Tiga Kandidat Bertarung di PKB Maros, Havid S Fasha Jadi Figur Terkuat
Kamis, 23 Apr 2026 12:06
Ketua DPC PKB Maros, Havid S Fasha. Foto: Istimewa
MAROS - Persaingan menuju kursi Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Maros kian mengerucut.
Hanya tiga nama yang tersisa, yakni Johansah Haruna, Wawan Mattaliu, dan petahana Havid S Fasha.
Ketiganya kini bersiap menghadapi tahapan Uji Kepatutan dan Kelayakan (UKK). Di antara ketiga nama tersebut, Havid S Fasha dinilai sebagai figur yang kuat.
Statusnya sebagai petahana, ditopang rekam jejak kepemimpinan, menjadi modal penting dalam kontestasi kali ini.
Sejumlah bakal calon sebelumnya dipastikan tidak melanjutkan proses penjaringan.
Di antaranya Muliati dan Muh Yusuf yang merupakan Anggota DPRD Maros, serta Ansar selaku Sekretaris Umum. Mereka disebut tidak bersedia maju atau gugur dalam tahapan awal seleksi.
Sementara itu, para bakal calon Ketua DPC PKB se-Sulawesi Selatan mulai menjalani tahapan Uji Kepatutan dan Kelayakan (UKK) pada Kamis (23/3/2026).
Ketua DPC PKB Maros, Havid S Fasha, menegaskan, seluruh proses berjalan sesuai mekanisme partai.
"Semua hasil fit and proper test nanti akan dibawa ke DPP. DPP yang menentukan siapa yang layak untuk ditetapkan," katanya.
Proses UKK melibatkan pihak akademisi dari Universitas Negeri Makassar (UNM). Penilaian dilakukan secara komprehensif, mulai dari kapasitas kepemimpinan hingga capaian politik.
Tahapan lanjutan dijadwalkan berlangsung pada 29 April mendatang. Pada fase ini, jumlah kandidat berpotensi kembali mengerucut.
"Bisa saja dari tiga ini nanti tinggal dua, bahkan satu, tergantung hasil penilaian," jelasnya.
Kekuatan Havid sebagai petahana tidak lepas dari capaian politik yang pernah ditorehkan.
Di bawah kepemimpinannya, PKB Maros berhasil bangkit dari tanpa kursi di DPRD. Lonjakan signifikan terjadi pada Pemilu 2019 dengan raihan empat kursi.
"Waktu saya masuk, PKB belum punya kursi. Tahun 2019 kita bisa dapat empat kursi," ungkapnya.
Pada periode berikutnya, perolehan kursi berada di angka tiga. Meski mengalami penurunan, basis kekuatan partai dinilai tetap terjaga.
"Kalau melihat massa riil di bawah, sebenarnya masih stabil," katanya.
Selain capaian elektoral, soliditas internal juga menjadi kekuatan utama. Havid menegaskan, membesarkan partai membutuhkan komitmen jangka panjang.
"Namanya kita pejuang untuk membesarkan partai, tidak bisa mundur. Harus terus maju," tegasnya.
Dia juga menekankan pentingnya kebersamaan dalam kontestasi internal.
"Siapa pun yang terpilih, kita tetap harus membantu. Yang penting bagaimana partai ini bisa lebih berkembang," tambahnya.
Di tengah proses tersebut, PKB Maros juga masih menghadapi tantangan organisasi.
Salah satunya belum memiliki sekretariat definitif dan masih menggunakan sistem sewa.
"Sekretariat sementara ada, tapi masih sewa. Belum ada yang definitif milik partai," ujarnya.
Sementara itu, pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) masih menunggu keputusan resmi dari DPP. Muscab akan digelar setelah seluruh tahapan UKK rampung.
Hanya tiga nama yang tersisa, yakni Johansah Haruna, Wawan Mattaliu, dan petahana Havid S Fasha.
Ketiganya kini bersiap menghadapi tahapan Uji Kepatutan dan Kelayakan (UKK). Di antara ketiga nama tersebut, Havid S Fasha dinilai sebagai figur yang kuat.
Statusnya sebagai petahana, ditopang rekam jejak kepemimpinan, menjadi modal penting dalam kontestasi kali ini.
Sejumlah bakal calon sebelumnya dipastikan tidak melanjutkan proses penjaringan.
Di antaranya Muliati dan Muh Yusuf yang merupakan Anggota DPRD Maros, serta Ansar selaku Sekretaris Umum. Mereka disebut tidak bersedia maju atau gugur dalam tahapan awal seleksi.
Sementara itu, para bakal calon Ketua DPC PKB se-Sulawesi Selatan mulai menjalani tahapan Uji Kepatutan dan Kelayakan (UKK) pada Kamis (23/3/2026).
Ketua DPC PKB Maros, Havid S Fasha, menegaskan, seluruh proses berjalan sesuai mekanisme partai.
"Semua hasil fit and proper test nanti akan dibawa ke DPP. DPP yang menentukan siapa yang layak untuk ditetapkan," katanya.
Proses UKK melibatkan pihak akademisi dari Universitas Negeri Makassar (UNM). Penilaian dilakukan secara komprehensif, mulai dari kapasitas kepemimpinan hingga capaian politik.
Tahapan lanjutan dijadwalkan berlangsung pada 29 April mendatang. Pada fase ini, jumlah kandidat berpotensi kembali mengerucut.
"Bisa saja dari tiga ini nanti tinggal dua, bahkan satu, tergantung hasil penilaian," jelasnya.
Kekuatan Havid sebagai petahana tidak lepas dari capaian politik yang pernah ditorehkan.
Di bawah kepemimpinannya, PKB Maros berhasil bangkit dari tanpa kursi di DPRD. Lonjakan signifikan terjadi pada Pemilu 2019 dengan raihan empat kursi.
"Waktu saya masuk, PKB belum punya kursi. Tahun 2019 kita bisa dapat empat kursi," ungkapnya.
Pada periode berikutnya, perolehan kursi berada di angka tiga. Meski mengalami penurunan, basis kekuatan partai dinilai tetap terjaga.
"Kalau melihat massa riil di bawah, sebenarnya masih stabil," katanya.
Selain capaian elektoral, soliditas internal juga menjadi kekuatan utama. Havid menegaskan, membesarkan partai membutuhkan komitmen jangka panjang.
"Namanya kita pejuang untuk membesarkan partai, tidak bisa mundur. Harus terus maju," tegasnya.
Dia juga menekankan pentingnya kebersamaan dalam kontestasi internal.
"Siapa pun yang terpilih, kita tetap harus membantu. Yang penting bagaimana partai ini bisa lebih berkembang," tambahnya.
Di tengah proses tersebut, PKB Maros juga masih menghadapi tantangan organisasi.
Salah satunya belum memiliki sekretariat definitif dan masih menggunakan sistem sewa.
"Sekretariat sementara ada, tapi masih sewa. Belum ada yang definitif milik partai," ujarnya.
Sementara itu, pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) masih menunggu keputusan resmi dari DPP. Muscab akan digelar setelah seluruh tahapan UKK rampung.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Legislator PKB Apresiasi Kebijakan KUR sebagai Pendekatan Persuasif Penataan PKL
Kebijakan Pemerintah Kota Makassar dalam menata Pedagang Kaki Lima (PKL) dengan pendekatan persuasif menuai tanggapan positif dari berbagai pihak. Program yang mengintegrasikan penertiban dengan akses permodalan melalui Kredit Usaha Rakyat
Jum'at, 24 Apr 2026 19:22
News
Muscab PKB Makassar Digelar 19 April, Empat Kandidat Masuk Tahap UKK
DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Makassar dijadwalkan menggelar Muscab pada 19 April 2026. Agenda utama dalam forum ini adalah memilih ketua DPC PKB Makassar untuk periode mendatang.
Rabu, 08 Apr 2026 10:26
Makassar City
Andi Makmur Apresiasi Komitmen Pemkot Makassar Pertahankan PPPK
Komitmen Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin untuk tidak melakukan pemangkasan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) mendapat apresiasi dari DPRD Kota Makassar.
Sabtu, 04 Apr 2026 20:26
Makassar City
Fraksi PKB DPRD Makassar Dorong Regulasi Perlindungan Pekerja Kreatif
Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kota Makassar, Andi Makmur Burhanuddin, menyoroti polemik penilaian kerja kreatif yang mencuat dalam kasus videografer di Kabupaten Karo.
Rabu, 01 Apr 2026 17:45
News
Komisi I DPR RI Desak Negara Bersikap, Usai Prajurit TNI Tewas Akibat Serangan Israel
Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKB, Syamsu Rizal atau yang akrab disapa Deng Ical, mengecam keras serangan Israel yang menewaskan seorang prajurit TNI yang tergabung dalam pasukan perdamaian PBB (UNIFIL) di Lebanon, serta melukai tiga prajurit lainnya.
Senin, 30 Mar 2026 15:17
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sambut Milad ke-34, FK UMI Edukasi Warga Makassar Soal Bantuan Hidup Dasar
2
Empat Ranperda Kabupaten Sidrap Lalui Tahapan Harmonisasi
3
OJK Minta Klarifikasi Solusiku Terkait Dugaan Pelanggaran Penagihan
4
Hari Lingkungan Hidup, PT Vale Dorong Gerakan Bersama Hadapi Perubahan Iklim
5
Beli Token di PLN Mobile, Pelanggan Berpeluang Dapat Voucher Listrik Rp10 Ribu
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sambut Milad ke-34, FK UMI Edukasi Warga Makassar Soal Bantuan Hidup Dasar
2
Empat Ranperda Kabupaten Sidrap Lalui Tahapan Harmonisasi
3
OJK Minta Klarifikasi Solusiku Terkait Dugaan Pelanggaran Penagihan
4
Hari Lingkungan Hidup, PT Vale Dorong Gerakan Bersama Hadapi Perubahan Iklim
5
Beli Token di PLN Mobile, Pelanggan Berpeluang Dapat Voucher Listrik Rp10 Ribu