkrak Laba Pupuk Indonesia, Bukukan Rp8,51 Triliun