Cegah Pengisian BBM Berulang, Koperindag Lutim Siapkan Sistem Pendataan Digital di SPBU
Kamis, 10 Sep 2026 10:21
Koperindag Lutim menyiapkan sistem pendataan digital untuk memperketat pengawasan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Foto: Istimewa
LUWU TIMUR - Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian (Koperindag) menyiapkan sistem pendataan digital untuk memperketat pengawasan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di seluruh SPBU wilayah Luwu Timur.
Sistem ini rencananya mulai diberlakukan pekan depan, tepatnya Rabu mendatang.
Kepala Dinas Koperindag Luwu Timur, Senfry, menjelaskan melalui sistem digital tersebut, setiap kendaraan yang mengisi BBM akan difoto dan datanya otomatis tercatat dalam sistem, sehingga riwayat pengisian di setiap SPBU dapat terpantau secara real time.
"Minggu depan kita akan menggunakan pendataan digital. Minggu depan kita akan berlakukan hari Rabu, Rabu depan, semua kendaraan kita akan foto dan akan masuk di sistem, dan akan ketahuan dia sudah mengisi di SPBU mana di dalam Luwu Timur," ujar Senfry saat meninjau SPBU Ussu, Desa Ussu, Kecamatan Malili, Kamis (10/09/2026), bertepatan dengan hari pertama pemberlakuan sistem ganjil-genap.
Dengan sistem ini, Pemkab Luwu Timur berharap dapat mendeteksi kendaraan yang mencoba mengisi BBM subsidi lebih dari satu kali di SPBU berbeda dalam sehari, yang selama ini menjadi salah satu penyebab antrean panjang dan penyaluran BBM subsidi yang tidak tepat sasaran.
Senfry menegaskan, langkah ini merupakan bagian dari upaya menyeluruh Pemda bersama Satgas Pengawasan dan Pemantauan BBM Subsidi untuk memperbaiki pelayanan di SPBU, sekaligus menindak tegas pihak yang bermain-main dalam penyaluran BBM bersubsidi.
"Kemarin sudah ada SPBU yang dihentikan pertalite-nya karena melakukan pelanggaran. Kami minta kita tidak main-main, ya. Sekali lagi kami semua Pemda dan Satgas melakukan semua ini untuk perbaikan pelayanan di SPBU. Saya yakin dan percaya tidak ada yang mau sampai 3-4 jam antri hanya mendapatkan beberapa liter," tegasnya.
Ia mengungkapkan, sejumlah pelanggaran yang ditemukan di lapangan turut dilaporkan kepada pihak Pertamina di Makassar sebagai bentuk ketegasan pengawasan penyaluran BBM subsidi di Luwu Timur.
Selain penerapan sistem digital, Senfry juga menyampaikan pesan dari Tim Satgas dan Bupati Luwu Timur agar masyarakat senantiasa tertib administrasi kendaraan, mulai dari kelengkapan surat-surat, kepemilikan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang sah, hingga taat membayar pajak kendaraan sebagai bentuk partisipasi nyata masyarakat dalam membangun negara.
Sistem ini rencananya mulai diberlakukan pekan depan, tepatnya Rabu mendatang.
Kepala Dinas Koperindag Luwu Timur, Senfry, menjelaskan melalui sistem digital tersebut, setiap kendaraan yang mengisi BBM akan difoto dan datanya otomatis tercatat dalam sistem, sehingga riwayat pengisian di setiap SPBU dapat terpantau secara real time.
"Minggu depan kita akan menggunakan pendataan digital. Minggu depan kita akan berlakukan hari Rabu, Rabu depan, semua kendaraan kita akan foto dan akan masuk di sistem, dan akan ketahuan dia sudah mengisi di SPBU mana di dalam Luwu Timur," ujar Senfry saat meninjau SPBU Ussu, Desa Ussu, Kecamatan Malili, Kamis (10/09/2026), bertepatan dengan hari pertama pemberlakuan sistem ganjil-genap.
Dengan sistem ini, Pemkab Luwu Timur berharap dapat mendeteksi kendaraan yang mencoba mengisi BBM subsidi lebih dari satu kali di SPBU berbeda dalam sehari, yang selama ini menjadi salah satu penyebab antrean panjang dan penyaluran BBM subsidi yang tidak tepat sasaran.
Senfry menegaskan, langkah ini merupakan bagian dari upaya menyeluruh Pemda bersama Satgas Pengawasan dan Pemantauan BBM Subsidi untuk memperbaiki pelayanan di SPBU, sekaligus menindak tegas pihak yang bermain-main dalam penyaluran BBM bersubsidi.
"Kemarin sudah ada SPBU yang dihentikan pertalite-nya karena melakukan pelanggaran. Kami minta kita tidak main-main, ya. Sekali lagi kami semua Pemda dan Satgas melakukan semua ini untuk perbaikan pelayanan di SPBU. Saya yakin dan percaya tidak ada yang mau sampai 3-4 jam antri hanya mendapatkan beberapa liter," tegasnya.
Ia mengungkapkan, sejumlah pelanggaran yang ditemukan di lapangan turut dilaporkan kepada pihak Pertamina di Makassar sebagai bentuk ketegasan pengawasan penyaluran BBM subsidi di Luwu Timur.
Selain penerapan sistem digital, Senfry juga menyampaikan pesan dari Tim Satgas dan Bupati Luwu Timur agar masyarakat senantiasa tertib administrasi kendaraan, mulai dari kelengkapan surat-surat, kepemilikan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang sah, hingga taat membayar pajak kendaraan sebagai bentuk partisipasi nyata masyarakat dalam membangun negara.
(GUS)
Berita Terkait
Sulsel
Warga Desa Wawondula Nyatakan Dukungan Penuh untuk Program Bupati Ibas-Puspa
Pemerintah Desa Wawondula, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, bersama tokoh masyarakat dan berbagai elemen warga menyatakan komitmen penuh mendukung seluruh program dan kebijakan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Rabu, 09 Sep 2026 15:33
Sulsel
Soal Nasib Guru PPPK, BKPSDM Luwu Timur Minta ASN Tak Terpancing Provokasi di Medsos
Wacana perubahan kebijakan pengelolaan Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) oleh pemerintah pusat rupanya turut ramai dibicarakan di media sosial.
Rabu, 09 Sep 2026 11:23
Sulsel
Kades Matompi Dukung Program Ibas-Puspa, Beasiswa Lutim Disebut Ringankan Beban Orang Tua
Program beasiswa Luwu Timur menjadi salah satu program pemerintah daerah yang mendapat apresiasi dari masyarakat Desa Matompi.
Selasa, 08 Sep 2026 16:29
Sulsel
Tambang Jadi Andalan PAD, Lada Tetap Hidupkan Ekonomi Warga Lutim
Pertambangan nikel memang menjadi salah satu sektor yang memberikan kontribusi besar terhadap penerimaan daerah Luwu Timur.
Senin, 07 Sep 2026 18:04
News
Pertamina Patra Niaga Beri Sanksi Pembinaan kepada 86 SPBU di Sulawesi
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memberikan sanksi pembinaan kepada 86 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum di seluruh wilayah Sulawesi sepanjang 2026.
Senin, 07 Sep 2026 12:25
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Soal Nasib Guru PPPK, BKPSDM Luwu Timur Minta ASN Tak Terpancing Provokasi di Medsos
2
Polisi Tetapkan 3 Pelaku Penyiraman Air Cabai di Jeneponto sebagai DPO
3
Pertamina Percepat Penyaluran LPG 3 Kg, Pasokan Sulsel Ditambah hingga 130 Persen
4
Warga Desa Wawondula Nyatakan Dukungan Penuh untuk Program Bupati Ibas-Puspa
5
Cegah Risiko Hukum, Pelindo Regional 4 Perkuat Sinergi dengan Kejati Maluku
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Soal Nasib Guru PPPK, BKPSDM Luwu Timur Minta ASN Tak Terpancing Provokasi di Medsos
2
Polisi Tetapkan 3 Pelaku Penyiraman Air Cabai di Jeneponto sebagai DPO
3
Pertamina Percepat Penyaluran LPG 3 Kg, Pasokan Sulsel Ditambah hingga 130 Persen
4
Warga Desa Wawondula Nyatakan Dukungan Penuh untuk Program Bupati Ibas-Puspa
5
Cegah Risiko Hukum, Pelindo Regional 4 Perkuat Sinergi dengan Kejati Maluku