Pemkab Gowa Dorong Percepatan Bendungan Jenelata, Pastikan Manfaat bagi Warga
Selasa, 14 Apr 2026 17:18
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang meninjau progres pembangunan Bendungan Jenelata. Foto: SINDO Makassar/Herni Amir
GOWA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa mendorong percepatan pembangunan Bendungan Jenelata melalui kegiatan pemberitahuan rencana pembangunan yang digelar di Kantor Desa Moncongloe, Kecamatan Manuju, Senin (13/4).
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menegaskan bahwa pembangunan Bendungan Jenelata memiliki dampak strategis bagi daerah. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan masyarakat memahami manfaat, proses, serta jaminan hukum dalam pengadaan tanah.
“Pembangunan bendungan ini menjadi kebanggaan karena satu-satunya di Sulawesi Selatan dan akan memberi manfaat besar bagi masyarakat Gowa,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak agar proyek berjalan lancar sekaligus memberikan perlindungan bagi masyarakat.
“Proyek ini tidak bisa berjalan sendiri. Sinergi semua pihak sangat dibutuhkan agar manfaatnya maksimal dan masyarakat tetap terlindungi dari potensi dampak,” lanjutnya.
Bupati Talenrang juga memastikan pemerintah daerah mengawal proses pengadaan tanah dengan prinsip keadilan dan transparansi. Selain itu, ia mendorong keterlibatan masyarakat lokal dalam pembangunan.
“Kami mengawal penuh proses ganti rugi agar tidak ada masyarakat yang dirugikan. Semua harus terbuka dan sesuai aturan sehingga berjalan lancar,” tegasnya.
Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemprov Sulawesi Selatan, Ishaq Iskandar, menyampaikan bahwa Bendungan Jenelata dirancang sebagai proyek terpadu sumber daya air dengan kapasitas tampungan besar.
Menurutnya, bendungan ini akan mendukung berbagai sektor, mulai dari irigasi, penyediaan air baku, pembangkitan listrik, pengendalian banjir, hingga pengembangan pariwisata.
“Jika kita dukung bersama, bendungan ini akan memperkuat swasembada pangan dan energi, mengendalikan banjir, serta membuka peluang ekonomi baru yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan kunjungan Bupati Gowa ke spillway Bendungan Jenelata.
Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Balai Pemantapan Kawasan Hutan Wilayah VII Makassar, Manifas Zubayr; Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang, Heriantono Waluwadi; Kepala Kantor ATR/BPN Kabupaten Gowa, Aksara Alif Raja; sejumlah pimpinan SKPD lingkup Pemprov Sulawesi Selatan dan Pemkab Gowa; serta kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama di Kecamatan Manuju dan Bungaya.
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menegaskan bahwa pembangunan Bendungan Jenelata memiliki dampak strategis bagi daerah. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan masyarakat memahami manfaat, proses, serta jaminan hukum dalam pengadaan tanah.
“Pembangunan bendungan ini menjadi kebanggaan karena satu-satunya di Sulawesi Selatan dan akan memberi manfaat besar bagi masyarakat Gowa,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak agar proyek berjalan lancar sekaligus memberikan perlindungan bagi masyarakat.
“Proyek ini tidak bisa berjalan sendiri. Sinergi semua pihak sangat dibutuhkan agar manfaatnya maksimal dan masyarakat tetap terlindungi dari potensi dampak,” lanjutnya.
Bupati Talenrang juga memastikan pemerintah daerah mengawal proses pengadaan tanah dengan prinsip keadilan dan transparansi. Selain itu, ia mendorong keterlibatan masyarakat lokal dalam pembangunan.
“Kami mengawal penuh proses ganti rugi agar tidak ada masyarakat yang dirugikan. Semua harus terbuka dan sesuai aturan sehingga berjalan lancar,” tegasnya.
Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemprov Sulawesi Selatan, Ishaq Iskandar, menyampaikan bahwa Bendungan Jenelata dirancang sebagai proyek terpadu sumber daya air dengan kapasitas tampungan besar.
Menurutnya, bendungan ini akan mendukung berbagai sektor, mulai dari irigasi, penyediaan air baku, pembangkitan listrik, pengendalian banjir, hingga pengembangan pariwisata.
“Jika kita dukung bersama, bendungan ini akan memperkuat swasembada pangan dan energi, mengendalikan banjir, serta membuka peluang ekonomi baru yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan kunjungan Bupati Gowa ke spillway Bendungan Jenelata.
Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Balai Pemantapan Kawasan Hutan Wilayah VII Makassar, Manifas Zubayr; Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang, Heriantono Waluwadi; Kepala Kantor ATR/BPN Kabupaten Gowa, Aksara Alif Raja; sejumlah pimpinan SKPD lingkup Pemprov Sulawesi Selatan dan Pemkab Gowa; serta kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama di Kecamatan Manuju dan Bungaya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
90 Putra-Putri Asal Gowa Siap Belajar di Sekolah Rakyat Terpadu
Sebanyak 90 putra dan putri asal Kabupaten Gowa akan mengikuti pembelajaran di Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027 usai dilepas secara simbolik, di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Selasa (14/7).
Rabu, 15 Jul 2026 07:29
Sulsel
Pemkab Gowa Perkuat Kualitas Data Statistik Sektoral Lewat Evaluasi EPSS
Pemerintah Kabupaten Gowa melalui DiskominfoSP melengkapi bukti dukung dalam EPSS 2025 sebagai upaya meningkatkan kualitas tata kelola data dan mengoptimalkan nilai IPS.
Selasa, 14 Jul 2026 19:23
News
TP PKK Gowa Raih Penghargaan dari Menkes RI dan Ketum TP PKK Pusat
Ketua TP PKK Kabupaten Gowa, Andi Tenri Indah Darmawangsyah menerima penghargaan dari Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin dan Ketua Umum TP PKK Pusat, Tri Tito Karnavian di Claro Hotel Makassar, Sabtu (11/7).
Senin, 13 Jul 2026 20:07
Sulsel
Mendagri Kenakan Wastra Sutra Gowa Saat Tutup Rangkaian HUT Dekranas
Stand Pameran Dekranasda Gowa menjadi salah satu yang paling banyak diminati oleh pengunjung pada Pameran Kriya dan Wastra Nusantara yang berlangsung berlangsung 8-12 Juli 2026 di Mal Trans Studio Makassar.
Senin, 13 Jul 2026 15:05
Sulsel
Omset Penjualan Kriya dan Wastra Nusantara Dekranasda Gowa Capai Rp45 Juta
Stand Pameran Dekranasda Gowa menjadi salah satu yang paling banyak diminati oleh pengunjung pada Pameran Kriya dan Wastra Nusantara yang berlangsung berlangsung 8-12 Juli 2026 di Mal Trans Studio Makassar.
Senin, 13 Jul 2026 11:58
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Himatik FT-UNM Resmi Buka Ice Sport 2026, Diikuti 22 Kelas JTIK
2
Senyum Polisi hingga Dokter Cilik Warnai MPLS SIT Alif Cendekia Gowa
3
Kuota Haji 2027 Kabupaten Maros Capai 453 Orang, Baru 90% yang Melapor
4
HNSI Sulsel Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo Turunkan Harga BBM Nelayan
5
Kecam Tindakan Bupati Husniah, DPRD Gowa Tidak akan Lakukan Pemanggilan Ulang
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Himatik FT-UNM Resmi Buka Ice Sport 2026, Diikuti 22 Kelas JTIK
2
Senyum Polisi hingga Dokter Cilik Warnai MPLS SIT Alif Cendekia Gowa
3
Kuota Haji 2027 Kabupaten Maros Capai 453 Orang, Baru 90% yang Melapor
4
HNSI Sulsel Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo Turunkan Harga BBM Nelayan
5
Kecam Tindakan Bupati Husniah, DPRD Gowa Tidak akan Lakukan Pemanggilan Ulang