Musrenbang RKPD 2027, Pemkab Gowa Fokus Transformasi Sosial Ekonomi

Kamis, 09 Apr 2026 08:56
Musrenbang RKPD 2027, Pemkab Gowa Fokus Transformasi Sosial Ekonomi
Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Baruga Tinggimae, Rumah Jabatan Bupati Gowa. Foto: SINDO Makassar/Herni Amir
Comment
Share
GOWA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Baruga Tinggimae, Rumah Jabatan Bupati Gowa, Rabu (8/4).

Musrenbang RKPD merupakan forum strategis tahunan yang menjadi ruang konsolidasi pembangunan daerah. Forum ini bertujuan menyelaraskan arah kebijakan, menyinergikan program, serta memastikan perencanaan pembangunan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menyampaikan bahwa tahun 2027 merupakan tahun ketiga pelaksanaan RPJMD Kabupaten Gowa 2025–2029 dengan visi “Bersama Menuju Gowa Lebih Baik dan Berkelanjutan.”

“Ini adalah fase penting untuk mempercepat capaian target pembangunan sekaligus memperkuat fondasi menuju visi jangka panjang Gowa Tahun 2045. Oleh karena itu, perencanaan pembangunan harus adaptif terhadap dinamika, terintegrasi lintas sektor, serta mampu menjawab isu-isu strategis secara tepat dan terukur,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, tema pembangunan Kabupaten Gowa Tahun 2027 adalah “Transformasi Sosial dan Ekonomi melalui Peningkatan Kualitas Layanan Publik, Pemberdayaan Ekonomi Produktif, dan Penguatan Infrastruktur Dasar untuk Pemerataan Pembangunan.”

Tema tersebut menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan dasar, khususnya pendidikan dan kesehatan, memperkuat ekonomi masyarakat melalui sektor produktif, serta memastikan pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah.

Pada kesempatan itu, Bupati Gowa juga memaparkan capaian indikator makro pembangunan tahun 2025. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 73,01 pada 2024 menjadi 74,22 pada 2025. Usia harapan hidup naik dari 74,19 menjadi 74,42 tahun. Rata-rata lama sekolah meningkat dari 8,53 menjadi 8,54 tahun, serta harapan lama sekolah dari 13,71 menjadi 13,72 tahun.

Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Gowa juga meningkat signifikan dari 5,01 persen pada 2024 menjadi 7,05 persen pada 2025. Angka ini melampaui rata-rata Provinsi Sulawesi Selatan sebesar 5,24 persen dan nasional sebesar 5,01 persen.

“Tingkat kemiskinan kita berhasil ditekan dari 6,86 persen menjadi 6,64 persen. Angka ini lebih baik dibandingkan tingkat kemiskinan provinsi. Capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh stakeholder pembangunan. Namun, kita tidak boleh berpuas diri karena tantangan ke depan semakin kompleks. Pembangunan harus inklusif, merata, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Ia mengajak seluruh pihak untuk memperkuat kolaborasi dan sinergi dalam penyusunan RKPD Tahun 2027. Ia berharap setiap perangkat daerah menyusun program yang fokus dan berdampak nyata, serta aktif memberikan masukan untuk mendukung prioritas pembangunan daerah.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Gowa, Sujjadan, menyampaikan bahwa Musrenbang RKPD merupakan salah satu tahapan penting dalam penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah secara partisipatif.

“Tujuan kegiatan ini adalah menampung berbagai masukan dan usulan dari stakeholders dalam rangka penajaman, penyelarasan, dan penyempurnaan rancangan RKPD Tahun 2027 yang diharapkan terhimpunnya masukan terkait program strategis daerah yang mendukung prioritas nasional, provinsi, dan kabupaten,“ katanya.

Di tempat yang sama, Ketua DPRD Kabupaten Gowa, Fahmi Adam, menyampaikan pokok-pokok pikiran DPRD. Ia menyebut pokok pikiran tersebut merupakan representasi langsung suara rakyat yang diperoleh melalui mekanisme konstitusional, seperti reses dan rapat dengar pendapat.

“Pokok-pokok pikiran ini bukan sekadar formalitas administratif, tetapi merupakan cerminan kebutuhan riil masyarakat, mulai dari infrastruktur, pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga penguatan ekonomi masyarakat kecil,” sebutnya.

Ia menambahkan, integrasi pokok-pokok pikiran DPRD ke dalam RKPD merupakan keharusan agar perencanaan pembangunan benar-benar berpihak kepada rakyat.

“Kami juga akan terus menjalankan fungsi pengawasan secara optimal, memastikan setiap program terukur, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” lanjutnya.

Dalam Musrenbang tersebut juga diserahkan penghargaan kepada kecamatan dan SKPD terbaik dalam penyusunan dokumen perencanaan tahun 2026.

Kecamatan terbaik yakni Somba Opu, Bajeng, Barombong, Biringbulu, Parangloe, dan Bontomarannu. Sementara SKPD terbaik yaitu Bapenda, Dinas Peternakan dan Perkebunan, Dinas Perikanan, BPKD, Dinas PPPA, serta Dinas PUPR Kabupaten Gowa.

Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis Peter, Kepala Bappelitbangda Sulawesi Selatan, serta sekitar 250 peserta dari Forkopimda, instansi vertikal, perangkat daerah, kecamatan, desa dan kelurahan, akademisi, LSM, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, perempuan, disabilitas, dan anak.
(MAN)
Berita Terkait
Berita Terbaru