Legislator PKB Apresiasi Kebijakan KUR sebagai Pendekatan Persuasif Penataan PKL
Jum'at, 24 Apr 2026 19:22
Kebijakan Pemerintah Kota Makassar dalam menata Pedagang Kaki Lima (PKL) dengan pendekatan persuasif menuai tanggapan positif dari berbagai pihak. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Kebijakan Pemerintah Kota Makassar dalam menata Pedagang Kaki Lima (PKL) dengan pendekatan persuasif menuai tanggapan positif dari berbagai pihak. Program yang mengintegrasikan penertiban dengan akses permodalan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) dinilai sebagai langkah progresif dalam penataan ekonomi informal perkotaan.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa penataan PKL tidak dilakukan melalui pendekatan represif, melainkan dengan skema pembinaan dan insentif ekonomi. PKL yang direlokasi ke lokasi usaha yang legal akan difasilitasi akses pembiayaan perbankan agar dapat mengembangkan usaha mereka.
Menanggapi kebijakan tersebut, Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Makassar, Andi Makmur Burhanuddin, menyatakan bahwa langkah pemerintah kota merupakan terobosan yang lebih humanis dalam menyelesaikan persoalan klasik perkotaan.
“Selama ini penataan PKL sering berujung pada konflik sosial karena pendekatan yang terlalu koersif. Kebijakan Wali Kota yang mengintegrasikan penertiban dengan akses KUR ini patut diapresiasi karena memberikan solusi ekonomi, bukan sekadar pemindahan,” ujar Andi Makmur Burhanuddin, Kamis (23/4/2026).
Ia menilai, pendekatan tersebut tidak hanya menjaga ketertiban ruang publik, tetapi juga memperkuat keberlanjutan ekonomi pelaku usaha mikro. Menurutnya, PKL merupakan bagian penting dari struktur ekonomi kota yang perlu diberdayakan, bukan dimarginalkan.
“Jika PKL diberi ruang usaha yang layak dan akses modal yang jelas, maka mereka bisa naik kelas. Ini sejalan dengan semangat pemberdayaan ekonomi rakyat,” tambahnya.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Makassar berencana menjalin kerja sama melalui Nota Kesepahaman (MoU) dengan sejumlah lembaga keuangan, termasuk bank-bank anggota Himbara serta Bank Sulselbar, untuk memperlancar akses pembiayaan bagi PKL yang direlokasi. Selain itu, Pemkot juga akan menggandeng sektor swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mendukung penataan kawasan kota.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa penataan PKL tidak dilakukan melalui pendekatan represif, melainkan dengan skema pembinaan dan insentif ekonomi. PKL yang direlokasi ke lokasi usaha yang legal akan difasilitasi akses pembiayaan perbankan agar dapat mengembangkan usaha mereka.
Menanggapi kebijakan tersebut, Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Makassar, Andi Makmur Burhanuddin, menyatakan bahwa langkah pemerintah kota merupakan terobosan yang lebih humanis dalam menyelesaikan persoalan klasik perkotaan.
“Selama ini penataan PKL sering berujung pada konflik sosial karena pendekatan yang terlalu koersif. Kebijakan Wali Kota yang mengintegrasikan penertiban dengan akses KUR ini patut diapresiasi karena memberikan solusi ekonomi, bukan sekadar pemindahan,” ujar Andi Makmur Burhanuddin, Kamis (23/4/2026).
Ia menilai, pendekatan tersebut tidak hanya menjaga ketertiban ruang publik, tetapi juga memperkuat keberlanjutan ekonomi pelaku usaha mikro. Menurutnya, PKL merupakan bagian penting dari struktur ekonomi kota yang perlu diberdayakan, bukan dimarginalkan.
“Jika PKL diberi ruang usaha yang layak dan akses modal yang jelas, maka mereka bisa naik kelas. Ini sejalan dengan semangat pemberdayaan ekonomi rakyat,” tambahnya.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Makassar berencana menjalin kerja sama melalui Nota Kesepahaman (MoU) dengan sejumlah lembaga keuangan, termasuk bank-bank anggota Himbara serta Bank Sulselbar, untuk memperlancar akses pembiayaan bagi PKL yang direlokasi. Selain itu, Pemkot juga akan menggandeng sektor swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mendukung penataan kawasan kota.
(GUS)
Berita Terkait
News
Prabowonomic dan Ekonomi Konstitusi Dibedah di Makassar, Panji Bangsa Dorong Potensi Anak Muda
Organisasi Kepemudaan Pasukan Jihad Kebangkitan Bangsa (Panji Bangsa) menggelar Diskusi Publik bertajuk 'Prabowonomic, Ekonomi Konstitusi, dan Ruang Tumbuh: Percepatan Ekonomi Kelompok Muda Kreatif', di Makassar, Sabtu (26/9/2026).
Sabtu, 26 Sep 2026 20:19
Sulsel
Fauzi Andi Wawo: PKB dan Sindo Makassar Tak Ada Sekat
Ketua DPC PKB Makassar, Fauzi Andi Wawo, memenuhi undangan Sindo Makassar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 di Kantor Sindo Makassar, Kompleks Marinda, Maricaya Selatan, Mamajang pada Kamis (24/09/2026).
Kamis, 24 Sep 2026 15:06
Sulsel
Anwar Purnomo Apresiasi Aturan Ganjil-Genap yang Berhasil Urai Antrean BBM di Sulsel
Aturan ganjil-genap dan pembatasan jam pengisian BBM bagi kendaraan berat mulai menunjukkan hasil positif dalam mengurai antrean panjang di daerah.
Selasa, 15 Sep 2026 18:48
Makassar City
PKB Makassar Siapkan Bantuan ke KK untuk Dukung Program Urban Farming Terintegrasi
Wakil Ketua DPRD Sulsel, Fauzi Andi Wawo menggelar reses masa persidangan III Tahun Sidang 2025/26 di Kelurahan Rappojawa, Kecamatan Tallo, Makassar pada Rabu (29/07/2026).
Rabu, 29 Jul 2026 18:02
Sulsel
Legislator Parepare Bela Pedagang Durian Musiman saat Ditertibkan
Suasana penertiban lapak pedagang kaki lima (PKL) durian musiman di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, mendadak tegang pada Rabu, (08/07/2026) sore.
Rabu, 08 Jul 2026 23:20
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Legislator DPRD Makassar Dorong Percepatan Pembahasan Raperda Parkir
2
Sertifikat Halal Gratis dan Akses Perbankan Jadi Fokus UMKM Forum Sulsel 2026
3
Korban Pembobolan Kartu Kredit Rp341 Juta Pertanyakan Barang Bukti dalam Gelar Perkara Khusus
4
Abdidaya Ormawa 2026 UMI Berakhir, Mahasiswa Diingatkan Terus Mengabdi
5
PSM Makassar Tantang Rekor Tak Terkalahkan Bhayangkara
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Legislator DPRD Makassar Dorong Percepatan Pembahasan Raperda Parkir
2
Sertifikat Halal Gratis dan Akses Perbankan Jadi Fokus UMKM Forum Sulsel 2026
3
Korban Pembobolan Kartu Kredit Rp341 Juta Pertanyakan Barang Bukti dalam Gelar Perkara Khusus
4
Abdidaya Ormawa 2026 UMI Berakhir, Mahasiswa Diingatkan Terus Mengabdi
5
PSM Makassar Tantang Rekor Tak Terkalahkan Bhayangkara