Sinergi MDA dan Pemuda Luwu Dorong Lahirnya Generasi Emas Matappa

Minggu, 03 Mei 2026 15:30
Sinergi MDA dan Pemuda Luwu Dorong Lahirnya Generasi Emas Matappa
Melalui forum bertajuk Sinergi Strategis: Membangun Generasi Emas Matappa, PT Masmindo melibatkan pemuda, mahasiswa, dan akademisi dalam ruang diskusi. Foto/Istimewa
Comment
Share
LUWU - Upaya mendorong kesiapan generasi muda menghadapi perkembangan daerah terus dilakukan PT Masmindo Dwi Area (MDA). Melalui forum bertajuk Sinergi Strategis: Membangun Generasi Emas Matappa, perusahaan ini melibatkan pemuda, mahasiswa, dan akademisi dalam ruang diskusi yang digelar di Cafe Hypatia, Palopo dan Makassar.

Kegiatan tersebut menjadi wadah pertemuan antara organisasi kepemudaan, mahasiswa, dan pihak perusahaan untuk membahas pengembangan sumber daya manusia sekaligus kesiapan generasi muda menghadapi dinamika masa depan di Luwu.

CDE and External Relations Senior Manager MDA, Rahmad Sabang, menegaskan keterlibatan anak muda sangat penting dalam proses pembangunan, terutama di tengah pertumbuhan investasi dan industri di Luwu.

“Daerah ini akan berkembang. Karena itu, generasi mudanya juga harus siap, memiliki kapasitas, dan mendapat ruang untuk ikut terlibat,” ujar Rahmad.

Ia menyebutkan, sejumlah organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan mulai menjalin komunikasi serta terlibat dalam berbagai program bersama perusahaan.

Sebagai langkah lanjutan, MDA akan menggelar kompetisi karya tulis ilmiah dan esai yang melibatkan organisasi pemuda maupun mahasiswa. Peserta nantinya diminta menyusun gagasan sesuai tema yang telah ditentukan, dengan penilaian oleh tim juri independen.

Tema yang diangkat cukup beragam, mulai dari entrepreneurship dan ekonomi kreatif, kearifan lokal Tanah Luwu, digitalisasi dan kecerdasan buatan (AI), bonus demografi, energi baru terbarukan, independensi jurnalisme, hingga green mining.

Menurut Rahmad, forum seperti ini diharapkan dapat membuka ruang lahirnya ide-ide baru dari kalangan muda.

“Banyak gagasan bagus lahir dari anak muda. Tinggal bagaimana diberi ruang, dipertemukan, lalu dijalankan bersama,” tambahnya.

Diskusi berlangsung santai namun interaktif. Para peserta turut menyampaikan pandangan terkait akses pendidikan, peningkatan kapasitas pemuda, hingga peluang kolaborasi antara organisasi dan dunia industri.

Khusus pelaksanaan di Makassar, kegiatan ini diikuti sejumlah organisasi, antara lain HMI BADKO Sulawesi Selatan, PP IPMIL Luwu, PB IPMIL Luwu, AMPERA Sulawesi Selatan, PP IKPM Walmas, serta PP MPR Sulawesi Selatan.

Ketua PP IPMIL Luwu, Yandi, turut mengapresiasi penyelenggaraan forum tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi langkah positif dalam membangun sinergi antara perusahaan dan generasi muda.

“Kegiatan seperti ini sangat penting karena membuka ruang dialog dan kolaborasi. Kami berharap ke depan akan semakin banyak program yang melibatkan pemuda secara aktif,” ujarnya.

Kegiatan tersebut ditutup dengan penyerahan cenderamata kepada peserta sebagai bentuk apresiasi atas keterlibatan mereka dalam forum.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru