15 Dapur MBG Beroperasi di Parepare, Tapi Baru 8 yang Sudah Lolos Uji Higienis
Selasa, 31 Mar 2026 14:29
Program Makan Bergizi Gratis: Foto: Dokumentasi BGN
PAREPARE - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus melakukan evaluasi. Salah satu perbaikan yang dilakukan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) yakni Pemilikan Surat Laik Higienis Sanitasi (SLHS) bagi seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Di Kota Parepare, SPPG yang telah beroperasi hingga saat ini sudah 15 dapur. Dari 15 titik tersebut, ada sebanyak 8 titik dapur yang telah memiliki SLHS.
"Saat ini, jumlah SPPG yang telah beroperasi di Kota Parepare sudah sebanyak 15. Dan yang telah mengantongi SLHS sudah ada 8 dapur," kata staf Dinas Kesehatan (Dinkes) Parepare, Yusri pada Selasa (31/03/2026).
Yusri mengatakan bahwa, permintaan penerbitan SLHS bagi dapur SPPG terus meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah SPPG yang telah beroperasi menyalurkan MBG kepada penerima manfaat.
"Pengajuan SLHS terus meningkat, seiring dengan bertambahnya jumlah SPPG yang beroperasi. Saat ini jumlah SPPG yang dalam progres penerbitan SLHS sebany 9 SPPG," terangnya.
Sementara, Kepala BGN, Dadan Hindayana menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto secara tegas meminta agar seluruh pelaksanaan Program MBG, khususnya yang berkaitan dengan pelayanan gizi, terus ditingkatkan kualitasnya.
Sebagai tindak lanjut pesan tersebut, BGN langsung membentuk satuan khusus yang bertugas memantau pelaksanaan sertifikasi di seluruh SPPG. Pada tahap awal, fokus pengawasan mencakup tiga sertifikasi utama, yakni Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS), Sertifikat Halal, serta sertifikasi HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point).
Ketiga sertifikasi tersebut menjadi fondasi utama dalam menjamin keamanan, kebersihan, dan kualitas makanan yang disajikan kepada masyarakat. "Setelah ketiga sertifikasi terpenuhi akan meningkat ke sertifikasi terkait kualitas SDM SPPG, baik chef, penjamah makanan, dan analisis lingkungan," lanjut Dadan.
Lebih lanjut, Dadan menuturkan bahwa kelengkapan sertifikasi akan menjadi acuan dalam penentuan klasifikasi atau gradasi SPPG. Sistem ini diharapkan mampu menciptakan standar mutu yang terukur sekaligus mendorong peningkatan kualitas layanan secara berkelanjutan.
Sambil menunggu terbentuknya Lembaga/Institusi Akreditasi SPPG secara nasional, BGN akan membentuk Tim Klasifikasi SPPG internal. Tim ini bertugas melakukan penilaian awal sekaligus mempersiapkan sistem akreditasi yang lebih terstruktur dan terintegrasi di masa mendatang.
Langkah ini dinilai sebagai bagian dari upaya strategis BGN dalam memastikan program pemenuhan gizi berjalan optimal, aman, dan sesuai dengan standar nasional maupun internasional.
"Sebelum Lembaga/Institusi Akreditasi SPPG terbentuk, BGN akan membentuk secara khusus Tim Klasifikasi SPPG internal sekaligus mempersiapkan secara sistematis menghadapi Lembaga/Institusi Akreditasi eksternal," pungkasnya.
Di Kota Parepare, SPPG yang telah beroperasi hingga saat ini sudah 15 dapur. Dari 15 titik tersebut, ada sebanyak 8 titik dapur yang telah memiliki SLHS.
"Saat ini, jumlah SPPG yang telah beroperasi di Kota Parepare sudah sebanyak 15. Dan yang telah mengantongi SLHS sudah ada 8 dapur," kata staf Dinas Kesehatan (Dinkes) Parepare, Yusri pada Selasa (31/03/2026).
Yusri mengatakan bahwa, permintaan penerbitan SLHS bagi dapur SPPG terus meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah SPPG yang telah beroperasi menyalurkan MBG kepada penerima manfaat.
"Pengajuan SLHS terus meningkat, seiring dengan bertambahnya jumlah SPPG yang beroperasi. Saat ini jumlah SPPG yang dalam progres penerbitan SLHS sebany 9 SPPG," terangnya.
Sementara, Kepala BGN, Dadan Hindayana menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto secara tegas meminta agar seluruh pelaksanaan Program MBG, khususnya yang berkaitan dengan pelayanan gizi, terus ditingkatkan kualitasnya.
Sebagai tindak lanjut pesan tersebut, BGN langsung membentuk satuan khusus yang bertugas memantau pelaksanaan sertifikasi di seluruh SPPG. Pada tahap awal, fokus pengawasan mencakup tiga sertifikasi utama, yakni Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS), Sertifikat Halal, serta sertifikasi HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point).
Ketiga sertifikasi tersebut menjadi fondasi utama dalam menjamin keamanan, kebersihan, dan kualitas makanan yang disajikan kepada masyarakat. "Setelah ketiga sertifikasi terpenuhi akan meningkat ke sertifikasi terkait kualitas SDM SPPG, baik chef, penjamah makanan, dan analisis lingkungan," lanjut Dadan.
Lebih lanjut, Dadan menuturkan bahwa kelengkapan sertifikasi akan menjadi acuan dalam penentuan klasifikasi atau gradasi SPPG. Sistem ini diharapkan mampu menciptakan standar mutu yang terukur sekaligus mendorong peningkatan kualitas layanan secara berkelanjutan.
Sambil menunggu terbentuknya Lembaga/Institusi Akreditasi SPPG secara nasional, BGN akan membentuk Tim Klasifikasi SPPG internal. Tim ini bertugas melakukan penilaian awal sekaligus mempersiapkan sistem akreditasi yang lebih terstruktur dan terintegrasi di masa mendatang.
Langkah ini dinilai sebagai bagian dari upaya strategis BGN dalam memastikan program pemenuhan gizi berjalan optimal, aman, dan sesuai dengan standar nasional maupun internasional.
"Sebelum Lembaga/Institusi Akreditasi SPPG terbentuk, BGN akan membentuk secara khusus Tim Klasifikasi SPPG internal sekaligus mempersiapkan secara sistematis menghadapi Lembaga/Institusi Akreditasi eksternal," pungkasnya.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Peringati 10 Muharram, Warga Parepare Borong Baskom hingga Ember
Setiap memperingati 10 muharram, masyarakat Kota Parepare berbondong-bondong untuk membeli perlengkapan yang baru sebagai simbol menampung rezeki. Hal tersebut sudah menjadi tradisi yang dilakukan sejak dulu.
Kamis, 25 Jun 2026 11:22
Sulsel
Polisi Segera Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Parepare
Polemik tunjangan perumahan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare terus bergulir. Dari hasil audit yang dilakukan pihak kepolisian, ditemukan kerugian negara mencapai Rp4 milyar rupiah.
Senin, 15 Jun 2026 18:57
Sulsel
Ekosistem EV di Parepare Kian Matang: Charging Cepat, Menunggu Nyaman
Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Parepare tidak hanya hadir sebagai tempat pengisian daya, tetapi juga berkembang menjadi ruang tunggu yang nyaman bagi pengguna.
Rabu, 10 Jun 2026 15:29
Sulsel
Dinkes Periksa Dapur dan Depot Air Lapas Parepare, Hasilnya Kategori Baik
Dinkes Kota Parepare bersama dengan Puskesmas Lompoe melaksanakan inspeksi higiene dan sanitasi terhadap depot air minum dan dapur di lingkungan Lapas Kelas IIA Parepare.
Rabu, 10 Jun 2026 11:50
Sulsel
Empat Dapur MBG di Parepare Belum Kantongi SLHS, Masih Proses Pengurusan
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Parepare sudah mencapai 21 unit Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi menyalurkan MBG kepada peserta didik dan kelompok B3.
Selasa, 09 Jun 2026 19:45
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Suka Duka Mutmainnah, Mahasiswi Unhas yang Jadi Garda Terdepan Sensus BPS
2
Maros Kembali Raih Penghargaan Pembinaan Haji Terbaik Sulsel
3
Awasi Realisasi APBD 2025, Legislator Erik Estrada Turun Langsung Cek Proyek Fisik di Towuti
4
Optimalisasi Komunikasi Publik Media Sosial Melalui Pembinaan Teknis Kehumasan
5
Harga BBM Nonsubsidi Pertamina Turun Mulai 1 Juli, Kecuali Pertamax
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Suka Duka Mutmainnah, Mahasiswi Unhas yang Jadi Garda Terdepan Sensus BPS
2
Maros Kembali Raih Penghargaan Pembinaan Haji Terbaik Sulsel
3
Awasi Realisasi APBD 2025, Legislator Erik Estrada Turun Langsung Cek Proyek Fisik di Towuti
4
Optimalisasi Komunikasi Publik Media Sosial Melalui Pembinaan Teknis Kehumasan
5
Harga BBM Nonsubsidi Pertamina Turun Mulai 1 Juli, Kecuali Pertamax