Aipda Herman Tambal Jalan Berlubang di Parepare Demi Cegah Kecelakaan Jelang Mudik
Jum'at, 06 Mar 2026 19:29
Aipda Herman mendorong gerobak berisi tanah untuk menimbun lubang di jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Soreang, Kota Parepare. Foto: Wahyu Ady
PAREPARE - Seorang personel dari Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polsek Ujung, Polres Parepare, Aipda Herman memperlihatkan kepeduliannya terhadap pengguna jalan dengan cara menambap lubang yang ada di jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Soreang, Kota Parepare.
Jalan yang merupakan jalur penghubung antara Kota Parepare dengan Kabupaten Sidrap tersebut menjadi salah satu area yang rawan terjadinya kecelakaan. Terutama pada saat arus mudik.
Demi Memberikan dampak yang nyata kepada masyarakat, Aipda Herman langsung secara spontan melakukan penambalan jalan berlubang agar para pengendara yang melintas di jalur trans Sulawesi tersebut dengan aman.
"Ini cuman spontan saja dilakukan. Karena melihat lubang tersebut dapat membahayakan pengendara utamanya pengguna sepeda motor. Tadi juga di bantu oleh warga sekitar," Kata Aipda Herman saat ditemui sindomakassar.com, Jumat (06/03/2026).
Aipda Herman mengutarakan, meski penambalan yang dilakukan bersifat darurat, setidaknya sedikit mengurangi resiko kecelakaan menjelang mudik lebaran 2026.
"Ini cuma sifatnya darurat, tentu kami harap ada perbaikan permanen untuk mengurangi resiko kecelakaan," ucap
Dengan aksi yang spon tersebut, Aipda Herman langsung mendapatkan apresiasi oleh warga setempat yang juga membantunya menambal jalan berlubang.
"Iya kita apresiasi sekali. Karena memang ini bahaya, pertigaan baru kondisi jalan begini," kata salah seorang warga Erwin.
Perlu diketahui, Berdasarkan data evaluasi lalu lintas di wilayah hukum Polres Parepare, titik Jalan Jenderal Ahmad Yani KM 2 merupakan area dengan tingkat kerawanan kecelakaan (blackspot) yang cukup tinggi, terutama saat malam hari.
Data Korlantas Polri mencatat bahwa faktor jalan rusak berkontribusi pada angka kecelakaan nasional hingga 10-15 persen setiap tahunnya.
Di jalur lintas daerah seperti Parepare-Sidrap, lubang sedalam 10-15 sentimeter sudah cukup membuat pengendara sepeda motor kehilangan kendali (out of control), yang seringkali berakibat fatal.
Jalan yang merupakan jalur penghubung antara Kota Parepare dengan Kabupaten Sidrap tersebut menjadi salah satu area yang rawan terjadinya kecelakaan. Terutama pada saat arus mudik.
Demi Memberikan dampak yang nyata kepada masyarakat, Aipda Herman langsung secara spontan melakukan penambalan jalan berlubang agar para pengendara yang melintas di jalur trans Sulawesi tersebut dengan aman.
"Ini cuman spontan saja dilakukan. Karena melihat lubang tersebut dapat membahayakan pengendara utamanya pengguna sepeda motor. Tadi juga di bantu oleh warga sekitar," Kata Aipda Herman saat ditemui sindomakassar.com, Jumat (06/03/2026).
Aipda Herman mengutarakan, meski penambalan yang dilakukan bersifat darurat, setidaknya sedikit mengurangi resiko kecelakaan menjelang mudik lebaran 2026.
"Ini cuma sifatnya darurat, tentu kami harap ada perbaikan permanen untuk mengurangi resiko kecelakaan," ucap
Dengan aksi yang spon tersebut, Aipda Herman langsung mendapatkan apresiasi oleh warga setempat yang juga membantunya menambal jalan berlubang.
"Iya kita apresiasi sekali. Karena memang ini bahaya, pertigaan baru kondisi jalan begini," kata salah seorang warga Erwin.
Perlu diketahui, Berdasarkan data evaluasi lalu lintas di wilayah hukum Polres Parepare, titik Jalan Jenderal Ahmad Yani KM 2 merupakan area dengan tingkat kerawanan kecelakaan (blackspot) yang cukup tinggi, terutama saat malam hari.
Data Korlantas Polri mencatat bahwa faktor jalan rusak berkontribusi pada angka kecelakaan nasional hingga 10-15 persen setiap tahunnya.
Di jalur lintas daerah seperti Parepare-Sidrap, lubang sedalam 10-15 sentimeter sudah cukup membuat pengendara sepeda motor kehilangan kendali (out of control), yang seringkali berakibat fatal.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
40.370 Siswa di Parepare Terima MBG dari 17 Dapur SPPG
Sekira 40.370 penerima manfaat telah mendapat Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas dari Presiden Prabowo Subianto. Jumlah tersebut ditangani sebanyak 17 unit dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Selasa, 28 Apr 2026 18:04
Sulsel
LSM Pakar Desak Penindakan, Dapur SPPG Tak Berizin di Parepare Harus Disuspend
Banyaknya Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terkena pemberhentian sementara dikarenakan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), LSM Pakar mulai menyoroti sejumlah dapur SPPG yang telah beroperasi di Kota Parepare.
Selasa, 28 Apr 2026 13:49
Sulsel
Lakalantas Truk Box vs Ambulans, Satu Orang Alami Luka di Bagian Kepala
Satu truk box terlibat kecelakaan lalu lintas dengan ambulans di Jalan Bay Massepe, Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare.
Sabtu, 25 Apr 2026 08:02
Sports
Jelang Laga Besok, Pelatih Borneo Akui PSM Makassar Tim Kuat
Borneo FC berkeinginan untuk dapat meraih poin penuh pada laga pekan ke-28 Super League. Mereka akan melawan tuan rumah PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie (GBH) Parepare pada Sabtu (18/04/2026).
Jum'at, 17 Apr 2026 19:23
Sulsel
Tiga Bulan Hilang, Pelajar di Parepare Ditemukan Polisi Bersama Pacar di Bantaeng
Setelah tiga bulan dilaporkan oleh orang tuanya di Polres Parepare, seorang pelajar berhasil ditemukan oleh pihak kepolisian di Kabupaten Bantaeng.
Kamis, 16 Apr 2026 15:56
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Yusran Lalogau: Organisasi IKA Harus Mendorong Kemajuan Perikanan Nasional
2
Melihat Kembali Makna Hari Buruh
3
Siswa SD dari Berbagai Daerah Ikuti English Camp di SIT Darul Fikri Makassar
4
Satu Mei, Banyak Janji: Satire atas Demokrasi yang Lupa Membayar
5
Kepuasan Pelindo Tembus 90%, Awal Baik Menuju Efisiensi Logistik
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Yusran Lalogau: Organisasi IKA Harus Mendorong Kemajuan Perikanan Nasional
2
Melihat Kembali Makna Hari Buruh
3
Siswa SD dari Berbagai Daerah Ikuti English Camp di SIT Darul Fikri Makassar
4
Satu Mei, Banyak Janji: Satire atas Demokrasi yang Lupa Membayar
5
Kepuasan Pelindo Tembus 90%, Awal Baik Menuju Efisiensi Logistik