Silaturahmi FD-PNI, Cicu Gaungkan Keadilan untuk Daerah Penghasil Nikel
Senin, 02 Mar 2026 21:34
Ketua DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi menyuarakan pentingnya keadilan bagi daerah penghasil nikel saat Silaturahmi FD-PNI di Hotel Claro Makassar pada Senin (02/03/2026). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Andi Rachmatika Dewi menyuarakan pentingnya keadilan bagi daerah penghasil nikel, baik dari sisi manfaat ekonomi maupun dampak lingkungan yang ditimbulkan.
Hal itu disampaikan Cicu saat menghadiri silaturahmi Forum DPRD Provinsi Penghasil Nikel Indonesia (FD-PNI) di Hotel Claro Makassar, Jalan AP Pettarani, Kota Makassar, Senin (02/03/2026).
Cicu sapaannya menuturkan, daerah penghasil nikel selama ini memberi kontribusi besar terhadap perekonomian nasional, namun manfaatnya belum sepenuhnya dirasakan masyarakat di wilayah tambang.
“Kita ini daerah penghasil, tapi dampaknya belum sepenuhnya dirasakan masyarakat. Harus ada keadilan dalam pembagian manfaat agar daerah penghasil tidak hanya jadi penonton,” tegasnya.
Politisi NasDem itu juga menyoroti dampak lingkungan akibat aktivitas pertambangan yang dinilai paling dirasakan oleh masyarakat di daerah penghasil.
“Kerusakan lingkungan akibat kegiatan pertambangan juga menjadi perhatian utama. Masyarakat di daerah penghasil adalah pihak yang paling merasakan dampaknya. Karena itu, perlu ada solusi nyata untuk membantu pemerintah daerah dalam mengatasi dampak lingkungan yang ditimbulkan,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Forum DPRD Provinsi Penghasil Nikel se-Indonesia, Moh Arus Abdul Karim, menegaskan bahwa daerah penghasil nikel merupakan penyumbang besar bagi negara, namun belum diimbangi dengan kesejahteraan masyarakat di wilayah tambang.
“Daerah penghasil nikel ini memberi kontribusi besar terhadap devisa negara. Tapi faktanya, masyarakat di sekitar tambang belum sepenuhnya menikmati hasilnya. Karena itu, forum ini hadir untuk memperjuangkan keadilan bagi daerah penghasil,” ujar Arus Abdul yang juga merupakan Ketua DPRD Sulteng.
Silaturahmi FD-PNI tersebut mempertemukan pimpinan DPRD dari sejumlah provinsi penghasil nikel di Indonesia sebagai upaya memperkuat posisi tawar daerah dalam pengelolaan sumber daya alam.
Hadir sejumlah pimpinan DPRD dari provinsi penghasil nikel, di antaranya Ketua DPRD Sulawesi Tenggara H.M. Aris Abdul Karim, Ketua DPRD Papua Barat Orgenes Wonggor, La Ode Tariala dari Sulawesi Tenggara, serta Ketua DPRD Maluku Utara M. Iqbal Ruray, bersama perwakilan anggota DPRD lainnya.
Forum DPRD Provinsi Penghasil Nikel sendiri dibentuk pada 7–8 Desember 2025 di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Forum ini menjadi wadah konsolidasi daerah penghasil untuk memperjuangkan kebijakan yang lebih berpihak, termasuk optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Bagi Hasil, hingga transparansi data produksi nikel.
Selain itu, forum turut mendorong sinkronisasi antara Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) dengan realisasi produksi di lapangan, serta membuka akses data produksi nikel secara real time kepada pemerintah daerah.
Melalui forum ini, para pimpinan DPRD berharap lahir rekomendasi konkret untuk memperkuat peran daerah dalam tata kelola nikel nasional, sekaligus memastikan manfaat ekonomi yang lebih adil bagi masyarakat di daerah penghasil.
Hal itu disampaikan Cicu saat menghadiri silaturahmi Forum DPRD Provinsi Penghasil Nikel Indonesia (FD-PNI) di Hotel Claro Makassar, Jalan AP Pettarani, Kota Makassar, Senin (02/03/2026).
Cicu sapaannya menuturkan, daerah penghasil nikel selama ini memberi kontribusi besar terhadap perekonomian nasional, namun manfaatnya belum sepenuhnya dirasakan masyarakat di wilayah tambang.
“Kita ini daerah penghasil, tapi dampaknya belum sepenuhnya dirasakan masyarakat. Harus ada keadilan dalam pembagian manfaat agar daerah penghasil tidak hanya jadi penonton,” tegasnya.
Politisi NasDem itu juga menyoroti dampak lingkungan akibat aktivitas pertambangan yang dinilai paling dirasakan oleh masyarakat di daerah penghasil.
“Kerusakan lingkungan akibat kegiatan pertambangan juga menjadi perhatian utama. Masyarakat di daerah penghasil adalah pihak yang paling merasakan dampaknya. Karena itu, perlu ada solusi nyata untuk membantu pemerintah daerah dalam mengatasi dampak lingkungan yang ditimbulkan,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Forum DPRD Provinsi Penghasil Nikel se-Indonesia, Moh Arus Abdul Karim, menegaskan bahwa daerah penghasil nikel merupakan penyumbang besar bagi negara, namun belum diimbangi dengan kesejahteraan masyarakat di wilayah tambang.
“Daerah penghasil nikel ini memberi kontribusi besar terhadap devisa negara. Tapi faktanya, masyarakat di sekitar tambang belum sepenuhnya menikmati hasilnya. Karena itu, forum ini hadir untuk memperjuangkan keadilan bagi daerah penghasil,” ujar Arus Abdul yang juga merupakan Ketua DPRD Sulteng.
Silaturahmi FD-PNI tersebut mempertemukan pimpinan DPRD dari sejumlah provinsi penghasil nikel di Indonesia sebagai upaya memperkuat posisi tawar daerah dalam pengelolaan sumber daya alam.
Hadir sejumlah pimpinan DPRD dari provinsi penghasil nikel, di antaranya Ketua DPRD Sulawesi Tenggara H.M. Aris Abdul Karim, Ketua DPRD Papua Barat Orgenes Wonggor, La Ode Tariala dari Sulawesi Tenggara, serta Ketua DPRD Maluku Utara M. Iqbal Ruray, bersama perwakilan anggota DPRD lainnya.
Forum DPRD Provinsi Penghasil Nikel sendiri dibentuk pada 7–8 Desember 2025 di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Forum ini menjadi wadah konsolidasi daerah penghasil untuk memperjuangkan kebijakan yang lebih berpihak, termasuk optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Bagi Hasil, hingga transparansi data produksi nikel.
Selain itu, forum turut mendorong sinkronisasi antara Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) dengan realisasi produksi di lapangan, serta membuka akses data produksi nikel secara real time kepada pemerintah daerah.
Melalui forum ini, para pimpinan DPRD berharap lahir rekomendasi konkret untuk memperkuat peran daerah dalam tata kelola nikel nasional, sekaligus memastikan manfaat ekonomi yang lebih adil bagi masyarakat di daerah penghasil.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
DPRD Sulsel Bentuk Panja LKPJ 2025, Dipimpin Politisi Nasdem dan Gerindra
DPRD Provinsi Sulawesi Selatan resmi membentuk dan mengesahkan Panitia Kerja (Panja) untuk membahas rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun 2025.
Kamis, 16 Apr 2026 18:24
Sulsel
Belanja Rumah Tangga Pimpinan DPRD Sulsel Sesuai Aturan, Bukan Konsumsi Pribadi
Belanja rumah tangga Pimpinan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dipastikan telah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta bukan merupakan konsumsi pribadi.
Kamis, 16 Apr 2026 17:22
Sulsel
Ketua DPRD Sulsel Cicu Asah Visi Kepemimpinan di Retret Nasional
Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Rachmatika Dewi yang akrab disapa Cicu, mengikuti kegiatan retret dan Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah.
Rabu, 15 Apr 2026 21:46
Sulsel
LBK Terima Demo, Luruskan Informasi Jalan Sapaya–Malakaji Masuk Proyek Multiyears
Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Kabupaten Gowa menggelar aksi unjuk rasa di kantor sementara DPRD Sulawesi Selatan, Jalan AP Pettarani, Makassar pada Rabu (15/4/2026).
Rabu, 15 Apr 2026 21:31
Sulsel
Komisi E DPRD Sulsel Temukan Dugaan Pekerjaan Renovasi Asal-asalan di Rumah Sakit Haji
Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan melakukan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Haji Makassar pada Rabu (15/4/2026).
Rabu, 15 Apr 2026 19:42
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Legislator Makassar Mengeluh Air Tak Mengalir 4 Bulan, Tapi Tetap Dapat Tagihan
2
96 Mahasiswa Jurusan Bisnis Polipangkep Ikuti Pembekalan Sertifikasi Kompetensi
3
Kader Nasdem Sulsel Turun ke Jalan, Protes Narasi Pemberitaan Tempo
4
Dosen Universitas Pejuang RI Makassar Kembali Lolos Hibah Kemendiktisaintek 2026
5
Astra Honda Dream Cup 2026 Siap Digelar, Vario 160 Kembali Siap Melesat
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Legislator Makassar Mengeluh Air Tak Mengalir 4 Bulan, Tapi Tetap Dapat Tagihan
2
96 Mahasiswa Jurusan Bisnis Polipangkep Ikuti Pembekalan Sertifikasi Kompetensi
3
Kader Nasdem Sulsel Turun ke Jalan, Protes Narasi Pemberitaan Tempo
4
Dosen Universitas Pejuang RI Makassar Kembali Lolos Hibah Kemendiktisaintek 2026
5
Astra Honda Dream Cup 2026 Siap Digelar, Vario 160 Kembali Siap Melesat