Pemkab Gowa Wajibkan Keterbukaan Perusahaan demi Akurasi Sensus Ekonomi 2026
Minggu, 01 Feb 2026 12:39
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, saat menerima audiensi Kepala BPS Kabupaten Gowa, Ari Prihandini. Foto: SINDO Makassar/Herni Amir
GOWA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang akan dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS). Sensus ini dinilai strategis untuk menghasilkan data perekonomian yang akurat dan komprehensif sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan daerah.
Dukungan tersebut disampaikan Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, saat menerima audiensi Kepala BPS Kabupaten Gowa, Ari Prihandini, di Ruang Kerja Wakil Bupati Gowa, Jumat (30/1).
Menurut Darmawangsyah, Sensus Ekonomi memiliki peran penting dalam memotret kondisi riil perekonomian daerah secara menyeluruh, sehingga diperlukan kolaborasi lintas sektor agar pelaksanaannya berjalan optimal.
"Tentu kami sangat mendukung pelaksanaan sensus ini. Dengan kerja sama yang baik dan kolaborasi, kami siap membantu karena ini penting untuk mengukur sejauh mana kondisi perekonomian Kabupaten Gowa secara akurat," ungkapnya.
Ia menegaskan, Pemkab Gowa akan memastikan seluruh tahapan sensus berjalan lancar. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah menginstruksikan para camat untuk mendorong perusahaan di wilayah masing-masing agar bersikap terbuka dan kooperatif terhadap petugas sensus.
"Kami langsung memerintahkan camat untuk menyampaikan kepada perusahaan tanpa terkecuali agar tidak menolak dalam menerima petugas BPS door to door nanti. Karena data perekonomian ini sangat penting bagi daerah, sehingga seluruh pihak harus patuh dan mendukung," tegasnya.
Darmawangsyah berharap Sensus Ekonomi 2026 dapat menghasilkan data yang valid dan menjadi rujukan utama dalam pengambilan kebijakan ekonomi di Kabupaten Gowa.
Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Gowa, Ari Prihandini, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh yang diberikan Pemkab Gowa, terutama dalam membantu komunikasi kepada masyarakat dan pelaku usaha.
Ia menjelaskan, pelaksanaan SE2026 di Kabupaten Gowa akan melibatkan ratusan petugas sensus yang bertugas pada Mei hingga Juli 2026, dengan metode pendataan dari rumah ke rumah atau door to door.
"Akan ada ratusan petugas Sensus Ekonomi yang diterjunkan di seluruh wilayah Gowa. Tujuan sensus ini adalah memotret kondisi riil usaha, memetakan potensi pasar, serta mengidentifikasi berbagai kendala usaha, baik skala besar maupun kecil, usaha online maupun offline," jelas Ari Prihandini.
Ia menambahkan, Sensus Ekonomi yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali ini memiliki peran penting sebagai basis perbaikan data Produk Domestik Bruto (PDB), analisis daya saing daerah, serta perumusan kebijakan ekonomi nasional dan daerah.
"Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Gowa atas dukungan penuh, termasuk penyediaan fasilitas untuk pelatihan petugas SE2026. Kami berkomitmen untuk mengawal pelaksanaan ini secara profesional agar data yang dihasilkan benar-benar valid, akurat, dan bermanfaat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Gowa,” pungkasnya.
Dukungan tersebut disampaikan Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, saat menerima audiensi Kepala BPS Kabupaten Gowa, Ari Prihandini, di Ruang Kerja Wakil Bupati Gowa, Jumat (30/1).
Menurut Darmawangsyah, Sensus Ekonomi memiliki peran penting dalam memotret kondisi riil perekonomian daerah secara menyeluruh, sehingga diperlukan kolaborasi lintas sektor agar pelaksanaannya berjalan optimal.
"Tentu kami sangat mendukung pelaksanaan sensus ini. Dengan kerja sama yang baik dan kolaborasi, kami siap membantu karena ini penting untuk mengukur sejauh mana kondisi perekonomian Kabupaten Gowa secara akurat," ungkapnya.
Ia menegaskan, Pemkab Gowa akan memastikan seluruh tahapan sensus berjalan lancar. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah menginstruksikan para camat untuk mendorong perusahaan di wilayah masing-masing agar bersikap terbuka dan kooperatif terhadap petugas sensus.
"Kami langsung memerintahkan camat untuk menyampaikan kepada perusahaan tanpa terkecuali agar tidak menolak dalam menerima petugas BPS door to door nanti. Karena data perekonomian ini sangat penting bagi daerah, sehingga seluruh pihak harus patuh dan mendukung," tegasnya.
Darmawangsyah berharap Sensus Ekonomi 2026 dapat menghasilkan data yang valid dan menjadi rujukan utama dalam pengambilan kebijakan ekonomi di Kabupaten Gowa.
Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Gowa, Ari Prihandini, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh yang diberikan Pemkab Gowa, terutama dalam membantu komunikasi kepada masyarakat dan pelaku usaha.
Ia menjelaskan, pelaksanaan SE2026 di Kabupaten Gowa akan melibatkan ratusan petugas sensus yang bertugas pada Mei hingga Juli 2026, dengan metode pendataan dari rumah ke rumah atau door to door.
"Akan ada ratusan petugas Sensus Ekonomi yang diterjunkan di seluruh wilayah Gowa. Tujuan sensus ini adalah memotret kondisi riil usaha, memetakan potensi pasar, serta mengidentifikasi berbagai kendala usaha, baik skala besar maupun kecil, usaha online maupun offline," jelas Ari Prihandini.
Ia menambahkan, Sensus Ekonomi yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali ini memiliki peran penting sebagai basis perbaikan data Produk Domestik Bruto (PDB), analisis daya saing daerah, serta perumusan kebijakan ekonomi nasional dan daerah.
"Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Gowa atas dukungan penuh, termasuk penyediaan fasilitas untuk pelatihan petugas SE2026. Kami berkomitmen untuk mengawal pelaksanaan ini secara profesional agar data yang dihasilkan benar-benar valid, akurat, dan bermanfaat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Gowa,” pungkasnya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
One Day One District di Parigi, Bupati Gowa Serap Aspirasi dan Tinjau Infrastruktur
Menjelang satu tahun pelaksanaan program One Day One District (ODOD) yang pertama kali digelar di Kecamatan Parigi pada 28 Juni 2025, Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang
Minggu, 21 Jun 2026 18:49
News
Pertahankan Status KLA, Pemkab Gowa Perkuat Peran Anak sebagai Agen Perubahan
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA) melalui penyelenggaraan Grand Final Pemilihan Duta Anak Kabupaten Gowa.
Sabtu, 20 Jun 2026 18:40
Sulsel
KTNA Gowa Siap Ikuti PENAS XVII, Sekda Minta Promosikan Potensi Daerah
Sekda Gowa, Andy Azis, mengajak seluruh rombongan KTNA Kabupaten Gowa untuk mempromosikan produk unggulan sektor pertanian dan perikanan daerah pada PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo.
Rabu, 17 Jun 2026 18:54
News
Program Mahasantri Gowa Cetak 167 Sarjana Al-Qur'an dan Tafsir
Sebanyak 167 Mahasantri Kabupaten Gowa angkatan Tahun Akademik 2022/2023 berhasil menyelesaikan pendidikan pada Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin.
Rabu, 17 Jun 2026 18:40
News
Gubernur Sulsel Serukan Partisipasi Aktif Masyarakat dalam Sensus Ekonomi 2026
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menerima kunjungan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Selatan, Aryanto, bersama tim lapangan Sensus Ekonomi 2026
Rabu, 17 Jun 2026 17:14
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bupati Jeneponto Lepas Kontingen Porsenijar PGRI 2026 ke Tingkat Sulsel
2
Maros Bidik Lima Besar Porprov, Jumlah Cabor Lolos Meningkat Jadi 34
3
KORMI Maros Perkenalkan 18 Inorga Lewat Pesta Olahraga Masyarakat
4
Kasus Islamic Center Malili Belum Ditangani, Aktivis Nilai Penegakan Hukum Mandek
5
Rayakan HUT ke-58, BPJS Kesehatan Kampanyekan Budaya Hidup Sehat
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bupati Jeneponto Lepas Kontingen Porsenijar PGRI 2026 ke Tingkat Sulsel
2
Maros Bidik Lima Besar Porprov, Jumlah Cabor Lolos Meningkat Jadi 34
3
KORMI Maros Perkenalkan 18 Inorga Lewat Pesta Olahraga Masyarakat
4
Kasus Islamic Center Malili Belum Ditangani, Aktivis Nilai Penegakan Hukum Mandek
5
Rayakan HUT ke-58, BPJS Kesehatan Kampanyekan Budaya Hidup Sehat