Terpilih Lagi jadi Ketua PKB Sulsel, Azhar Arsyad Mulai Susun Struktur Pengurus
Senin, 26 Jan 2026 11:12
DPP PKB sresmi menetapkan Azhar Arsyad sebagai Ketua DPW PKB Sulsel periode 2026–2031. Humas PKB Sulsel
MAKASSAR - DPP PKB sresmi menetapkan Azhar Arsyad sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Sulawesi Selatan periode 2026–2031.
Penetapan ini menegaskan kepercayaan penuh DPP kepada Azhar untuk kembali memimpin PKB Sulsel sekaligus mengonsolidasikan kekuatan partai menghadapi agenda politik ke depan.
Azhar Arsyad ditetapkan setelah melewati seluruh tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang dilaksanakan langsung oleh DPP PKB di Jakarta. Seluruh ketua DPW yang dinyatakan lolos UKK telah diterbitkan Surat Keputusan (SK) resmi oleh DPP PKB.
Selain menetapkan ketua, DPW PKB Sulsel juga mulai menyusun struktur kepengurusan wilayah secara menyeluruh. Kepengurusan baru ini diproyeksikan menjadi mesin organisasi yang solid, disiplin, dan terarah hingga tingkat akar rumput.
Sekretaris wilayah demisioner, Muhammad Haekal mengatakan periode DPW PKB Sulsel kali ini bakal diisi 50 pengurus. Sejumlah nama baru sudah diusulkan.
“Tujuh nama ini sudah kami usulkan ke DPP dalam draf kepengurusan utuh. Tinggal menunggu penerbitan SK DPP PKB dan penyelesaian administrasi,” ucap Haekal kepada awak media pada Ahad (25/01/2026).
Adapun tujuh wajah baru yang masuk dalam struktur DPW PKB Sulsel yakni Syamsu Rizal, Paulus Tandiongan, Tomy Satria Yulianto, Wawan Mattaliu, Tjing Ming Nelly, Andi Jahidya Ilyas, dan Misriani Ilyas.
Haekal menuturkan, sesuai ketentuan internal partai, SK DPP PKB hanya mencakup jabatan inti. “Setelah itu, DPW PKB Sulsel diberi kewenangan membentuk struktur lanjutan, termasuk biro dan perangkat organisasi lainnya,” jelasnya.
Azhar bersama sejumlah Ketua DPW PKB se-Indonesia dijadwalkan akan dilantik secara serentak oleh DPP PKB di Jakarta. Jadwal pelantikan 1-3 Februari di Jakarta.
Momentum tersebut juga akan dirangkaikan dengan penyerahan SK serta penandatanganan Pakta Integritas sebagai bentuk komitmen kepemimpinan dan loyalitas terhadap garis perjuangan partai.
“Penyerahan SK dan Pakta Integritas oleh DPP, Insya Allah akan dilaksanakan pada 1 Februari di Jakarta,” ujar Azhar Arsyad usai mengikuti sosialisasi kepengurusan DPW PKB melalui Zoom bersama jajaran DPP PKB, di Kantor DPW PKB Sulsel, Makassar.
Mantan Calon Wakil Gubernur Sulsel itu menegaskan, proses UKK kali ini mencerminkan keseriusan DPP PKB dalam menata organisasi dan menyiapkan kepemimpinan yang benar-benar berkualitas. Ia menyebut tahapan seleksi berlangsung jauh lebih ketat dibanding periode sebelumnya.
“Tesnya lebih berat. Mulai dari tes psikologi hingga berbagai tahapan penilaian lainnya. Intinya, seleksi kali ini sangat ketat,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti bahwa uji kelayakan tidak hanya berlaku bagi calon ketua DPW, tetapi juga diikuti oleh sejumlah pengurus pusat. Bahkan Gus Abdul Halim, yang merupakan salah satu tokoh penting di DPP PKB, turut mengikuti UKK.
Hal ini dinilai sebagai bukti bahwa PKB mengedepankan prinsip meritokrasi dan profesionalisme kepemimpinan.
Pada tahap awal, terdapat beberapa nama yang diusulkan sebagai calon Ketua DPW PKB Sulsel. Namun, setelah melalui seluruh rangkaian UKK di tingkat pusat, hanya Azhar Arsyad yang dinyatakan lolos hingga tahap akhir, sehingga ditetapkan sebagai calon tunggal Ketua DPW PKB Sulsel.
“Saat UKK di pusat, hanya saya yang melanjutkan ke tahap berikutnya. Karena itu Sulsel akhirnya memiliki calon tunggal,” jelas Azhar.
Dalam sosialisasi kepengurusan DPW PKB Sulsel yang digelar secara daring tersebut, turut hadir sejumlah tokoh strategis PKB Sulsel, baik dari unsur legislatif maupun struktur partai. Kehadiran mereka menjadi penanda kuat soliditas dan dukungan penuh terhadap kepemimpinan Azhar Arsyad.
Hadir dalam forum tersebut Anggota DPR RI Fraksi PKB Syamsu Rizal MI, Ketua DPC PKB Kota Makassar yang juga Wakil Ketua DPRD Sulsel Fauzi Andi Wawo, Ketua Fraksi PKB DPRD Sulsel Zulfikar Limolang, serta Anggota DPRD Sulsel Fraksi PKB.
Selain itu, tampak pula Ketua Perempuan Bangsa Sulsel Hj. Fadilah Fahriana yang juga anggota DPRD Sulsel, Sekretaris DPW PKB Sulsel Muhammad Haekal, serta Bendahara DPW PKB Sulsel Dahran.
Kehadiran lintas struktur ini mencerminkan kesiapan PKB Sulsel untuk bergerak serentak dan terkoordinasi pasca penetapan kepengurusan baru.
Azhar menilai konsolidasi awal ini menjadi fondasi penting bagi PKB Sulsel dalam memperkuat kerja-kerja politik, membangun soliditas internal, serta memperluas basis dukungan masyarakat.
“Ini bukan sekadar sosialisasi kepengurusan, tetapi momentum konsolidasi. Seluruh elemen hadir dan sepakat membawa PKB Sulsel menjadi partai yang lebih solid, progresif, dan siap menghadapi tantangan ke depan,” pungkasnya.
Penetapan ini menegaskan kepercayaan penuh DPP kepada Azhar untuk kembali memimpin PKB Sulsel sekaligus mengonsolidasikan kekuatan partai menghadapi agenda politik ke depan.
Azhar Arsyad ditetapkan setelah melewati seluruh tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang dilaksanakan langsung oleh DPP PKB di Jakarta. Seluruh ketua DPW yang dinyatakan lolos UKK telah diterbitkan Surat Keputusan (SK) resmi oleh DPP PKB.
Selain menetapkan ketua, DPW PKB Sulsel juga mulai menyusun struktur kepengurusan wilayah secara menyeluruh. Kepengurusan baru ini diproyeksikan menjadi mesin organisasi yang solid, disiplin, dan terarah hingga tingkat akar rumput.
Sekretaris wilayah demisioner, Muhammad Haekal mengatakan periode DPW PKB Sulsel kali ini bakal diisi 50 pengurus. Sejumlah nama baru sudah diusulkan.
“Tujuh nama ini sudah kami usulkan ke DPP dalam draf kepengurusan utuh. Tinggal menunggu penerbitan SK DPP PKB dan penyelesaian administrasi,” ucap Haekal kepada awak media pada Ahad (25/01/2026).
Adapun tujuh wajah baru yang masuk dalam struktur DPW PKB Sulsel yakni Syamsu Rizal, Paulus Tandiongan, Tomy Satria Yulianto, Wawan Mattaliu, Tjing Ming Nelly, Andi Jahidya Ilyas, dan Misriani Ilyas.
Haekal menuturkan, sesuai ketentuan internal partai, SK DPP PKB hanya mencakup jabatan inti. “Setelah itu, DPW PKB Sulsel diberi kewenangan membentuk struktur lanjutan, termasuk biro dan perangkat organisasi lainnya,” jelasnya.
Azhar bersama sejumlah Ketua DPW PKB se-Indonesia dijadwalkan akan dilantik secara serentak oleh DPP PKB di Jakarta. Jadwal pelantikan 1-3 Februari di Jakarta.
Momentum tersebut juga akan dirangkaikan dengan penyerahan SK serta penandatanganan Pakta Integritas sebagai bentuk komitmen kepemimpinan dan loyalitas terhadap garis perjuangan partai.
“Penyerahan SK dan Pakta Integritas oleh DPP, Insya Allah akan dilaksanakan pada 1 Februari di Jakarta,” ujar Azhar Arsyad usai mengikuti sosialisasi kepengurusan DPW PKB melalui Zoom bersama jajaran DPP PKB, di Kantor DPW PKB Sulsel, Makassar.
Mantan Calon Wakil Gubernur Sulsel itu menegaskan, proses UKK kali ini mencerminkan keseriusan DPP PKB dalam menata organisasi dan menyiapkan kepemimpinan yang benar-benar berkualitas. Ia menyebut tahapan seleksi berlangsung jauh lebih ketat dibanding periode sebelumnya.
“Tesnya lebih berat. Mulai dari tes psikologi hingga berbagai tahapan penilaian lainnya. Intinya, seleksi kali ini sangat ketat,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti bahwa uji kelayakan tidak hanya berlaku bagi calon ketua DPW, tetapi juga diikuti oleh sejumlah pengurus pusat. Bahkan Gus Abdul Halim, yang merupakan salah satu tokoh penting di DPP PKB, turut mengikuti UKK.
Hal ini dinilai sebagai bukti bahwa PKB mengedepankan prinsip meritokrasi dan profesionalisme kepemimpinan.
Pada tahap awal, terdapat beberapa nama yang diusulkan sebagai calon Ketua DPW PKB Sulsel. Namun, setelah melalui seluruh rangkaian UKK di tingkat pusat, hanya Azhar Arsyad yang dinyatakan lolos hingga tahap akhir, sehingga ditetapkan sebagai calon tunggal Ketua DPW PKB Sulsel.
“Saat UKK di pusat, hanya saya yang melanjutkan ke tahap berikutnya. Karena itu Sulsel akhirnya memiliki calon tunggal,” jelas Azhar.
Dalam sosialisasi kepengurusan DPW PKB Sulsel yang digelar secara daring tersebut, turut hadir sejumlah tokoh strategis PKB Sulsel, baik dari unsur legislatif maupun struktur partai. Kehadiran mereka menjadi penanda kuat soliditas dan dukungan penuh terhadap kepemimpinan Azhar Arsyad.
Hadir dalam forum tersebut Anggota DPR RI Fraksi PKB Syamsu Rizal MI, Ketua DPC PKB Kota Makassar yang juga Wakil Ketua DPRD Sulsel Fauzi Andi Wawo, Ketua Fraksi PKB DPRD Sulsel Zulfikar Limolang, serta Anggota DPRD Sulsel Fraksi PKB.
Selain itu, tampak pula Ketua Perempuan Bangsa Sulsel Hj. Fadilah Fahriana yang juga anggota DPRD Sulsel, Sekretaris DPW PKB Sulsel Muhammad Haekal, serta Bendahara DPW PKB Sulsel Dahran.
Kehadiran lintas struktur ini mencerminkan kesiapan PKB Sulsel untuk bergerak serentak dan terkoordinasi pasca penetapan kepengurusan baru.
Azhar menilai konsolidasi awal ini menjadi fondasi penting bagi PKB Sulsel dalam memperkuat kerja-kerja politik, membangun soliditas internal, serta memperluas basis dukungan masyarakat.
“Ini bukan sekadar sosialisasi kepengurusan, tetapi momentum konsolidasi. Seluruh elemen hadir dan sepakat membawa PKB Sulsel menjadi partai yang lebih solid, progresif, dan siap menghadapi tantangan ke depan,” pungkasnya.
(UMI)
Berita Terkait
Makassar City
Legislator PKB Apresiasi Kebijakan KUR sebagai Pendekatan Persuasif Penataan PKL
Kebijakan Pemerintah Kota Makassar dalam menata Pedagang Kaki Lima (PKL) dengan pendekatan persuasif menuai tanggapan positif dari berbagai pihak. Program yang mengintegrasikan penertiban dengan akses permodalan melalui Kredit Usaha Rakyat
Jum'at, 24 Apr 2026 19:22
Sulsel
Tiga Kandidat Bertarung di PKB Maros, Havid S Fasha Jadi Figur Terkuat
Persaingan menuju kursi Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Maros kian mengerucut.
Kamis, 23 Apr 2026 12:06
News
Muscab PKB Makassar Digelar 19 April, Empat Kandidat Masuk Tahap UKK
DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Makassar dijadwalkan menggelar Muscab pada 19 April 2026. Agenda utama dalam forum ini adalah memilih ketua DPC PKB Makassar untuk periode mendatang.
Rabu, 08 Apr 2026 10:26
Makassar City
Andi Makmur Apresiasi Komitmen Pemkot Makassar Pertahankan PPPK
Komitmen Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin untuk tidak melakukan pemangkasan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) mendapat apresiasi dari DPRD Kota Makassar.
Sabtu, 04 Apr 2026 20:26
Makassar City
Fraksi PKB DPRD Makassar Dorong Regulasi Perlindungan Pekerja Kreatif
Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kota Makassar, Andi Makmur Burhanuddin, menyoroti polemik penilaian kerja kreatif yang mencuat dalam kasus videografer di Kabupaten Karo.
Rabu, 01 Apr 2026 17:45
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dari Semangat Kartini, Perempuan Gowa Diajak Lebih Berani Memimpin
2
Ribuan Warga Meriahkan Jalan Santai Bahagia Hari Jadi ke-163 Jeneponto
3
Dirut RSUP Wahidin dr. Annas Ahmad Bongkar Tantangan Besar Penyakit Jantung di RI
4
Sebanyak 15.804 Jemaah Haji Makassar Nikmati Layanan Makkah Route
5
Ramaikan Bursa Calon Ketua, Usman Marham jadi Figur Kunci di Tengah Kebuntuan Musda Golkar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dari Semangat Kartini, Perempuan Gowa Diajak Lebih Berani Memimpin
2
Ribuan Warga Meriahkan Jalan Santai Bahagia Hari Jadi ke-163 Jeneponto
3
Dirut RSUP Wahidin dr. Annas Ahmad Bongkar Tantangan Besar Penyakit Jantung di RI
4
Sebanyak 15.804 Jemaah Haji Makassar Nikmati Layanan Makkah Route
5
Ramaikan Bursa Calon Ketua, Usman Marham jadi Figur Kunci di Tengah Kebuntuan Musda Golkar